Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rapat Komisi III DPR

Heboh Emak-Emak Teriak saat Rapat Komisi III DPR dengan Polri, Minta Tolong ke Kapolri Listyo

Emak-emak teriak hebohkan ruang rapatKomisi III DPR dengan Polri. Minta tolong ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Editor: Frandi Piring
Kompas.com/Adhyasta Dirgantara
Emak-Emak Teriak saat Rapat Komisi III DPR dengan Polri, Minta Tolong ke Kapolri Listyo. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang wanita berpakaian putih tiba-tiba membuat heboh ruang Rapat Komisi III DPR RI saat rapat kerja antara Kapolri dan Komisi III DPR sedang berlangsung.

Wanita tersebut tampak marah-marah di balkon ruang rapat.

Emak-emak itu langsung berteriak kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari balkon ruang rapat.

Mulanya, Sigit sedang menjawab pertanyaan dari para anggota DPR. Lalu, tiba-tiba ibu-ibu tersebut berteriak.

Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Mahesa meminta agar ibu-ibu itu dikeluarkan dari ruang rapat.

"Tolong diamankan ya ini rapim, anda bukan anggota DPR. Atau saya keluarkan. Anda tidak punya nomor punggung," ujar Desmond, Rabu (12/4/2023).

Namun, ibu-ibu tersebut ternyata belum dikeluarkan dari balkon ruang rapat.

Dia pun melanjutkan 'interupsi'-nya tersebut kepada Sigit. Dia mengaku laporan polisi (LP) yang pihaknya layangkan tak kunjung diproses.

"Minta tolong, Pak Kapolri, LP kami sudah dua tahun pak telah ada ribuan orang, Pak," ucapnya.

Rapat Komisi III DPR RI dan Kapolri.
Rapat Komisi III DPR RI dan Kapolri. (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Kapolri Listyo Sigit rupanya mengatensi teriakan ibu tersebut. Sigit mengatakan akan menemui ibu-ibu itu.

"Biar saja. Nanti dia ketemu sama saya, enggak masalah," kata Sigit sambil menunjuk ke arah balkon.

"Jalan di tempat, ya Allah. Ribuan korban kami. Hampir Rp 500 miliar," teriak ibu-ibu.

Setelah itu, rapat kerja antara Kapolri dan Komisi III DPR kembali dilanjutkan.

Ibu-ibu tersebut tampak digiring keluar oleh pengamanan dalam (pamdal) DPR dan kepolisian.

Akan tetapi, dia tetap berteriak-teriak. Tidak lama kemudian, Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena) Irjen Wahyu Hadiningrat menemui ibu-ibu itu.

Tampak pula Kadiv Propam Irjen Syahardiantono ikut menemui ibu-ibu itu.

Kini, ibu-ibu tersebut dibawa oleh polisi ke dalam ruang tamu. Rapat Kapolri dan Komisi III DPR masih berlangsung.

Berdasarkan kertas yang dia bawa, ibu-ibu ini merupakan korban penipuan Koperasi NMSI.

Berita Populer TribunManado.co.id

Berita Update Portal TribunManado.co.id

Berita Update TribunManado.co.id di Google News

Artikel ini sebelumnya tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved