Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen, Baca 1 Korintus 3:18-19, Jangan Menipu Diri Sendiri

Salah satu wujud atau bentuk hidup takut akan Tuhan adalah tidak merasa diri berhikmat dan tidak merasa diri benar atau tidak berdosa.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Pixabay
Renungan Harian Kristen, Baca 1 Korintus 3:18-19, Jangan Menipu Diri Sendiri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dunia ini paggung sandiwara, begitu kutipan sebuah lagu.

Sehingga terkadang banyak orang yang terjebak dalam sebuah sandiwara kehidupan.

Bahkan tak jarang menipu diri sendiri.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Kolose 4:2, Kehidupan Doa

Renungan Harian Kristen kali ini berjudul Jangan Menipu Diri Sendiri

Baca 1 Korintus 3:18-19 sebagai referensi

Sadar atau tidak, sengaja atau tidak, secara tidak langsung terkadang kita suka menipu diri sendiri. Benarkah?

Ketika kita merasa diri sendiri benar dan berhikmat, maka saat itulah kita telah menipu diri sendiri. Bahkan hal itu sebenarnya yang sering menjadi senjata pamungkas iblis.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Baca 1 Korintus 3:16-17, Jaga Kekudusan Bait Allah

Iblis berusaha menggoda orang benar atau orang beriman untuk melakukan yang jahat dan dosa. Ketika iblis tak mampu mencari kesalahan kita, maka iblis akan mendorong kita merasa diri benar dan menganggap diri paling layak.

Akhirnya kita jatuh dalam dosa, menjadi sombong rohani, bahkan angkuh dan tidak dapat ditegur. Ketika kita ditegur, dikoreksi atau dikritik, maka kita marah karena merasa diri yang paling benar dari yang lainnya.

Inilah yang diingatkan oleh Rasul Paulus kepada jemaat mula-mula di Korintus. Paulus melihat bahwa banyak orang percaya pengikut Yesus merasa diri paling benar, dan menganggap yang lain tidak.

Menganggap diri berhikmat dan orang lain bodoh. Bahkan Paulus menegaskan bahwa jika kita menganggap diri berhikmat, itu adalah kebodohan. Karena sesungguhnya, hikmat manusia adalah kebodohan di hadapan Tuhan.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, 1 Tesalonika 5:11, Dorongan yang Membangun

Apalagi jika kita hidup tidak berhikmat dan menganggap berhikmat menurut ukuran kita. Itu adalah kemunafikan.

Adalah hipokrit (munafik), jika kita mengatakan atau mengaku diri benar atau tidak berdosa, padahal jelas-jelas tidak ada satupun manusia yang tidak berdosa.

Itulah yang dikritik dan diingatkan Rasul Paulus kepada kita juga saat ini. Karena itu dia meminta umat Tuhan agar tidak hidup menipu diri sendirinya sendiri. Dengan demikian kita telah berdosa baik terhadap diri kita sendiri, maupun kepada Tuhan.

Berhikmat menurut ukuran manusia, adalah kebodohan. Kepintaran dan kecerdasan manusia, adalah kebodohan. Sebab manusia mengukur hidupnya menurut cara pandangnya yang terbatas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved