Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen, 1 Korintus 13:4, Mengasihi Seperti Dia
Renungan Harian Kristen hari ini diambil dlaam kitab 1 Korintus 13:4 TB
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini
1 Korintus 13:4 TB
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
Mengasihi Seperti Dia
Dari pertemanan sampai keluarga, hubungan terkadang sulit dikendalikan. Tetapi jika ada satu hal yang bisa membedakan hubungan Anda, itu adalah kasih yang sejati.
Dalam surat pertama Paulus kepada jemaat di Korintus, Yunani, dia menjelaskan bahwa bahkan jika Anda memiliki iman, pengetahuan, atau kemurahan hati di dunia, atau jika Anda bisa berbahasa lidah, atau memiliki karunia bernubuat–tidak ada yang berarti tanpa kasih. Dia melanjutkan:
"Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong."
1 Korintus 13:4 TB
Kemungkinan, Anda ingin menjadi orang yang sabar. Anda berniat menjadi manusia yang murah hati. Anda ingin menjadi individu yang rendah hati dan merasa puas. Tetapi, terkadang Anda tergesa-gesa. Terkadang Anda kesal. Kadang Anda menjadi kasar, egois, cemburu, tidak pengertian, atau arogan.
Terkadang, menjadi manusia itu sulit. Tetapi Tuhan tahu itu semua dan Dia ingin membantu Anda.
Dalam surat yang sama, Paulus menulis lebih lanjut bahwa kasih tidak mengingat kesalahan dan bersukacita dalam kebenaran. Ia selalu melindungi, percaya, berharap, dan sabar menanggung segala sesuatu. Yang paling utama, kasih tak pernah gagal.
Tapi mengapa kasih itu terkadang gagal? Lagi pula, tingkat perceraian tinggi, keluarga pecah itu awam, dan kebobrokan dunia ini jelas terlihat di hampir setiap berita atau umpan media sosial.
Dan itulah sebabnya Yesus datang! Dia memberikan diri-Nya sendiri sebagai korban sempurna untuk menebus dunia. Dan itulah wujud kasih sejati–rela memberikan nyawa sendiri demi sahabat-sahabatnya (Yohanes 15:13). Dia adalah kasih, dan kasih-Nya tak pernah gagal.
Jadi, sekarang penebusan telah mulai menerobos–pertama, melalui Yesus dan, kini melalui Roh-Nya di dalam kita–kita bisa mengasihi orang lain dengan baik, dengan memandang kepada-Nya, bersandar kepada-Nya, percaya kepada-Nya, mendengarkan-Nya, dan mengikuti bimbingan-Nya.
Tuhan telah memberikan segala yang Anda butuhkan untuk mengasihi orang lain seperti Dia mengasihimu.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/5bg84s98vs.jpg)