Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Pukul 00.15 WIB, 2 Penumpang Tewas di Tempat, Truk Kecepatan Tinggi Tabrak Tembok

Kecelakaan Jalan Lintas Barat Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Lampung.

Editor: Glendi Manengal
Dok Polres Pringsewu
Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalinbar Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Lampung, Jumat (14/4/2023) dini hari. Dua penumpang truk tewas di lokasi kejadian. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan Jalan Lintas Barat Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Lampung.

Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan truk.

Akibat kecelakaan tersebut dua orang penumpang meninggal dunia.

Baca juga: Gempa Terkini Siang Ini Jumat 14 April 2023, Pusat Guncangan di Luat, Info BMKG Magnitudonya

Baca juga: Profil Michaela Elsiana Paruntu, Namanya Mencuat Bakal Gantikan JAK di DPRD Sulawesi Utara

Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.

Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.

Namun walaupun kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.

Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.

Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.

Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.

Kecelakaan tunggal truk bernomor polisi BE 8072 IX di ruas Jalan Lintas Barat Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Jumat (14/4/2023) pukul 00.15 WIB mengakibatkan dua penumpangnya meninggal dunia.

Kedua korban adalah Aprianto (46), warga Pekon Waluyojati, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, dan Haryono (40), warga Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

Truk berwarna kuning itu dikendarai Sukidi (46), warga Desa Sriwaylangsep, Kalirejo, Lampung Tengah.

Kasat Lantas Polres Pringsewu AKP Khoirul Bahri mengatakan, truk yang melaju dari arah Bandar Lampung menuju Pringsewu itu tidak berisi muatan.

"Truk diduga melaju dengan kecepatan tinggi," kata Khoirul, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya.

Saat melintas di jalan menikung, pengendara diduga tak bisa mengendalikan kemudi hingga truk tetap berjalan lurus.

Akibatnya truk keluar dari badan jalan dan menabrak tembok pagar rumah warga.

Akibat kejadian ini, Aprianto dan Haryono tewas di tempat kejadian.

Keduanya mengalami luka berat.

"Sementara sang pengemudi hanya mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian dan keterangan sejumlah saksi, truk melaju dari arah Bandar Lampung menuju Pringsewu dengan kecepatan tinggi.

Kemudian saat melintas di TKP yang kondisinya menikung tajam, truk itu melaju lurus sehingga keluar badan jalan lalu menabrak tembok pagar rumah.

Akibat peristiwa tersebut, truk mengalami rusak berat di bagian depan dan samping kiri.

Sementara tembok rumah yang ditabrak juga hancur.

Khoirul menyebut, proses evakuasi korban berjalan dramatis.

Upaya mengeluarkan kedua korban harus menggunakan alat berat.

Selain itu, kondisi korban yang terjepit susah untuk dikeluarkan.

"Alhamdulillah, setelah lebih kurang 1,5 jam, kedua korban sudah dievakuasi dan kendaraan yang terlibat kecelakaan juga sudah diamankan di kantor polisi," terang Khoirul.

Selain korban jiwa dan luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian materil mencapai Rp 15 juta.

Khoirul menduga insiden kecelakaan tersebut diakibatkan pengemudi mengantuk.

Pengemudi mengaku sedang mengemudi dalam kondisi tidak fit.

"Ya, dugaan awal karena lalainya pengemudi yang memaksakan diri mengemudi saat kondisi badan sedang lelah dan mengantuk, sehingga berdampak terjadinya kecelakaan," jelasnya. (Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya)

Tips Hindari Kecelakaan di Jalan

Meski telah berhati-hati, pengemudi mobil harus memahami, bila kecelakaan yang terjadi bisa datang dari kendaraan bermotor lain.

Untuk itu, kita sebagai pengemudi kendaraan wajib mengetahui tanda-tanda dari mobil di sekitar pengguna jalan lain.

Lantas, seperti apa tanda-tanda dari kendaraan lain yang menjadi indikasi kecelakaan?

Dirangkum dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tanda-tanda sekitar mobil dari pengguna jalan lain yang harus diperhatikan demi keamanan bersama agar terhindar dari kecelakaan:

1. Manuver sembarangan

Masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak mau mematuhi aturan lalu lintas sehingga melakukan manuver sembarangan yang berbahaya.

Seperti, pindah lajur tanpa mengindahkan mobil lain di sekitarnya.

Begitu melihat ada yang seperti itu, jangan ragu untuk segera menjaga jarak aman dan tidak terprovokasi oleh tindakan mereka.

2. Melawan arah jalan

Tidak hanya sepeda motor, pemakai mobil pun ada yang nekat melawan arah demi kepentingannya sendiri.

Meskipun salah, namun tetap lebih baik jika Anda tidak terpancing emosinya.

Serta menjaga jarak aman dengan cara menghindar kalau terlihat ada yang melakukan perilaku salah tersebut.

3. Sein kanan padahal belok kiri

Gurauan ini banyak terdengar untuk mengomentari pengguna jalan yang tidak peduli cara memberikan sinyal belok dengan aman.

Alhasil, bukannya menyalakan lampu sein yang sesuai arah, malah abai dan menyalakan lampu sein yang salah, bahkan tidak memberikan isyarat apapun.

Jaga jarak aman kalau Anda menemukan tipe pengemudi seperti ini.

4. Bermain ponsel

Dengan alasan sibuk atau mau tetap eksis di media sosial, beberapa pengemudi tetap bermain ponsel ketika mengemudi mobil.

Padahal perilaku tersebut dapat mendistraksi fokus dan kewapadaan sehingga melakukan tindakan ceroboh, seperti pindah lajur tanpa sadar atau lupa mengerem.

Segera hindari dan beri jarak aman waktu bertemu pengemudi seperti ini.

5. Lampu rem mati

Masih banyak pengemudi yang tidak peduli lampu rem mobilnya berfungsi atau tidak.

Padahal, lampu rem yang mati membuat pengemudi lain tidak tahu kapan mobil atau sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan.

Hindari mengikuti dari belakang kendaraan yang lampu remnya mati, seperti dengan pindah lajur atau menyalip kalau aman.

6. Membunyikan klakson seenaknya

Mungkin Anda pernah terganggu oleh pengemudi lain yang menyalakan klaskon tanpa alasan yang jelas, seperti traffic light belum hijau tapi sudah berisik menekan klakson.

Meskipun kesal, tetap kendalikan emosi dan tidak perlu terpengaruh oleh sikap mereka.

Berikan jalan jika memungkinkan dan biarkan mereka melaju sehingga tercipta jarak aman.

Baca berita Tribun Manado lainnya di Google News

Telah tayang di TribunLampung.co.id

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved