Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Pukul 11.00 WIB, Pemotor Tewas di Tempat, Korban Disenggol Mobil lalu Terlindas Truk
Kecelakaan maut di Jalan Raya Natar, Desa Sindang Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Natar, Desa Sindang Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan sepeda motor dan truk.
Akibat kecelakaan tersebut seorang pengendara motor meninggal dunia.
Baca juga: Gempa Bumi Terkini Senin 19 Juni 2023, Pusat Guncangan di Laut, Info BMKG Magnitudonya
Baca juga: Sandiaga Uno Bertemu Megawati di Bali setelah Diusulkan PPP Jadi Bacawapres, Bahas Apa?
Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.
Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.
Namun walaupun kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.
Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.
Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.
Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.
Seorang pengendara motor bernama Rama Irfanda (23) tewas kecelakaan.
Kejadian di Jalan Raya Natar, Desa Sindang Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (18/6/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.
Remaja asal Kelurahan Gunung Batin Ilir, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, itu meninggal di lokasi kejadian.
Sepupu korban Rama, Pitri Dahlena mengatakan, Rama membonceng Daffa dengan menggunakan motor
Genio putih berpelat BE2092GH.
"Mereka ini dari jalan-jalan atau camping dan menginap di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan," kata Pitri Dahlena, sepupu korban kepada Tribun Lampung, Minggu (18/6/2023).
Rama dan Daffa ini sebelumnya bersama dengan teman-temannya yang lainnya dari Kalianda hendak pulang ke Gunung Batin Ilir.
"Hari ini mereka pulang ke rumahnya di Gunung Batin Ilir dan tetapi ada teman sepupu saya ini masih menginap di Bandar Lampung," kata Pitri.
Rama meninggal dunia ditempat kejadian setelah dilindas mobil truk.
Korban langsung dibawa ke ruang forensik Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).
Alumni SMA Negeri 1 Terusan Nunyai Lampung Tengah ini akan langsung dimakamkan.
"Daffa hanya lecet saja bagian kakinya dan dirawat di RS Natar Medika. Daffa sudah dibawa pulang ke rumah," kata Pitri yang merupakan warga Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung ini.
Ia mengatakan, Daffa menceritakan kepadanya bahwa Rama ini tidak terlalu mengebut saat melintas di sawitan Natar.
"Sebelum terlindas korban ini, pengakuan dari Daffa yang dibonceng Rama ini disenggol mobil pribadi dan jatuh," kata Pitri.
Sopir truk dari arah yang sama menuju ke arah Branti dan kemudian melindas korban dan sopir truk tersebut kabur.
Korban juga tengah menunggu pengumuman hasil penerimaan mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila) beberapa hari ke depan.
Saksi mata Wanda mengatakan, lakalantas tersebut terjadi sebelum salat zuhur dan pada saat itu dirinya sedang berdagang dugan.
"Tadi itu macet akibat kecelakaan dan sopir truk yang menabrak tersebut lari," kata Wanda.
"Tidak punya hati sopir truk tersebut, tadi saya cuma lihat kaki dan kepalanya saja. Kalau badannya sudah ditutup dan sepertinya badan hancur karena banyak darahnya juga," kata Wanda.
Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan membenarkan lakalantas di sawitan Natar hingga meninggal dunia atas nama Rama Irfanda warga Gunung Batin Udik, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah.
"Dari keterangan saksi-saksi di TKP bahwa motor Genio putih BE 2092 GH berjalan dari Bandar Lampung menuju ke Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah," kata AKBP Edwin.
Korban diduga berjalan dengan kecepatan sedang dan berjalan di lajur sebelah kanan.
"Pas di TKP pengendara motor ini berpindah arah dari lajur kanan ke arah kiri dan menyerempet mobil fuso tangki dengan nomor polisi BE 8969 AAU melarikan diri," kata AKBP Edwin.
Korban terpental ke arah kanan dan terlindas fuso yang sempat melarikan diri dengan mengakibatkan korban terjatuh dan terlindas.
"Akibar kejadian tersebut Rama meninggal dunia dan satu orang lainnya yakni Daffa selaku korban yang dibonceng mengalami luka ringan," kata AKBP Edwin.
Korban mengalaminya kerugian material Rp 3 Juta, dan pengemudi fuso tangki tidak diketahui atau melarikan diri," kata AKBP Edwin.
"Korban mengalami luka hancur tidak beraturan hingga harus dilarikan ke RSUDAM. Kalau korban Daffa hanya lecet pada bagian kaki dan tangan dan sempat dirawat di RS Medika Natar," kata AKBP Edwin. ( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra ).
Tips Hindari Kecelakaan di Jalan
Meski telah berhati-hati, pengemudi mobil harus memahami, bila kecelakaan yang terjadi bisa datang dari kendaraan bermotor lain.
Untuk itu, kita sebagai pengemudi kendaraan wajib mengetahui tanda-tanda dari mobil di sekitar pengguna jalan lain.
Lantas, seperti apa tanda-tanda dari kendaraan lain yang menjadi indikasi kecelakaan?
Dirangkum dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tanda-tanda sekitar mobil dari pengguna jalan lain yang harus diperhatikan demi keamanan bersama agar terhindar dari kecelakaan:
1. Manuver sembarangan
Masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak mau mematuhi aturan lalu lintas sehingga melakukan manuver sembarangan yang berbahaya.
Seperti, pindah lajur tanpa mengindahkan mobil lain di sekitarnya.
Begitu melihat ada yang seperti itu, jangan ragu untuk segera menjaga jarak aman dan tidak terprovokasi oleh tindakan mereka.
2. Melawan arah jalan
Tidak hanya sepeda motor, pemakai mobil pun ada yang nekat melawan arah demi kepentingannya sendiri.
Meskipun salah, namun tetap lebih baik jika Anda tidak terpancing emosinya.
Serta menjaga jarak aman dengan cara menghindar kalau terlihat ada yang melakukan perilaku salah tersebut.
3. Sein kanan padahal belok kiri
Gurauan ini banyak terdengar untuk mengomentari pengguna jalan yang tidak peduli cara memberikan sinyal belok dengan aman.
Alhasil, bukannya menyalakan lampu sein yang sesuai arah, malah abai dan menyalakan lampu sein yang salah, bahkan tidak memberikan isyarat apapun.
Jaga jarak aman kalau Anda menemukan tipe pengemudi seperti ini.
4. Bermain ponsel
Dengan alasan sibuk atau mau tetap eksis di media sosial, beberapa pengemudi tetap bermain ponsel ketika mengemudi mobil.
Padahal perilaku tersebut dapat mendistraksi fokus dan kewapadaan sehingga melakukan tindakan ceroboh, seperti pindah lajur tanpa sadar atau lupa mengerem.
Segera hindari dan beri jarak aman waktu bertemu pengemudi seperti ini.
5. Lampu rem mati
Masih banyak pengemudi yang tidak peduli lampu rem mobilnya berfungsi atau tidak.
Padahal, lampu rem yang mati membuat pengemudi lain tidak tahu kapan mobil atau sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan.
Hindari mengikuti dari belakang kendaraan yang lampu remnya mati, seperti dengan pindah lajur atau menyalip kalau aman.
6. Membunyikan klakson seenaknya
Mungkin Anda pernah terganggu oleh pengemudi lain yang menyalakan klaskon tanpa alasan yang jelas, seperti traffic light belum hijau tapi sudah berisik menekan klakson.
Meskipun kesal, tetap kendalikan emosi dan tidak perlu terpengaruh oleh sikap mereka.
Berikan jalan jika memungkinkan dan biarkan mereka melaju sehingga tercipta jarak aman.
Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id
kecelakaan
Jalan Raya Natar
Desa Sindang Sari
Kecamatan Natar
Kabupaten Lampung Selatan
Lampung
motor
truk
korban
meninggal
Kecelakaan Maut, 2 Pemotor Tewas, Korban Tertabrak Truk Oleng |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Istri Tewas, Pasutri Tertabrak Truk Ketika Hendak Pulang ke Rumah |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Pemuda Pengendara Moge Tewas, Korban Jatuh Tertabrak Truk |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Tewas, Korban Tertabrak Truk Pengangkut Semen |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Pegawai Minimarket Tewas, Korban Tabrak Truk |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.