Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Tadi Pukul 05.40 WIB, 1 Orang Tewas, Mobil Pecah Ban lalu Terguling hingga Meledak
Mobil pikap L300 terbakar di Jalan Tol Tanjung Mulia- Binjai, masyarakat panik dengar empat kali ledakan, Rabu (12/4/2023).
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Tol Tanjung Mulia- Binjai.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan mobil pikap.
Akibat kecelakaan tersebut satu orang meninggal dunia.
Baca juga: 30 Rekomenadasi Poster Gambar Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2023, Cocok untuk Media Sosial
Baca juga: Belum Kunjung Diperbaiki, Begini Potret Terbaru Jalan Amblas di Kima Manado Sulawesi Utara
Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.
Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.
Namun walaupun kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.
Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.
Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.
Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.

Mobil pikap L300 terbakar di Jalan Tol Tanjung Mulia- Binjai, masyarakat panik dengar empat kali ledakan, Rabu (12/4/2023).
Menurut keterangan salah seorang warga, Nurhafifah mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 05:40 WIB, dimana mereka mendengar adanya suara ledakan sebanyak empat kali dari arah Jalan Tol Tanjung Mulia-Binjai.
"Pertama kami dengar suara ledakan ban, rupanya pas kami keluar rumah ada api nyambar nyambar gitu,langsung teriaklah kami kebakaran,kebakaran. Ada empat kali lah kami dengar ledakan tadi," Kata Nurhafifah kepada Tribun Medan Rabu (12/4/2023).
Ia menjelaskan, api pun sampai tumpah ke bawah Jalan Tol, akibat tumpahan minyak yang menyebabkan api sempat merambat hingga ke bawah jalan tol tersebut.
"Api nya tumpah mengikuti minyak itu kan, besar kali," Jelasnya.
Nurhafifah menyebutkan kebakaran mobil pikap tersebut tidak sampai merambat ke pemukiman warga, karena jarak rumah warga yang cukup jauh dari Jalan Tol Tersebut.
"Gak sampai lah ke rumah warga, karena jauh juga kan tempatnya. Cuman tadi apinya tumpah kebawah, misalnya ada rumah di bawah pasti terbakar,"ungkapnya.
Terpisah, saat di konfirmasi ke Piket Command Center E Damkar kota Medan mengatakan, untuk menjinakkan api, dua unit truk damkar dari UPT KIM.
"Dua unit truk turun ke lokasi, api padam sekira pukul 06:55 WIB," Katanya melalui pesan WhatsApp.
Ia mengatakan dalam kecelakaan tersebut diduga akibat mobil pikap tersebut mengalami pecah ban hingga terguling, dan menyebabkan korban jiwa dan luka.
Adapun identitas korban tewas bernama, Rahmatsyah warga Tembung Pasar III, Kecamatan Percut Seituan, kabupaten Deliserdang.
"Kecelakaan tunggal akibat pecah ban, satu orang tewas satu orang luka luka," Pungkasnya.
Tips Hindari Kecelakaan di Jalan
Meski telah berhati-hati, pengemudi mobil harus memahami, bila kecelakaan yang terjadi bisa datang dari kendaraan bermotor lain.
Untuk itu, kita sebagai pengemudi kendaraan wajib mengetahui tanda-tanda dari mobil di sekitar pengguna jalan lain.
Lantas, seperti apa tanda-tanda dari kendaraan lain yang menjadi indikasi kecelakaan?
Dirangkum dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tanda-tanda sekitar mobil dari pengguna jalan lain yang harus diperhatikan demi keamanan bersama agar terhindar dari kecelakaan:
1. Manuver sembarangan
Masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak mau mematuhi aturan lalu lintas sehingga melakukan manuver sembarangan yang berbahaya.
Seperti, pindah lajur tanpa mengindahkan mobil lain di sekitarnya.
Begitu melihat ada yang seperti itu, jangan ragu untuk segera menjaga jarak aman dan tidak terprovokasi oleh tindakan mereka.
2. Melawan arah jalan
Tidak hanya sepeda motor, pemakai mobil pun ada yang nekat melawan arah demi kepentingannya sendiri.
Meskipun salah, namun tetap lebih baik jika Anda tidak terpancing emosinya.
Serta menjaga jarak aman dengan cara menghindar kalau terlihat ada yang melakukan perilaku salah tersebut.
3. Sein kanan padahal belok kiri
Gurauan ini banyak terdengar untuk mengomentari pengguna jalan yang tidak peduli cara memberikan sinyal belok dengan aman.
Alhasil, bukannya menyalakan lampu sein yang sesuai arah, malah abai dan menyalakan lampu sein yang salah, bahkan tidak memberikan isyarat apapun.
Jaga jarak aman kalau Anda menemukan tipe pengemudi seperti ini.
4. Bermain ponsel
Dengan alasan sibuk atau mau tetap eksis di media sosial, beberapa pengemudi tetap bermain ponsel ketika mengemudi mobil.
Padahal perilaku tersebut dapat mendistraksi fokus dan kewapadaan sehingga melakukan tindakan ceroboh, seperti pindah lajur tanpa sadar atau lupa mengerem.
Segera hindari dan beri jarak aman waktu bertemu pengemudi seperti ini.
5. Lampu rem mati
Masih banyak pengemudi yang tidak peduli lampu rem mobilnya berfungsi atau tidak.
Padahal, lampu rem yang mati membuat pengemudi lain tidak tahu kapan mobil atau sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan.
Hindari mengikuti dari belakang kendaraan yang lampu remnya mati, seperti dengan pindah lajur atau menyalip kalau aman.
6. Membunyikan klakson seenaknya
Mungkin Anda pernah terganggu oleh pengemudi lain yang menyalakan klaskon tanpa alasan yang jelas, seperti traffic light belum hijau tapi sudah berisik menekan klakson.
Meskipun kesal, tetap kendalikan emosi dan tidak perlu terpengaruh oleh sikap mereka.
Berikan jalan jika memungkinkan dan biarkan mereka melaju sehingga tercipta jarak aman.
Baca berita Tribun Manado lainnya di Google News
Telah tayang di Tribun-Medan.com
kecelakaan
Jalan Tol Tanjung Mulia- Binjai
mobil
meledak
kecelakaan tunggal
pecah ban
korban
meninggal
Kecelakaan Maut, Seorang Sopir Tewas, Truk Pengangkut Elpiji Tabrak Truk Tronton |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Polisi Tewas Korban Tabrak Lari, Korban Tinggalkan Istri dan 4 Anak |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Mahasiswi Tewas Tertabrak Truk, Maba Pulang Ospek Hampir Sampai Rumah |
![]() |
---|
Kronologi Polisi Tewas Ditabrak Truk yang Melaju dengan Kecepatan Tinggi |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Pemuda Tewas, Motor Rem Blong |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.