Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BMKG

Gempa Hari Ini, Magnitudo 5.1, Info BMKG Terkini Jumat 30 Juni 2023, Berikut Rincian Titik Pusat

Titik pusat gempa berada di 211 km Barat Laut Tanimbar. Di kedalaman 160 km. Gempa terjadi Pukul 10.00 Wita atau Pukul 09.00 WIB. 

Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Handhika Dawangi
@infoBMKG
Gempa bumi hari ini Jumat 30 Juni 2023. Info BMKG. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sudah diupdate oleh BMKG, data terbaru gempa bumi hari ini. 

Gempa mengguncang wilayah Tanimbar Maluku. 

Berkekuatan magnitudo 5.1. 

Titik pusat gempa berada di 211 km Barat Laut Tanimbar. Di kedalaman 160 km.

Gempa terjadi Pukul 10.00 Wita atau Pukul 09.00 WIB. 

Info BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami. (@infoBMKG)

Tanda-tanda Gempa Bumi

Berikut ini tanda-tanda gempa bumi yang dikutip dari Pos Kupang dan bpbd.bulelengkab.go.id.

1. Awan Berbentuk Tidak Biasa

Lihat ke langit. Bila menemukan awan dengan posisi tegak dan bentuknya bagaikan angin puting beliung, pohon, atau batang, Anda harus berhati-hati.

Awan ini biasanya muncul sebelum gempa terjadi.

Munculnya awan tersebut disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah gelombang elektromagnetis.

Gelombang elektromagnetis berasal ari patahan atau pergeseran lempeng bumi.

Walaupun begitu sering kali munculnya awan ini bukan karena gelombang elektromagnetis melainkan karena angin.

2. Alat Elektronik

Perlatan elektronik akan mengalami gangguan tidak wajar sebelum terjadi gempa bumi.

Misalnya lampu neon redup atau televisi yang bersuara 'brebet'.

Bila hal itu terjadi kemungkinan sedang ada gelombang elektromagnetik seelum gempa.

3. Hewan Gelisah

Perhatikan gelagat hewan peliharaan Anda atau binatang yang di dekat tempat Anda berada.

Beberapa hewan mungkin gelisah atau pergi menyelamatkan diri ketika merasakan gelombang elektromagnetik.

4. Cahaya Gempa

Cahaya gempa tidak selalu muncul namun bisa menjadi tanda gempa bumi yang besar.

Cahaya ini akan muncul sekilas. Beberapa kali cahaya 'misterius' ini muncul sesaat sebelum terjadi gempa.

Dikutip dari Intisari, cahaya langka itu muncul sebelum terjadi gempa Meksiko dan gempa Lombok.

Menurut ahli, kilatan cahaya aneh itu disebabkan oleh sifat listrik batuan tertentu, seperti batuan basal dan gabbrol yang memiliki cacat kecil dalam kristal mereka.

Saat gelombang seismik menyerang, muatan listrik di bebatuan tersebut mungkin dilepaskan dan menimbulkan cahaya aneh.

"Saat alam menekankan bebatuan tertentu, muatan listrik diaktifkan, seolah-olah ada baterai di kerak Bumi yang menyala," ujar Friedemann Freund seorang profesor fisika dari San Jose State University dalam wawancara dengan National Geographic, Juli 2014.

Menurut Freund yang juga seorang peneliti senior di NASA Ames Research Center, kilatan cahaya sebelum gempa ini juga dijuluki petir gempa.

Saat petir gempa terbentuk, ia memiliki bentuk dan warna yang berbeda.

Umumnya petir gempa berwarna kebiruan yang tampak keluar dari tanah kemudian melayang di udara selama puluhan detik hingga hitungan menit dan kilatannya bisa merentang sampai 200 meter.

5. Gempa Kecil

Gempa berskala kecil bisa menjadi pertanda gempa susulan yang jauh lebih besar.

Gempa itu bisa saja berlangsung singkat. (TribunJabar.id)

Baca berita-berita terbaru Tribun Manado di: Google News

Baca juga: Detik-detik Remaja Gadis Asal Minut Lompat dari Jembatan Soekarno Manado, Driver Ojol Teriak

Baca juga: Terungkap Kenapa Multimart Samrat Manado Tutup Permanen 30 Juni 2023, Ternyata Buka di Tempat Lain

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved