Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Hari Ini, Seorang Gadis Tewas, Korban Terlindas Truk Seusai Tabrak Motor
Terjadi kecelakaan maut di Jalan Galunggung, Kecamatan Klojen, Malang, Jawa Timur pada hari ini Jumat pagi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Galunggung, Kecamatan Klojen, Malang, Jawa Timur pada hari ini Jumat pagi.
Kecelakaan itu melibatkan kendaraan sepeda motor dengan truk.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang gadis pengendara motor tewas.
Baca juga: Gempa Terkini Jumat 16 Juni 2023, Baru Saja Guncang di Laut, Info BMKG Magnitudonya
Baca juga: Peringatan Dini Hari Sabtu 17 Juni 2023, BMKG: 18 Wilayah Cuaca Ekstrem Hujan Lebat dan Angin
Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) maut terjadi di Kota Malang.
Dalam peristiwa tersebut, seorang remaja putri tewas terlindas truk.
Dari informasi yang didapat TribunJatim.com, kejadian itu terjadi pada Jumat (16/6/2023) pagi di Jalan Galunggung Kecamatan Klojen.
Seorang warga sekitar, Seno Hasan (21) mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.
"Saat menjaga toko, tiba-tiba dari arah jalan ada suara benturan cukup keras.
Lalu, ada sebuah truk boks menabrak tiang telepon yang berada di pinggir jalan kemudian berhenti tepat di depan toko saya," ujarnya kepada TribunJatim.com.
Setelah itu, ia segera keluar toko untuk melihat kondisi di jalan raya.
Di saat itulah, ia melihat tubuh seorang perempuan sudah tergeletak di tengah jalan.
"Mau saya tolong, tetapi saya lihat helmnya sudah pecah dan ternyata kondisinya sudah meninggal dunia," tambahnya.
Tak berselang lama, pihak polisi beserta tim relawan medis tiba di lokasi kecelakaan.
Dirinya menambahkan, laka lantas tersebut melibatkan tiga kendaraan sekaligus.
Yaitu, truk boks dan dua sepeda motor Honda Beat.
Sementara itu, Kasubnit Laka Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Ipda Isrofi menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut.
"Pada mulanya dari arah selatan ke utara, melaju Honda Beat nopol N-4979-ABY.
Motor tersebut dikendarai oleh Titania Cherly (18), warga Jalan Gempol Marga Bhakti Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun," terangnya.
Saat melintas di lokasi, ia menyalip sebuah truk boks Hino nopol N-9542-CL yang berjalan searah.
Truk tersebut dikemudikan oleh Muhammad Ichwan (26), asal Dess Purwoasri Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.
"Diduga saat menyalip itu, haluannya terlalu ke kanan.
Sehingga, motor korban menabrak Honda Beat nopol N-4725-AAE yang dikendarai Sugiono (43), warga Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru yang berjalan dari arah berlawanan," ungkapnya.
Tabrakan antar dua motor tersebut, membuat korban terjatuh masuk ke dalam kolong truk dan terlindas ban kanan belakang truk.
Akibatnya, korban Titania Cherly seketika meninggal di lokasi.
"Untuk jenazah korban, telah kami evakuasi ke Kamar Jenazah RS Saiful Anwar (RSSA) dan sudah kami hubungi pihak keluarga.
Lalu, untuk korban pengendara Sugiono mengalami luka-luka dan dirawat di RS Hermina,"
"Dan untuk ketiga kendaraan yang terlibat laka lantas, telah kami amankan ke Kantor Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota," pungkasnya.
Tips Hindari Kecelakaan di Jalan
Meski telah berhati-hati, pengemudi mobil harus memahami, bila kecelakaan yang terjadi bisa datang dari kendaraan bermotor lain.
Untuk itu, kita sebagai pengemudi kendaraan wajib mengetahui tanda-tanda dari mobil di sekitar pengguna jalan lain.
Lantas, seperti apa tanda-tanda dari kendaraan lain yang menjadi indikasi kecelakaan?
Dirangkum dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tanda-tanda sekitar mobil dari pengguna jalan lain yang harus diperhatikan demi keamanan bersama agar terhindar dari kecelakaan:
1. Manuver sembarangan
Masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak mau mematuhi aturan lalu lintas sehingga melakukan manuver sembarangan yang berbahaya.
Seperti, pindah lajur tanpa mengindahkan mobil lain di sekitarnya.
Begitu melihat ada yang seperti itu, jangan ragu untuk segera menjaga jarak aman dan tidak terprovokasi oleh tindakan mereka.
2. Melawan arah jalan
Tidak hanya sepeda motor, pemakai mobil pun ada yang nekat melawan arah demi kepentingannya sendiri.
Meskipun salah, namun tetap lebih baik jika Anda tidak terpancing emosinya.
Serta menjaga jarak aman dengan cara menghindar kalau terlihat ada yang melakukan perilaku salah tersebut.
3. Sein kanan padahal belok kiri
Gurauan ini banyak terdengar untuk mengomentari pengguna jalan yang tidak peduli cara memberikan sinyal belok dengan aman.
Alhasil, bukannya menyalakan lampu sein yang sesuai arah, malah abai dan menyalakan lampu sein yang salah, bahkan tidak memberikan isyarat apapun.
Jaga jarak aman kalau Anda menemukan tipe pengemudi seperti ini.
4. Bermain ponsel
Dengan alasan sibuk atau mau tetap eksis di media sosial, beberapa pengemudi tetap bermain ponsel ketika mengemudi mobil.
Padahal perilaku tersebut dapat mendistraksi fokus dan kewapadaan sehingga melakukan tindakan ceroboh, seperti pindah lajur tanpa sadar atau lupa mengerem.
Segera hindari dan beri jarak aman waktu bertemu pengemudi seperti ini.
5. Lampu rem mati
Masih banyak pengemudi yang tidak peduli lampu rem mobilnya berfungsi atau tidak.
Padahal, lampu rem yang mati membuat pengemudi lain tidak tahu kapan mobil atau sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan.
Hindari mengikuti dari belakang kendaraan yang lampu remnya mati, seperti dengan pindah lajur atau menyalip kalau aman.
6. Membunyikan klakson seenaknya
Mungkin Anda pernah terganggu oleh pengemudi lain yang menyalakan klaskon tanpa alasan yang jelas, seperti traffic light belum hijau tapi sudah berisik menekan klakson.
Meskipun kesal, tetap kendalikan emosi dan tidak perlu terpengaruh oleh sikap mereka.
Berikan jalan jika memungkinkan dan biarkan mereka melaju sehingga tercipta jarak aman.
(SuryaMalang.com)
Baca Berita Tribun Manado di Google News
Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya
Tayang di SuryaMalang.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ilustrasi-kecelakaan-motor-jadi-korban-tabrak-lari.jpg)