Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Jumat 28 April 2023

Bacaan Alkitab - Yohanes 20:27-28 Credo Tomas, Credo Kita

Tomas dan 10 murid Yesus sama-sama kaget ketika melihat Yesus yang menampakkan diri kepada mereka.

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Istimewa.
Tomas adalah salah seorang dari keduabelas murid Yesus menurut catatan keempat Injil dan Kisah Para Rasul. 

  Yohanes 20:27-28
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tomas dan 10 murid Yesus sama-sama kaget ketika melihat Yesus yang menampakkan diri kepada mereka.

Apalagi saat itu Dia dengan cinta dan kasih-Nya langsung menyapa mereka dengan kata berkat: _"damai sejahtera menyertai kamu"._

Para murid tidak perlu lagi meyakinkan Tomas tentang kebangkitan Yesus. Karena dia sudah melihat langsung dengan mata kepalanya sendiri, tanpa harus dijelaskan dan dibuktikan oleh mereka.

Kisah Tomas, Murid Yesus yang Sempat Ragu dengan Kebangkitan Tuhannya
Kisah Tomas, Murid Yesus yang Sempat Ragu dengan Kebangkitan Tuhannya (istimewa)

Tidak hanya itu. Yesus malah memersilahkan Tomas membuktikan sendiri apa yang menjadi tanda tanya atau yang dipertanyakannya kepada para murid.

Yesus menyuruh Tomas dan menyilahkan dia menyucukan jarinya ke bekas paku di kaki dan tangan Yesus serta menyucukan tangannya ke lobang bekas tombakan di lambung Yesus yang mematikan-Nya di atas Kayu Salib.

Melihat Yesus yang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka saja, sudah cukup bagi Tomas untuk meyakini bahwa Yesus sudah bangkit.

Dan, bahwa benarlah Dia adalah Tuhan dan Juruselamat dunia. Bahwa semua yang Dia katakan sebelumnya yakni Dia akan menderita mati tetapi bangkit pada hari ketiga, terbukti dan terjadi. Semua nyata dan benar adanya.

Apalagi dalam Lukas 24:41-43, ketika itu Yesus bukan hanya berbicara kepada mereka dan menunjukkan bekas luka tanda paku dan tombak, tetapi Dia meminta makan kepada mereka. Merekapun memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng lalu memakannya di depan mereka.

Sehingga mereka semakin yakin dan percaya pada-Nya. Hal itu membuat mereka semuanya bersukacita dalam Dia.

Saat itulah Tomas menyatakan kekaguman-Nya dan mengungkapkan credo di hadapan Yesus. Katanya: _"Ya Tuhanku dan Allahku."

_ Itulah pengakuan iman Tomas, yang tadinya tidak percaya karena menggunakan akalnya untuk menilai kebangkitan Yesus. Akhirnya dengan iman dia bisa membuktikan bahwa Yesus benar-benar telah bangkit.

Credo (bahasa Latin) atau Kredo artinya pernyataan atau pengakuan kepercayaan dan keyakinan atau pengakuan iman kepada Tuhan. Kredo Tomas itu adalah Kredo semua orang percaya kepada Yesus atau orang Kristen. Bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah kita, Dia Juruselamat dunia.

Demikian firman Tuhan hari ini.

  Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."
  Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" (ay 27-28)

Penampakkan Yesus kepada murid-murid-Nya dan Tomas membuktikan bahwa semua yang Yesus katakan dan semua nubuatan tentang Dia adalah benar.

Karena memang demikianlah realitasnya bahwa Yesus adalah Tuhan dunia, Dialah Tuhan yang berkuasa atas seluruh alam semesta, baik di dunia maupun sampai dengan berakhirnya alam semesta itu. Karena Dialah Raja Yang kekal, dari kekal sampai kekal. Tidak ada Tuhan seperti Dia.

Prilaku Tomas yang tidak percaya sebelum melihat, terkadang mewakili egoisme dan kepribadian kita manusia di masa kini.

Kita suka mengukur Tuhan dengan cara pandang dan akal pengetahuan kita. Bahkan terkadang Tuhan kita abaikan karena keinginan dan bahkan keserakahan kita.

Cara berpikir dan orientasi pada keuntungan pribadi dengan ukuran-ukuran duniawi sering mendominasi kita. Sehingga kita mengabaikan kehendak Tuhan dan lebih memilih keuntungan pribadi dan kelompok.

Kita terkadang seperti Tomas dalam hal cara hidup yang lama. Karena itu, ikutilah juga cara hidup Tomas yang baru dengan orientasi pada pengakuan iman dan hidup dalam iman.

Yakni hidup dalam pertobatan yaitu hidup dalam iman yang sungguh kepada Kristus sesuai dengan credo Tomas.

Pengakuan iman atau credo Tomas, haruslah menjadi credo kita. Tetapi bukan hanya menjadi credo di bibir saja, namun harus nampak dan berdampak dalam cara hidup kita yang menyenangkan hati Tuhan Yesus.

Teladanilah sikap dan prilaku hidup Tomas setelah mengubah hidupnya dari mengandalkan akal menjadi hidup dengan berorientasi atau berdasar pada iman.

Tomas akhirnya menjadi penginjil yang sangat terkenal di India setelah Credonya itu. Kitapun hendaknya demikian. Jadikanlah credo Tomas sebagai credo kita sekaligus sebagai tekad bagi kita untuk terus hidup dalam iman.

Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik dan benar. Beritakan lah Injil sesuai credo kita. Maka kita pasti menikmati kehidupan berlimpah berkat dan mewarisi sorga mulia bersama Kristus, selamanya. Amin

DOA: Tuhan Yesus, teguhkan kami hidup dalam iman yang sungguh kepada-Mu, sesuai credo kami. Pakailah kami menurut kehendak kuasa dan kasih-Mu. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved