Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Motor Mio Dihantam Truk Paket, Wanita Terpental ke Kolong Truk dan Tewas

Terjadi kecelakaan di Jalan Lintas Timur Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (11/6/2023) pagi.

Editor: Tirza Ponto
Tribun Manado
Foto ilustrasi kecelakaan - Terjadi kecelakaan di Jalan Lintas Timur Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (11/6/2023) pagi yang menyebabkan satu wanita meninggal dunia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan di Jalan Lintas Timur Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (11/6/2023) pagi.

Insiden kecelakaan maut tersebut melibatkan sepeda motor Mio dengan truk fuso jenis box yang berisikan paket.

Akibat kecelakaan tersebut satu orang meninggal dunia.

Korban meninggal merupakan seorang wanita pengendara sepeda motor.

Kecelakaan maut sempat menyebabkan kemacetan sekitar pukul 07.30 WIB.

Lokasi persis kejadiannya di Desa Penyengat Olak Kecamatan Jaluko Kabupaten Muaro Jambi.

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 14.30 WIB, 3 Orang Tewas, Mobil Tabrakan Adu Banteng dengan Truk CPO

Informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, kecelakaan tersebut kecelakaan maut tersebut berawal dari sepeda motor yang melaju kencang dari arah Sengeti menuju Jambi.

Dari arah berlawanan datang juga truk Fuso jenis box yang mengangkut paket juga melaju dengan kencang.

Kendaraan tersebut oleng dan pengendara jatuh seketika hingga pengendara terperosok ke bawah mobil.

Korban mengalami luka serius karena sebagian tubuhnya terlindas ban truk tersebut.

"Lukanya dari pinggang ke bawah.

Pahanya hancur," kata Aini warga setempat.

Terjadinya kecelakaan itu membuat arus lalu lintas di jalan lintas tersebut menjadi macet.

Pihak kepolisian dibantu warga setempat mengurai kemacetan.

Setelah korban dilarikan ke rumah sakit dan kendaraan dipinggirkan, arus lalu lintas kembali lancar.

Cara Menghindari Kecelakaan

Saat ini jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.

“Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat.

Kesadaran ini membuat pengeemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(*)

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 21.45 Wita, Bayi Tewas, Mobil Tabrak Pagar Jembatan Lalu Jatuh ke Sungai

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com

Baca Berita Lainnya : Google News

Baca Berita Tribun Manado : di sini

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved