Manado Sulawesi Utara
Stok Kelelawar di Manado Sulawesi Utara Terbatas, Penjual Harus Beli dari Makassar
Sulut adalah gudangnya menu makanan ekstrem. Salah satu menu ekstrem yang digilai adalah kelelawar atau paniki dalam bahasa lokal.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulut adalah gudangnya menu makanan ekstrem.
Salah satu menu ekstrem yang digilai adalah kelelawar atau paniki dalam bahasa lokal.
Kelelawar termasuk menu ekstrem mahal.
Harganya bisa mencapai 75 ribu per kilo.
Agi seorang penjual daging paniki di Pasar Karombasan Manado, Sulawesi Utara, menuturkan, harga Kelelawar mahal gara - gara stok terbatas.
"Kelelawar musti diimpor dari Makassar," kata dia Selasa (18/4/2023).
Menurut dia, kelelawar tak ada di Sulut.
Di Makassar, sebut dia, ada satu pulau yang banyak dihuni kelelawar.
Ia mengaku hanya menjual kelelawar di waktu tertentu.
"Hanya kalau ada pesanan baru saya jual," kata dia.
Ungkap dia, cara masak kelelawar lebih ruwet dari anjing.
Tahap pertama, kelelawar musti direbus selama setengah jam.
"Ini untuk membersihkan tubuhnya," kata dia. Untuk bumbu, ujarnya, mirip dengan ayam kari.
Tak banyak yang tahu, jika kelelawar punya daya sembuh tinggi.
"Hati dari kelelawar itu katanya bisa sembuhkan penyakit asma," kata dia.
Baca juga: Satreskrim Polresta Manado Gelar Buka Puasa Bersama, Begini Pesan Kompol Sugeng Wahyudi Santoso
Baca juga: Ekspresi JAK Saat Sidang Paripurna DPRD Sulawesi Utara, Surat Usulan Pergantiannya Dibacakan
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Potret-Kelelawar-atau-paniki-dijual-di-pasar-Manado-Sulawesi-Utarafhfghfgh.jpg)