Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2024

Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Tak Perlu dilakukan, Ini Alasannya

Desmond J Mahesa meyakini jika Ganjar Pranowo itu tak mungkin bersedia untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto.

|
Editor: Ventrico Nonutu
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pertemuan Ketua Umum Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tak perlu dilakukan.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Desmond J Mahesa.

Desmond J Mahesa memyebut hal itu bisa terjadi jika Ganjar Pranowo jadi cawapres Prabowo.

DIketahui, PDIP telah mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (bacapres) 2024. 

Sedangkan Gerindra telah menetapkan Prabowo Subianto untuk diusung sebagai capres di Pilpres 2024.

Baca juga: Rio Dondokambey, Mongol, Hillary Lasut, dan Jerry Sambuaga Berebut Suara Milenial Sulawesi Utara

Desmond J Mahesa meyakini jika Gubernur Jawa Tengah itu tak mungkin bersedia untuk menjadi cawapres Prabowo.

"Kan pertanyaannya Megawati sudah mengumumkan Ganjar ya, mana mungkin Ganjar mau jadi wakil Prabowo. Sementara Prabowo sudah ditetapkan oleh partai sebagai calon presiden," ujar Desmond.

Desmond menegaskan pertemuan Prabowo dan Megawati bisa saja dilakukan sepanjang Ganjar mau jadi cawapres Prabowo.

"Ketemu untuk apa? Kecuali Ganjar mau jadi wakilnya Pak Prabowo. Ah itu ada semacam pertemuan, kalau enggak ada, capek aja gitu loh," ucapnya.

Terkait rencana pertemuan itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai komunikasi di berbagai multilevel.

"Ya sebenarnya berbagai komunikasi dilakukan multilevel, multi approach," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/5/2023).

Hasto berpendapat komunikasi sesama pimpinan partai politik (parpol) perlu dilakukan demi kepentingan nasional.

"Komunikasi secara intens dilakukan dengan sangat baik, karena ini berkaitan dengan kepentingan nasional kita, berkaitan dengan capres dan cawapres, masa depan Republik Indonesia," ujarnya.

Karenanya, dia menegaskan segala sesuatu harus dipertimbangkan secara matang.

Menurut Hasto, Megawati juga intens komunikasi dengan pimpinan parpol pendukung Pemerintah Presiden Jokowi.

"Yang jelas Ibu Mega dengan seluruh pimpinan partai politik yang tergabung di dalam pemerintahan Bapak Presiden Jokowi-K. H. Ma'ruf Amin terus melakukan komunikasi yang intens," ungkapnya.

Telah tayang di Tribunnews.com

Baca Berita Lainnya di Google News

Baca Berita Terbaru Tribun Manado KLIK INI

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved