Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Rabu 28 Juni 2023

Bacaan Alkitab - 1 Petrus 2:5 Rumah Rohani Untuk Imamat Kudus

Yesus adalah Batu Yang Hidup. Dan kehidupan-Nya di dunia adalah untuk manusia, yakni menghidupkan manusia baik di bumi

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Pixabay.com
Illustrasi - Renungan Harian Kristen hari ini 

1 Petrus 2:5
TRIBUNMANADO.CO.ID - Yesus adalah Batu Yang Hidup. Dan kehidupan-Nya di dunia adalah untuk manusia, yakni menghidupkan manusia baik di bumi maupun di sorga.

Dia menjadi jaminan kehidupan manusia. Dia menunjukkan konsistensi kasih-Nya kepada manusia, sampai rela mati sebagai korban untuk menjamin keselamatan kehidupan umat manusia yang percaya pada-Nya.

Jadi, Dia adalah Batu Yang Hidup untuk menuntun manusia hidup dalam kebenaran agar menikmati berkat dan keselamatan kekal.

Renungan Harian Kristen hari ini
Renungan Harian Kristen hari ini (Pixabay.com/Chil Vera)

Atas pengorbanan Yesus, cinta dan kasih-Nya akan manusia, Dia berkenan memakai orang percaya yang adalah hamba-Nya agar menjadi duta dan mitra Kristus di dunia.

Yakni bahwa para hamba-Nya yaitu semua orang yang percaya pada-Nya harus hidup sebagai rumah rohani yang memancarkan kebaikan dan kasih Kristus kepada sesamanya.

Jadi, semua orang Kristen haruslah menjadi rumah rohani bagi semua orang. Sehingga, kehidupan para hamba Kristus ini mendatangkan keteduhan hati, ketenangan, kedamaian dan kesukacitaan bagi semua orang yang ada di sekitarnya.

Semua orang yang datang ke rumah rohani yaitu kita sebagai orang Kristen, akan mengenal Kristus, menjadi percaya, beriman, setia dan taat pada-Nya.

Dengan demikian, rumah rohani yang adalah kita ini, akan menjadi berkat bagi semua orang dan mendatangkan keselamatan bagi sesama yang belum mengenal Kristus.

Artinya bahwa ketika orang yang mengenal Kristus melihat dan datang ke rumah rohani ini, mereka menjadi percaya pada-Nya.

Itulah yang dimaksudkan oleh Rasul Petrus tentang kita sebagai rumah rohani yang harus menjadi Imamat Kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani kepada Kristus sesuai dengan perkenanan Allah, Bapa kita.

Rumah rohani harus menjadi Imamat kudus, yang memenangkan dan menyelamatkan banyak jiwa untuk datang kepada Kristus. Sehingga keselamatan sempurna dan berkat kasih karunia menjadi milik semua orang.


Maksud dari semuanya ini adalah setiap orang percaya harus menjaga kekudusan hidupnya agar selalu bersih, tulus, murni dan berkenan kepada Allah, serta selalu mempermuliakan nama-Nya.

Kita harus melaksanakan tugas keimamatan di dunia, demi membawa banyak orang kepada Kristus, sebagai satu-satunya jalan keselamatan umat manusia.


Hal ini mengajarkan kepada semua orang Kristen bahwa Kekristenan kita tidaklah ekslusif (tertutup dan khusus), tapi inklusif (terbuka). Bahkan universal (menyeluruh atau untuk umum).

Karena itu, Kekristenan tidak boleh hanya dimiliki sendiri. Tapi harus juga memancar dan bercahaya keluar, menerangi semua orang. Maka kita tidak boleh egois.

Tapi kita harus membangun rumah rohani kita, baik diri sendiri maupun keluarga untuk menjadi saksi Kristus kepada semua orang.

Tugas keimamatan kita tidak hanya terbatas untuk keluarga dan jemaat kita, tapi untuk mendatangkan banyak orang menyembah Tuhan yang benar dan Tunggal, Yesus Kristus Tuhan dan Juruselamat dunia.

Kita harus membawa banyak orang dalam kebenaran yang sejati, sehingga kehidupan yang sempurna di bumi dan di sorga, menjadi milik semua orang.

Yesus adalah tujuan hidup kita. Tetapi Dia juga adalah pandu hidup kita. Karena itu, kita harus fokus memuliakan Dia dan membawa banyak orang datang kepada-Nya menikmati indah dan bahagia-Nya hidup dalam rumah rohani-Nya yang suci dan Kudus, sebagai jaminan kehidupan yang kekal.

Bersama semua orang percaya kita mempersembahkan hidup kita kepada-Nya sebagai persembahan yang hidup, Kudus dan berkenan kepada-Nya, sehingga dari hidup kita, nama Tuhan selalu dipuji dan dimuliakan.

Demikian firman Tuhan hari ini.
"Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah." (ay 5)_

Sahabat Kristus, tubuh kita adalah Bait Allah. Jadikanlah tubuh, diri dan keluarga kita sebagai rumah rohani yang melaksanakan tugas keimamatan untuk membawa banyak orang menyembah Yesus sebagai Tuhan.

Kita harus menjadi rumah rohani yang meneduhkan dan menyenangkan semua orang di sekitar kita.

Kita harus selalu menjadi yang terdepan dalam menyembah Tuhan, beribadah kepada-Nya dan memberitakan Injil Kristus kepada semua orang dalam perkataan dan tindakan nyata dengan menjadi teladan kepada semua orang sesuai pengajaran Kristus.

Sebab jika kita melakukan semuanya itu dengan baik, kita telah menyenangkan hati Tuhan. Maka, Tuhan pasti menyertai dan memberkati serta menyelamatkan kita selamanya. Amin

DOA: Tuhan Yesus, pakailah kami sebagai rumah rohani-Mu yang membawa keselamatan bagi banyak orang. Semua untuk kemuliaan nama-Mua. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved