Sabtu, 13 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Filipi 2:19-30, Perjuangan hidup

Hidup yang sanggup menghadapi segala pergumulan dan persoalan, hanya dapat dijalani orang yang sedang berjalan bersama Tuhan.

Tayang:
Editor: Alpen Martinus
pixabay.com
Bacaan Alkitab Filipi 2:19-30, Perjuangan hidup 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak hal yang bisa dipelajari dari Alkitab, ibarat buku panduan untuk manusia.

baca Filipi 2:19-30 dengan judul renungan perjuangan hidup.

“Sebab oleh karena pekerjaan Kristus, ia nyaris mati dan mempertaruhkan jiwanya untuk memenuhi apa yang masih kurang dalam pelayanannya kepadaku.” (Fil. 2:30).

Baca juga: Bacaan Alkitab Minggu 9 Juli 2023, Mazmur 70 Sumber Kemenangan

“Pada 29 Februari 1948 polisi rahasia menculik dia di tengah perjalanan ke gereja dan membawanya ke markas mereka.

Dia dikunci dalam sel isolasi dan diberi label ‘Tahanan No.1’. Di tahun 1950, istrinya juga dipenjara.

Dia dipaksa bekerja sebagai buruh di proyek Kalan Danube. Lalu dia dibebaskan pada tahun 1964.”

Cuplikan ini berbicara tentang Richard Wurmbrand, pendeta di Rumania, yang memang sangat menderita karena penganiayaan yang berat.

Baca juga: Bacaan Alkitab dalam Filipi 2:12-19, Hidup Harus Ada Gebrakan

Dari sekitar 14 tahun ia dipenjarakan, 3 tahun dimasukkan ke ruang isolasi, ia tidak pernah melihat matahari, bunga-bunga, kecuali melihat orang-orang yaitu para sipir penyiksanya.

Lalu bagaimana ia masih bisa hidup? Rupanya kesakitan fisiknya itu seolah ditelan oleh kekuatan rohani dari dalam, sehingga ia sanggup menanggungnya.

Ini satu contoh perjuangan iman yang luar biasa.

Pada abad pertama Paulus juga menulis tentang seorang rekan sekerjanya, Epafroditus yang sakit dan nyaris mati.

Ia mempertaruhkan jiwanya demi mengambil bagian dalam pekerjaan pelayanan Paulus. Epafroditus adalah orang yang diutus oleh gereja di Filipi untuk membantu Paulus yang berada dalam penjara (Fil.4:18).

Begitu tinggi dedikasinya bagi pelayanan, maka Paulus mendorongnya untuk kembali ke Filipi.

“Paul esteemed him as brother, fellow worker and fellow soldier, and sent him back to Philippi with his letter (2:25-30).”

Epafroditus disebut Paulus, sebagai rekan sekerja, teman seperjuangan dalam pelayanannya (JD Douglas & Merrill Tenney).

Dalam Roma 16, Paulus juga menyebutkan deretan nama sejumlah orang yang memiliki kerelaan berkorban bagi Tuhan.

Ini menunjukkan bahwa ada harga yang harus dibayar oleh setiap orang, yang mau masuk dalam barisan misi Injil Tuhan Yesus Kristus, yang agung dan mulia itu, karena Yesus sendiri sudah membayar semua yang percaya, dengan darah-Nya yang mahal (Yoh. 19:31-37; 1 Kor. 6:19-20).

Pernahkah kita menyanyikan Lagu “Kerja Buat Tuhan?” Liriknya: “Kerja buat Tuhan terlalu manise.

Biar pikul salib terlalu manise. Ayo kerja buat Tuhan sungguh senang-senange. Dipanggil Tuhan terlalu manise.

Membuang diri ke ladang Tuhan saudara. M’layani Tuhan terlalu manise.” Refrainnya, “Mana-mana Tuhan panggil..” dan seterusnya.

Tuntutan lagu ini sebenarnya begitu berat, tapi terkesan begitu ringannya orang menyanyikannya.

Berbeda dengan Paulus dan Silas saat menyanyi di penjara, itu benar-benar ke luar dari hati mereka, meskipun kaki tangannya terpasung dan terbelenggu (Kis. 16:25).

Seperti apa perjuangan hidup kita tatkala kita susah, lemah, sakit, tak berdaya (mental fisik)?

Inspirasi: Hidup yang sanggup menghadapi segala pergumulan dan persoalan, hanya dapat dijalani orang yang sedang berjalan bersama Tuhan.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved