Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian

Renungan Harian, Yohanes 15:12, Gaya Hidup Mengasihi

Renungan harian hari ini mengenai Gaya Hidup Mengasihi yang terdapat dalam Yohanes 15:12.

Editor: Tirza Ponto
Pexels.com
Renungan harian hari ini mengenai Gaya Hidup Mengasihi yang terdapat dalam Yohanes 15:12. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian hari ini mengenai Gaya Hidup Mengasihi yang terdapat dalam Yohanes 15:12.

Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

Tribunners…

Dunia hari ini merayakan hari kasih sayang atau Valentine’s Day. Sebagai umat Tuhan, kita perlu memahami bahwa bukan di hari ini saja kita mendemonstrasikan kasih, melainkan setiap saat; dan kasih yang kita bagikan itu seharusnya tidak sama seperti yang dunia berikan. Ukuran kasih kita kepada sesama harus seperti kasih Tuhan kepada kita.

Saling mengasihi adalah perintah Tuhan kepada kita. Ini berarti semua orang percaya harus memiliki gaya hidup yang mengasihi. Sesuai dengan arti dari bahasa aslinya (Agape), saling mengasihi yang harus kita kerjakan adalah kasih yang tanpa syarat. Untuk memahaminya, perhatikan perbedaan penerapan kasih yang dicontohkan dalam Lukas 6:32-34 dengan Lukas 6:35 :

Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian. Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak (Lukas 32:32-34).

Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat (Lukas 6:35).

Jadi, saling mengasihi yang Tuhan kehendaki bukanlah mengasihi dengan motivasi terselubung atau mengasihi hanya kepada orang yang mengasihi kita; tetapi mengasihi yang disertai ketulusan hati, tanpa pamrih, dan tidak pandang bulu (ditujukan kepada semua orang, termasuk musuh dan orang-orang yang tidak tahu berterima kasih). Maukah Saudara mempraktekkan kasih yang seperti ini? Jika Saudara ingin memiliki gaya hidup yang mengasihi, Saudara harus bersedia. Sebab sesungguhnya Tuhan telah terlebih dahulu mengasihi kita dengan kasih Agape ini. Roma 5:8 menegaskan : Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Perhatikan kalimat : “ketika kita masih berdosa.” Ini berarti ketika posisi kita masih terpisah dari Tuhan dan menjadi seteruNya; di saat itulah Tuhan menunjukkan kasihNya kepada kita. Sungguh luar biasa bukan?

Untuk itu Saudara yang terkasih, jika kita mau bertumbuh menjadi sama seperti Yesus, berarti kita juga harus melakukan apa yang Dia perintahkan dan apa yang Dia kerjakan. Dengan mempraktekkan gaya hidup mengasihi (kasih Agape), kita akan semakin memancarkan kemuliaan Tuhan bagi banyak orang.

Haleluya. Tuhan Yesus menolong kita semua.

Baca Berita Lainnya : Google News

Baca Berita Tribun Manado : di sini

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved