Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Spanyol

Vinicius Junior Dihina Suporter Valencia, Diteriaki Monyet dan Dihadiahi Kartu Merah, Real Madrid KO

Bintang Real Madrid asal Brasil, Vinicius Jr mengatakan bahwa rasisme adalah hal yang normal di La Liga.

Tayang:
Kolase Tribun Manado/Foto Istimewa
Punggawa Real Madrid, Vinicius Junior menerima hal yang tak mengenakkan saat bersua Valencia. Luka teramat sakit lantas dirasakan Real Madrid sewaktu menyambangi Stadion Mestalla. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Punggawa Real Madrid, Vinicius Junior menerima hal yang tak mengenakkan saat bersua Valencia.

Luka teramat sakit lantas dirasakan Real Madrid sewaktu menyambangi Stadion Mestalla.

Mengusung misi untuk bangkit selepas tersingkir dari Liga Champions, Real Madrid malah takluk 0-1.

Tak sampai disitu, sang bomber asal Brazil, Vinicius Junior mendapatkan kartu merah hingga rasisme. 

Baca juga: Real Madrid Tak Mampu Cetak Gol, Kalah dari Man City, Bernardo Silva CS Tantang Inter Milan di Final

Bintang Real Madrid asal Brasil, Vinicius Jr mengatakan bahwa rasisme adalah hal yang normal di La Liga.

Ia menambahkan, kompetisi yang dulunya digemari pecinta sepak bola dunia yang menanti aksi Ronaldinho, Ronaldo, Cristiano dan Messi, saat ini menjadi milik para rasis setelah sekali lagi menjadi sasaran nyanyian rasis.

Pemain internasional Brasil itu menjadi sasaran nyanyian dari beberapa penonton di stadion Mestalla saat Real Madrid kalah 1-0 dari Valencia, Minggu.

Dalam laga tersebut, Real Madrid gagal menghasilkan poin saat menantang tim yang sedang berjuang menjauhi degradasi, Valencia, pada pekan ke-35 Liga Spanyol 2022-2023.

Bertindak sebagai tamu di Stadion Mestalla, Minggu (21/5/2023), Real Madrid tumbang 0-1 dari Valencia.

Gol tunggal Diego Lopez membuat skuad asuhan Carlo Ancelotti pulang dengan kepala tertunduk.

Kekalahan Madrid semakin terasa pahit lantaran Vinicius Junior diganjar kartu merah.

Akibat hasil minor ini, El Real turun satu setrip ke peringkat ketiga klasemen sambil mengantongi 71 poin dari 35 penampilan.

Sementara itu, Valencia melesat menuju tangga ke-13 dari sebelumnya menghuni posisi ke-16 atau dua baris di atas zona degradasi.

Jalannya pertandingan

Valencia memberikan tekanan bertubi-tubi terhadap pertahanan Madrid sejak kick-off.

Meski tampil ofensif, tim tuan rumah baru menciptakan peluang matang pada menit ke-15 melalui kaki Andre Almeida.

Pemain bernomor punggung 18 itu mencoba peruntungan dari luar kotak penalti.

Usaha dia gagal berbuah gol setelah bola jatuh tepat di pelukan kiper Thibaut Courtois.

Masuk menit ke-30, gantian Madrid yang mengusik pertahanan Valencia melalui tendangan bebas Karim Benzema.

Tembakan mendatar sang striker berhasil melewati pagar hidup, tetapi kemudian laju bola dihentikan oleh kiper Giorgi Mamardashvili.

Valencia-lah yang akhirnya membuka keunggulan lebih dulu.

Gol Los Che tercipta pada menit ke-33 usai Diego Lopez mensontek umpan silang mendatar di mulut gawang.

Javi Guerra nyaris menambah pundi-pundi gol Valencia pada menit ke-39 lewat sepakan di area kotak penalti.

Namun, peluang tersebut dipatahkan oleh Courtois yang lagi-lagi melakukan penyelamatan.

Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama selesai.

Selepas rehat, tepatnya menit ke-54, Diego Lopez mengkreasi peluang emas dengan gerakan cut inside dan diakhiri tembakan kaki kiri.

Sial bagi sang bomber karena upayanya dimentahkan Courtois.

Hanya selang satu menit, Madrid juga mendapati kegagalan ketika sepakan voli Rodrygo melebar tipis di samping gawang Valencia.

Pertandingan dinodai sedikit insiden saat bek Valencia, Eray Comert, melakukan kecurangan pada menit ke-70.

Dia secara sengaja menyepak bola yang sedang tidak dimainkan.

Tendangan tersebut membuat si kulit bulat mengenai bola yang sedang digiring Vinicius sehingga keluar lapangan.

Imbasnya, Comert diganjar kartu kuning.

Insiden tidak berhenti sampai di sana.

Laga juga sempat memanas lantaran Vinicius diduga mendapat hinaan rasialis dari suporter tuan rumah.

Keributan pun tak terhindarkan.

Pertandingan kembali dilanjutkan. Namun, saat waktu tambahan, lagi-lagi terjadi momen panas karena Vinicius berkelahi dengan Mamardashvili.

Setelah dilakukan pemantauan lewat VAR, winger timnas Brasil itu terbukti mendorong wajah sang kiper.

Vinicius pun harus menerima ganjaran berupa kartu merah langsung. 

Pertarungan penuh drama ini berakhir dengan kemenangan satu gol buat Valencia.

Valencia 1-0 Real Madrid (Diego Lopez 33')

Valencia: 25-Giorgi Mamardashvili, 14-Jose Gaya, 24-Eray Comert, 2-Thierry Correia, 15-Cenk Ozkacar, 18-Andre Almeida, 17-Nico Gonzalez, 36-Javi Guerra, 7-Edinson Cavani, 9-Justin Kluivert, 40-Diego Lopez

Pelatih: Ruben Baraja

Real Madrid: 1-Thibaut Courtois, 22-Anotnio Ruediger, 23-Ferland Mendy, 3-Eder MIlitao, 17-Lucas Vazquez, 19-Dani Ceballos, 18-Aurelien Tchouameni, 12-Eduardo Camavinga, 9-Karim Benzema, 11-Marco Asensio, 20-Vinicius Junior

Pelatih: Carlo Ancelotti

Artikel tayang di Bolasport.com

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved