Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Selasa 30 Mei 2023

Bacaan Alkitab - Kisah Para Rasul 2:4 Hidup Dipenuhi Roh Kudus

Janji Kristus adalah yah dan amin. Semua orang percaya, para rasul atau murid Yesus bersama semua jemaat mula-mula

Tayang:
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Foto istimewa
Pentakosta adalah hari suci umat Kristen yang memperingati datangnya Roh Kudus 40 hari setelah Paskah. 

  Kisah Para Rasul 2:4
TRIBUNMANADO.CO.ID - Janji Kristus adalah yah dan amin. Semua orang percaya, para rasul atau murid Yesus bersama semua jemaat mula-mula yakni mereka yang telah percaya kepada Yesus dan mengimani Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia yang berkumpul di suatu tempat di Yerusalem, pada hari yang telah ditentukan-Nya, menerima Roh Kudus.

Roh Kudus memenuhi semua orang percaya dalam wujud lidah-lidah seperti nyala api. Hal itu disaksikan oleh semua orang yang ada di sekitar mereka ketika itu.

Demikianlah tanda-tanda ajaib yang tidak pernah terjadi sebelumnya, nyata dan terjadi di depan mata mereka semuanya. Bahwa para pengikut Kristus tidak sia-sia mengiring Dia. Justeru semua orang percaya menikmati kasih karunia melimpah bahkan mendapat keistimewaan dalam Dia.

Ilustrasi
Ilustrasi (NET)

Itulah kebahagiaan dan kesukacitaan orang Kristen. Bahwa kita semua dipenuhi oleh Roh Kudus.

Peristiwa Ketuangan Roh Kudus memang terjadi sekitar 2.000 tahun lalu. Namun, Roh Kudus bukan hanya diterima oleh orang percaya waktu itu saja. Tapi, kita sebagai orang beriman sekarang juga.

Sebab, ketika kita percaya kepada Kristus, maka kita telah menerima Roh Kudus. Bahkan saat kita dibaptis, Roh Kudus telah berdiam dalam diri kita.

Kepada umat Tuhan ketika itu, Allah menyatakan kasih-Nya dengan memenuhi mereka semua dengan Roh Kudus. Peristiwa ajaib pun terjadi lagi saat mereka sedang dipenuhi Roh. Para rasul dan orang-orang beriman berkata-kata dalam berbagai-bagai bahasa.

Yakni bahasa yang sesuai dengan yang ditetapkan dan diberikan oleh Roh itu kepada mereka.

Baca juga: Renungan Harian Keluarga – Kisah Para Rasul 2:4 Hiduplah Dituntun Roh

Baca juga: Renungan Harian Keluarga – Kisah Para Rasul 2:2-3 Tuhan Allah Kita Sungguh Ajaib

Jadi, karunia Roh ketika itu adalah semua orang percaya dapat berbicara dalam bahasa apa saja. Yang menarik, semua bahasa orang-orang yang ada di sekitar mereka, mereka ketahui.

Mereka berbicara dalam bahasa orang-orang asing dan pendatang yang berkumpul di Yerusalem saat itu. Semua orang mengerti apa yang mereka katakan.

Inilah keajaiban itu. Bahwa apa yang terjadi di luar akal dan nalar berpikir manusia biasa. Yah, karena kehidupan orang beriman bukan tidak masuk akal, tetapi beberapa tingkat di atas akal dan nalar manusia.

Perkara ajaib dan berbagai mujizat tak dapat dijangkau akal, tetapi nyata terjadi. Semua itu membuktikan bahwa benar Yesus adalah Tuhan, karena itu kekuasaan, karya dan kasih-Nya, melampaui akal. Jauh lebih tinggi dari nalar, rasio dan logika serta ilmu setinggi apapun milik manusia.

Sebagai bukti konkretnya, semua orang percaya tiba-tiba bisa berbicara dalam bahasa orang-orang yang ada di sekitar mereka, padahal mereka adalah pendatang dan orang asing.

Ajaibnya, para rasul dan orang percaya dapat dengan mudah berbicara dalam bahasa mereka yang berbeda-beda itu. Dan, mereka semuanya mengerti apa yang dikatakan para murid dalam bahasa mereka masing-masing.

Demikian firman Tuhan hari ini.

  Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. (ay 4)

Peristiwa ajaib akan selalu terjadi dan menyertai kita yang hidup dipenuhi oleh Roh Kudus. Roh Kudus bukan hanya memenuhi dan dikaruniakan kepada rasul-rasul beserta 120 pengikut Yesus pada waktu itu.

Tapi sudah juga kita terima dan telah mendiami kehidupan kita saat ini. Kitalah yang sering tidak pekah dan tidak mau mengerti atau tidak mau tahu dengan kehadiran Roh Kudus dalam hidup ini. Karena kita masih lebih mementingkan keinganan duniawi, daging dan yang sifatnya hedonis materialistis.

Pengalaman jemaat mula-mula mengajarkan dan mengingatkan kita tentang pentingnya kita hidup dalam Roh dan meninggalkan keinginan daging. Jia kita hidup dalam Roh kita akan melakukan banyak perkara besar yang ajaib.

Karena bukan kita yang melakukannya, tapi kekuatan Roh Tuhan yang menuntun dan menyertai serta membuat kita berhasil dalam segala hal. Agar kita dipenuhi Roh, kita harus hidup menurut keinginan Roh. Bukan keinginan daging dan hawa nafsu. Maka kita harus selalu hidup dituntun Roh.
.
Ingatlah bahwa ketika kita dipenuhi Roh, perkataan kita harus dimengerti. Sebab dengan demikian, kita dapat berbicara dalam bahasa kasih yang memberkati orang lain. Bukan egois, emosionalan dan suka mengumpat.

Itu cara hidup daging yang menjerumuskan dan mencelakakan kita dalam kekekalan.

Tetapi jika kita hidup dipenuji Roh Kudus, maka aman, nyaman dan damailah hidup kita. Karena pasti kita menjaga kekudusan hidup kita, sehingga selalu menyenangkan hati Tuhan. Maka perkara besar nan ajaib serta mujizat pasti terjadi dalam hidup kita asal kita hidup dipenuhi atau dituntun oleh Roh Kudus. Amin

DOA:  Tuhan Yesus, tuntun kami agar terus hidup dalam tuntunan Roh Kudus dan pakailah kami jadi berkat bagi banyak orang. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved