Minahasa Sulawesi Utara
Maksimalkan Upaya Penyuluhan, Pemkab Minahasa Seriusi Penanganan Stunting
Pemerintah Kabupaten Minahasa saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi penanganan dan pencegahan Stunting.
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi penanganan dan pencegahan Stunting.
Pemkab Minahasa pun menargetkan prevelensi stunting turun. Penurunan ini sebagai bagian rencana pembangunan jangka menengah
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Lynda Watania sebagaimana yang dikatakan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, bahwa penilaian kinerja aksi konvergensi percepatan penurunan stunting harus terus dimaksimalkan.
“Konvergensi stunting merupakan pendekatan penyampaian intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi dan bersama-sama untuk mencegah stunting kepada sasaran prioritas,” kata Watania, Selasa (30/5/2023).
Sekda Minahasa juga menyampaikan bahwa, dalam Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia nomor 72 tahun 2021, tentang percepatan penurunan stunting.
Disitu telah ditetapkan strategi nasional percepatan penurunan stunting berupa lima pilar yaitu, peningkatan komitmen kepemimpinan, peningkatan komunikasi perubahan perilaku, peningkatan konvergensi.
Serta peningkatan ketahanan pangan dan gizi, penguatan dan pengembangan sistem.
“Sebagaimana amanat Perpres ini, maka Pemkab Minahasa siap dinilai kinerjanya, dalam hal mengatasi atau menangani dan melakukan percepatan penurunan stunting,” jelas Sekda.
Selain itu, dirinya berharap pihak-pihak terkait tetap bersinergi dengan instansi teknis, agar penurunan Stunting di Minahasa secara signifikan dapat terwujud.
Upaya-upaya tersebut diantarannya lewat kegiatan penyuluhan program Keluarga Berencana (KB).
"Ini tentu menjadi perhatian serius, sehingga dikemudian hari tidak akan lahir bayi stunting yang akan memberikan dampak negatif pada kualitas sumber daya manusia di masa depan," terang Sekda.
Penyuluhan stunting ini sangat penting. Karena akan memberikan pemahaman tentang hal-hal yang langsung bersentuhan dengan kehidupan manusia, baik secara individu dan keluarga.
"Dengan membentuk keluarga yang berkualitas, pada gilirannya akan menghasilkan sumber daya manusia kompetitif dan handal," tandas Sekda Minahasa. (Mjr)
Baca juga: NasDem Sulawesi Utara Sudah Ketemu Pengganti Hillary Lasut, Ini Daftar Caleg NasDem untuk DPR RI
Baca juga: Kisah Pilu Latifah, 15 Tahun Jadi TKW di Malaysia, Pulang ke Indonesia Malah Tak Tahu Pulang ke Mana
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Penyuluhan-dan-Sosialisasi-stunting-kepada-masyarakat-di-Minahasafdhgfhfghfgh.jpg)