Sabtu, 16 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rumah Kopi di Manado

Rumah Kopi di Manado Hoek Coffee and Kitchen, Ada Sudut Sehat

Ada sederet keunikan yang ditawarkan di rumah kopi ini yang tak ada di rumah kopi lain. Termasuk yang mereka beri nama Sudut Sehat.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Dave Lolowang
Rumah Kopi Hoek Coffee and Kitchen di Manado 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Rumah kopi baru banyak bermunculan di Kota Manado, Sulawesi Utara

Salah satunya Hoek Coffee and Kitchen.

Rumah kopi ini terbilang strategis. 

Terletak di Jalan Sudirman depan SMA Frater Don Bosco Manado

Ada sederet keunikan yang ditawarkan di rumah kopi ini yang tak ada di rumah kopi lain.

Termasuk yang mereka beri nama Sudut Sehat. Buku pukul 6 hingga 10 pagi.

Menu yang disajikan yakni menu Shake. 

Untuk itu tersedia dua bar di rumah kopi ini.

Satunya untuk shake, satu lagi kopi.

"Kami sediakan dua bar, satunya untuk shake, satu untuk kopi," kata owner Dave Lolowang, Rabu (14/6/2023).

Lewat jam 10, kata dia, adalah ngopi time.

Keunikan lainnya terkandung disini.

Tribun Manado mengunjungi lokasi itu Selasa (13/6/2023) malam. Bagian depannya terlihat sederhana tapi akrab. Nuansa egaliter nampak.

Desainnya mirip rumah - rumah kopi di Manado.

Disinilah tempat pertukaran gagasan antar warga yang berbeda layar belakang sekaligus menyambung tali silaturahmi.

Kontras dengan itu, bagian dalam tampak smooth. Sentuhannya minimalis, khas kawasan urban.

Bagian luar dan dalam rumah kopi ini mewakili dua ciri rumah kopi di Manado. Satunya egaliter dan merakyat.

Satunya lagi intim dan berkelas, cocok sebagai tempat berkontemplasi. Dua sensasi itu dimiliki Hoek Coffee and Kitchen.

Pembeda lainnya tentu kopi.

Menurut Dave, kopi di situ berkelas premium. "Namun harganya kaki lima," kata dia.

Dave menyodorkan tribunmanado secangkir kopi. Harganya 10 ribu. Gelasnya cukup besar.

Tribunmanado yang bukan penggemar kopi terpaksa mencoba. Untuk menghormati.

Ternyata rasanya sangat nikmat.

"Ini sesuai dengan lukisan yang ada di dalam, kopi tidak bikin asam lambung," kata dia sambil terkekeh.

Terkait nama Hoek, sebut dia, ada maknanya. Lokasi ia proyeksi di kampung Cina. Tak jadi. Dapatnya di situ.

"Karena letaknya di pinggir, muncul ide menamakan Hoek," kata dia.

Hoek punya prasyarat untuk jadi tempat nongkrong baru di Manado.

Apalagi waktu buka tempat itu cukup panjang.

Dari jam 7 pagi sampai jam 10 malam.

So, bagi anda yang penasaran, boleh datang ke Hoek Coffe and Kitchen.

Cicipilah kopi sambil riuh dengan kawasan urbannya yang dinamis, atau tenggelam dalam kontemplasi. Semua anda yang memilih. (Art)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved