Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pencegahan ASF di Sulut

Antisipasi Penyebaran Virus ASF, Dinas Pertanian Bolmut Siapkan Kebijakan Strategis

Untuk mencegah masuknya wabah ASF di Sulut khususnya di Kabupaten Bolmut, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pertanian menerapkan pengawasan.

Tayang:
Penulis: Alpri Agogoh | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Zulkan Pohontu
Sekretaris Dinas Pertanian Bolmut Zulkan Pohontu saat bersua dengan Wartawan, Senin (5/6/2023). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus berupaya mengantisipasi potensi penyebaran wabah penyakit hewan African Swine Fever (ASF).

Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk tindakan teknis yang meliputi pengawasan peredaran lalu lintas ternak babi di daerah perbatasan antar provinsi. 

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pertanian Bolmut Zulkan Pohontu saat bersua dengan Wartawan, Senin, (5/6/2023).

Ia mengatakan, untuk mencegah masuknya wabah ASF di Sulut khususnya di Kabupaten Bolmut, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pertanian menerapkan pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang akan melewati ataupun masuk ke dalam Wilayah Kabupaten Bolmut.

"Bolmut kan merupakan daerah perbatasan antar provinsi, jadi ternak babi dari luar daerah sudah tidak bisa diijinkan lagi untuk masuk atau melewati daerah ini.

Sekalipun ada surat-surat namanya ternak babi tetap tidak bisa masuk,"ungkap Zulkan.

Dikatakanya, hal itu diterapkan lantaran sudah ada perintah larangan dari provinsi untuk tidak mengijinkan ternak babi dari luar masuk ke Sulut.

"Saya sudah cek dengan petugas Chek Point, mereka suruh kembali apabila membawa ternak babi masuk ke Sulut," jelasnya.

Zulkan menyebutkan, ASF tidak bersifat zoonosis (menular ke manusia) namun dapat menyebabkan penurunan populasi ternak dan kerugian ekonomi yang besar bagi para peternak.

Saat ini kata dia, untuk Kabupaten Bolaang Mongondow Utara belum ada kasus ASF.

Lebih lanjut ia menegasakan, dalam waktu dekat Dinas Pertanian Bolmut akan melakuakan sosialisasi bagi masyarakat terkait potensi penyebaran ASF.

"Khususnya bagi umat Nasrani yang akan melakukan Pengucapan Syukur," bebernya.

Ia juga meminta masyarak agar selalu waspada terkait potensi penyebaran ASF dengan melakukan langkah antisipasi pada ternak babi yang masih hidup dan penanganan yang tepat pada ternak babi yang sakit atau mati.

Apabila menemukan gejala klinis yang mengarah pada ASF, dia menyarankan masyarakat segera melapor ke dinas teknis yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan agar dilakukan tindak lanjut oleh dinas.

Selanjutnya ia mengimbau warga untuk tidak membuang bangkai babi yang mati di sembarang tempat seperti di pinggir jalan, di tempat sampah, atau di sungai karena dapat menyebabkan penyebaran penyakit yang sangat cepat. (Pri)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved