Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Seorang Wanita Tewas, 2 Emak Pemotor Tertabrak Pikap Muatan Pisang

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Pasar 8, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara pada kemarin hari Kamis.

TRIBUN MEDAN/HO
Mobil pikap terguling usai bertabrakan dengan dua orang emak-emak pengendara sepeda motor di Pasar 8, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Pasar 8, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara pada kemarin hari Kamis.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil pikap dengan sepeda motor.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor tewas.

Baca juga: Seorang Warga di Wanea Manado Ditemukan Tewas di Rumahnya, Polisi: Sempat Dibawa ke Dokter

Baca juga: Gempa Terkini Malam Ini Jumat 2 Mei 2023, Baru Saja Guncang di Darat, Info BMKG Magnitudonya

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.

Kecelakaan terjadi Jalan Pasar 8, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.

Dua orang emak-emak pengendara sepeda motor menjadi korban dalam kecelakaan tersebut

Yaitu Siti Aisyah (58) dan Misni (69), warga Desa Subur, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan ini kritis dan meregang nyawa setelah tertabrak oleh mobil pikap Daihatsu Grand Max.

IPDA Jefri Helmi, Kanit Gakum Satlantas Polres Asahan mengaku, satu di antara korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju puskesmas air joman.

"Siti Aisyah (58) meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju ke puskesmas, sedangkan Misni (69) sekarat," kata Jefri, Jumat (2/6/2023).

Katanya, keduanya mengalami luka yang serius hingga mengakibatkan pendarahan.

Dijelaskannya, kecelakaan tersebut bermula saat korban mengendarai sepeda motor dari arah Tanjungbalai menuju Kisaran mengambil jalan terlalu ke kanan.

"Karena ini jalan dua arah tanpa pembatas, jadi ibu-ibu itu mengambil jalur terlalu kanan.

Sehingga saat tiba di TKP, mobil pikap yang datang dari arah berlawanan bermuatan pisang, bersenggolan dengan sepeda motor korban," ungkapnya.

Ia mengaku, kini kasus ini telah ditangani oleh Satlantas Polres Asahan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kecelakaan lainnya

Dua pelajar anggota Paskibra di Indramayu menjadi korban tabrak lari.

Mereka adalah Tati Nurduniah (17) dan Puspita Dewi (17) dari SMA Negeri 1 Anjatan.

Berdasarkan informasi yang diterima Tribuncirebon.com, sebelum kecelakaan itu terjadi, keduanya baru saja selesai menjalankan tugas pengibaran bendera pada Kamis (1/6/2023).

Tugas tersebut dalam rangka momen Hari Lahir Pancasila di Indramayu.

Pada pukul 14.30 WIB, ketika hendak pulang dan tengah melintas di Jalur Pantura Indramayu menuju arah Jakarta, tiba-tiba saja sepeda motor yang mereka gunakan ditabrak sebuah truk dari belakang.

Kejadian itu tepatnya terjadi di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.

"Ditabrak kendaraan sejenis truk, kendaraan itu langsung meninggalkan tempat setelah terjadi kecelakaan," ujar Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar melalui Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Bagus Yudo Setyawan kepada Tribuncirebon.com, Jumat (2/6/2023).

Kabar soal kecelakaan tersebut juga banyak dibagikan di media sosial.

Salah satunya oleh kakak dari Puspita Dewi.

Melalui akun Fb Lisa Azliyah Zaviloca, ia mengabarkan kondisi adiknya yang mengalami luka-luka.

Temannya, Tati Nurdiniyah, kondisinya cukup parah.

"Mohon doanya semoga segera pulih.

Dan semoga mobil yang menabrak lari segera tertangkap," tulis akun Fb Lisa Azliyah Zaviloca.

(Tribun-Medan.com/TribunJabar.id)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Tayang di Tribun-Medan.com dan TribunJabar.id

Sumber: TribunMedan.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved