Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kronologi Kecelakaan Maut Pukul 05.30 WIB, Dialami Mobil Ambulans, Tewaskan Sopir dan Pasien

Terjadi kecelakaan maut pukul 05.30 WIB di Panti, Pasaman, Sumatera Barat, Senin (10/72023)

Editor: Tirza Ponto
Foto: Polres Pasaman
Terjadi kecelakaan maut pukul 05.30 WIB di Panti, Pasaman, Sumatera Barat, Senin (10/72023) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut pukul 05.30 WIB di Panti, Pasaman, Sumatera Barat, Senin (10/72023).

Kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang dialami oleh mobil ambulans.

Akibat kecelakaan ini dua orang dikabarkan tewas.

Ambulans milik Dinkes Padang Sidempuan rusak akibat tabrak pohon di Pasaman, Sumbar, Senin (10/7/2023)
Ambulans milik Dinkes Padang Sidempuan rusak akibat tabrak pohon di Pasaman, Sumbar, Senin (10/7/2023) (Foto: Polres Pasaman)

Dua korban meninggal adalah sopir dan pasien yang dibawanya.

Dua anggota keluarga pasien yang ikut di dalam mobil ambulans ini mengalami luka ringan.

Kronologi ambulans kecelakaan tersebut pun terungkap.

Baca juga: Kecelakaan Kapal Tadi Pukul 11.00 Wita, Kapal Bawa 17 Penumpang Patah Kemudi, Tim Lakukan Evakuasi

Adapun kenazah sopir ambulans dan pasien telah dijemput keluarga.

Jenazah tersebut sebelumnya disemayamkan di RS Ibnu Sina, Panti, Pasaman, Sumatera Barat usai kecelakaan, Senin 10 Juli 2023.

Diketahui, mobil ambulans tersebut milik Dinas Kesehatan Padang Sidempuan, Sumatera.

"Jenazah sudah dijemput pihak keluarga dan dibawa ke kampung halamannya di Padang Sidempuan kembali," kata Kasat Lantas Polres Pasaman, Iptu Yuliarman yang dihubungi Kompas.com, Selasa 11 Juli 2023.

Sementara untuk ambulans, kata Yuliarman hingga saat ini masih berada di Polsek Panti, Pasaman setelah dievakuasi dari jalan raya.

"Ambulansnya rusak berat di bagian depan. Dibawa ke Polsek Panti dan masih di sana sekarang," jelas Yuliarman.

Menurut Yuliarman akibat laka tunggal yang diduga karena sopir mengantuk mengakibatkan dua orang meninggal dunia, sopir dan pasien.

Sedangkan dua penumpang lainnya dari kelurga korban mengalami luka ringan.

Kronologi Kejadian

Kecelakaan tunggal ambulans pengangkut pasien terjadi Pukul 05.30 WIB.

"Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Ambulans datang dari arah Tapus menuju Bukittinggi, namun di Panti, hilang kendali dan menabrak pohon. Diduga sopir ngantuk," kata Kasat Lantas Polres Pasaman, Iptu Yuliarman yang dihubungi Kompas.com, Selasa 11 Juli 2023.

Yuliaraman menjelaskan, ambulans naas itu melaju dari Padang Sidempuan menuju Rumah Sakit (RS) Otak, Bukittinggi, untuk mengantar seorang pasien stroke dan dua keluarganya.

Lalu saat melintas di lokasi, ambulans dengan nomor polisi BB 9001 F tiba-tiba hilang kendali dan menabrak pohon di seberang jalan.

"Akibatnya bagian depan ambulans hancur, pasien ET (69) meninggal dunia di dalam mobil, sedangkan sopir RN (31) sempat mendapat perawatan di IGD RS Ibnu Sina, Panti, tapi akhirnya meninggal dunia juga," kata Yuliarman.

Sementara dua keluarga pasien, EN (44) dan Z (41) mengalami luka ringan dan dibawa ke RS Ibnu Sina, Panti untuk mendapatkan pertolongan.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di Panti, Pasaman, Sumatera Barat, Senin 10 Juli 2023. 

Cara Menghindari Kecelakaan

Saat ini jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.

“Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat.

Kesadaran ini membuat pengeemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(*)

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tol Pemalang-Pejagan, Bus Oleng dan Terbalik, Penumpang Terlempar Keluar, 2 Tewas

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com

Baca Berita Lainnya : Google News

Baca Berita Tribun Manado : di sini

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved