Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Amalan Islam

Bacaan Doa Setelah Bangun Tidur yang Diajarkan Bagina Rasulullah Muhammad SAW kepada Umat Islam

Dengan berdoa, seorang hamba memohon kepada Tuhannya dengan penuh pengharapan agar permohonannya itu terkabul.

Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
pexels.com
Ilustrasi tidur - Islam mengajarkan banyak doa-doa yang dianjurkan untuk diamalkan oleh umat. Salah satunya doa bangun tidur. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Doa merupakan salah satu cara untuk mengingat Allah

Dengan berdoa, seorang hamba memohon kepada Tuhannya dengan penuh pengharapan agar permohonannya itu terkabul. 

Ada banyak doa-doa yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Salah satunya doa setelah bangun tidur.  

Doa setelah bangun tidur juga dianjurkan oleh Nabi. 

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhari & Muslim Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Setan membuat ikatan sebanyak tiga kali pada tengkuk kepala seseorang di antara kalian bila ia tidur.

Pada tiap ikatan setan memukulnya seraya mengatakan, “Engkau akan menjalani malam yang panjang, tidurlah (dengan nyenyak).”

Apabila ia terbangun dan berdoa kepada Allah, maka terbukalah satu ikatannya.

Bila ia berwudu, maka terbuka pula satu ikatan lagi; dan bila ia salat, maka terbukalah semua ikatannya, hingga di pagi harinya ia bersemangat dan penuh kesegaran; tetapi jika tidak demikian, maka di pagi harinya ia menjadi lesu dan malas.”

Berikut doa-doa setelah bangun tidur yang diajarkan Nabi:

1. 

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، رَبِّ اغْفِرْ لِي

Subhaanallah wal hamdulillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar wala haula walaa quwwata illa billahi. Robbighfirlii. 

Artinya: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah. Dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Allah Mahabesar, dan tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Ya Tuhanku berilah ampunan bagiku.

2. 

كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِه قال: بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأَمُوتُ وَإِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Apabila beristirahat di peraduannya, Rasulullah selalu mengucapkan doa, “Dengan menyebut asma-Mu, ya Allah, aku hidup dan mati.” 

Dan apabila beliau terbangun dari tidurnya mengucapkan, “Segala puji bagi Allah SWT Yang telah menghidupkan kami sesudah mematikan kami, dan hanya kepada-Nyalah (kami) dikembalikan.” (HR. Bukhari)

3

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ: الْحَمْدُ للهِ الَّذِي رَدَّ علَي رُوحِي وَعَافَانِي فيِ جَسَدِي وَأَذِنَ لِي يَذْكُرْهُ

Artinya; Apabila seseorang di antara kalian terbangun, hendaklah mengatakan, “Segala puji bagi Allah Swt Yang telah mengembalikan ruhku kepadaku memberikan kesehatan pada tubuhku, dan memperkenankan diriku untuk berzikir kepada-Nya.” (HR. Tirmizi & An-Nasai)

4.

مَا مِنْ عَبْدٍ يَقُولُ عِنْدَ يَقُولُ عِنْدَ رَدَّ اللهُ تعالى رُوحَهُ: لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيرٌ إِلَّا غَفَرَ اللهُ تعالى لَهُ ذُنُوبَهُ وَلََوْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ البَحْرِ

Tiada seorang hamba pun yang mengucapkan doa berikut ketika Allah Swt mengembalikan ruh kepadanya, “Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala puji. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,” melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya, sekalipun banyaknya seperti buih di laut.” (HR. Ibnu Sinni)

5. 

مَا مِنْ رَجُلٍ يَنْتَبِهُ مِنْ نَوْمِهِ فَيَقُولُ: الْحَمْدُ للهِ الَّذِي خَلَقَ النَّوْمَ  وَالْيَقْظَةَ، الْحَمْدُ للهِ الَّذِي بَعَثَنِي سَالِمًا سَوِيًّا، أَشْهَدُ أَنَّ اللهَ يُحْيِي الْمَوْتَى وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيرٌ. إِلَّا قَالَ اللهُ تَعَالَى صَدَقَ عَبْدِي

Tiada seorang pun yang bangun dari tidurnya lalu mengucapkan, “Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan tidur dan jaga. Segala puji bagi Allah Yang telah membangunkan diriku dalam keadaan selamat dan sempurna. Aku bersaksi bahwa Allah Swt yang menghidupkan orang. orang yang mati, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,” melainkan Allah Swt,akan berfirman, “Benarlah hamba-Ku.” (HR. Ibnu Sinni)

6.

 وَبِحَمْدِكَ أَسْتَغْفِرُكَ لِذَنْبِي وَأَسْأَلُكَ رَحْمَتَكَ  اللَّهُمَّ زِدْنِي عِلْمًا وَلَا تُزِغْ قَلْبِي بَعْدَ إِذْ هَدَيتَنِي وَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Bahwa Rasulullah Saw apabila bangun dari tidurnya di malam hari selalu mengucapkan doa, “Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, ya Allah; aku memohon ampun kepada-Mu karena dosa dosaku dan aku memohon rahmat-Mu. Ya Allah, berilah aku tambahan ilmu dan janganlah Engkau jadikan hatiku condong kepada kesesalan sesudah Engkau memberi petunjuk kepadaku, dan karuniakanlah kepadaku kasih sayang dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau adalah tuhan Yang Maha Pemberi” (HR. Abu Daud).

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved