Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Tadi Dini Hari, Seorang Perempuan Tewas, Mobil yang Dibawa Ayahnya Menabrak Truk

Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Gresik, tepatnya di Jalan Raya Wotan, kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik

Editor: Glendi Manengal
Tribun Medan/Anugrah Nasution
Foto ilustrasi kecelakaan maut 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Wotan, kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan mobil dan truk.

Akibat kecelakaan tersebut satu orang meninggal dunia.

Baca juga: Sinopsis Drama Korea Duty After School: Part 2, Drakor Terbaru Shin Hyun Soo, Buntut Aksi Letnan Lee

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul O7.28, Seorang Anggota DPRD Tewas di Tempat, Tertabrak Mobil saat Menyebrang

Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.

Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.

Namun walaupun kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.

Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.

Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.

Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.

Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Gresik, tepatnya di Jalan Raya Wotan, kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Minggu (16/4/2023) dini hari. 

Akibat kecelakaan ini, seorang penumpang mobil tewas. 

Kecelakaan maut ini melibatkan mobil Toyota Calya S 1153 CF yang dikemudikan Abu Bakar Al Kaf (52), warga jalan Pemuda, Kelurahan Kutorejo, Kabupaten Tuban.

Dia mengendarai mobil terebut bersama putrinya, Aisyah (21).

Mobil Toyota Calya berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang di Jalan Raya Wotan Kecamatan Kabupaten Gresik.

"Saat melintas di jalan tanjakan menikung ke utara pengemudi Toyota Calya tidak bisa menguasai setir sehingga oleng ke kanan (utara) melewati marka as jalan sehingga membentur Kendaraan Truck Dump W 8247 UE," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Wiji Mulyono, Minggu (16/4/2023).

Mobil Toyota Calya pun rusak parah di bagian depan.

Sementara Abu Bakar Al Kaf sebagai pengemudi mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Panceng.

Sedangkan putrinya, Aisyah, meninggal dunia dan jenazahnya langsung dievvakuasi ke RSUD Ibnu Sina, Gresik.

"Anaknya bernama Aisyah meninggal dunia dengan luka di kepala," tambahnya

Sementara dump truk hanya mengalami rusak di bagian depan saja. Dump truk tersebut dikemudikan Bandong Hari Senoaji (20) asal Punggur, Desa Jatipunggungur, Lengkong, Nganjuk dalam kondisi selamat.

Tips Hindari Kecelakaan di Jalan

Meski telah berhati-hati, pengemudi mobil harus memahami, bila kecelakaan yang terjadi bisa datang dari kendaraan bermotor lain.

Untuk itu, kita sebagai pengemudi kendaraan wajib mengetahui tanda-tanda dari mobil di sekitar pengguna jalan lain.

Lantas, seperti apa tanda-tanda dari kendaraan lain yang menjadi indikasi kecelakaan?

Dirangkum dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tanda-tanda sekitar mobil dari pengguna jalan lain yang harus diperhatikan demi keamanan bersama agar terhindar dari kecelakaan:

1. Manuver sembarangan

Masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak mau mematuhi aturan lalu lintas sehingga melakukan manuver sembarangan yang berbahaya.

Seperti, pindah lajur tanpa mengindahkan mobil lain di sekitarnya.

Begitu melihat ada yang seperti itu, jangan ragu untuk segera menjaga jarak aman dan tidak terprovokasi oleh tindakan mereka.

2. Melawan arah jalan

Tidak hanya sepeda motor, pemakai mobil pun ada yang nekat melawan arah demi kepentingannya sendiri.

Meskipun salah, namun tetap lebih baik jika Anda tidak terpancing emosinya.

Serta menjaga jarak aman dengan cara menghindar kalau terlihat ada yang melakukan perilaku salah tersebut.

3. Sein kanan padahal belok kiri

Gurauan ini banyak terdengar untuk mengomentari pengguna jalan yang tidak peduli cara memberikan sinyal belok dengan aman.

Alhasil, bukannya menyalakan lampu sein yang sesuai arah, malah abai dan menyalakan lampu sein yang salah, bahkan tidak memberikan isyarat apapun.

Jaga jarak aman kalau Anda menemukan tipe pengemudi seperti ini.

4. Bermain ponsel

Dengan alasan sibuk atau mau tetap eksis di media sosial, beberapa pengemudi tetap bermain ponsel ketika mengemudi mobil.

Padahal perilaku tersebut dapat mendistraksi fokus dan kewapadaan sehingga melakukan tindakan ceroboh, seperti pindah lajur tanpa sadar atau lupa mengerem.

Segera hindari dan beri jarak aman waktu bertemu pengemudi seperti ini.

5. Lampu rem mati

Masih banyak pengemudi yang tidak peduli lampu rem mobilnya berfungsi atau tidak.

Padahal, lampu rem yang mati membuat pengemudi lain tidak tahu kapan mobil atau sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan.

Hindari mengikuti dari belakang kendaraan yang lampu remnya mati, seperti dengan pindah lajur atau menyalip kalau aman.

6. Membunyikan klakson seenaknya

Mungkin Anda pernah terganggu oleh pengemudi lain yang menyalakan klaskon tanpa alasan yang jelas, seperti traffic light belum hijau tapi sudah berisik menekan klakson.

Meskipun kesal, tetap kendalikan emosi dan tidak perlu terpengaruh oleh sikap mereka.

Berikan jalan jika memungkinkan dan biarkan mereka melaju sehingga tercipta jarak aman.

Baca berita Tribun Manado lainnya di Google News

Telah tayang di Tribunmataraman.com

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved