Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Terjadi Dua Insiden Kecelakaan Maut di Bantul Yogyakarta dalam Sehari, 2 Pemotor Tewas

Dua insiden kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (29/3/2023).

Editor: Tirza Ponto
Istimewa
Dua insiden kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (29/3/2023) yang menewaskan dua orang pengendara motor. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi dua insiden kecelakaan maut di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (29/3/2023).

Dalam insiden kecelakaan tersebut, dua orang dikabarkan tewas.

Adapun kecelakaan maut yang pertama melibatkan anggota TNI.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Imogiri- Siluk, tepatnya di simpang tiga Padukuhan Dogongan, Kalurahan Sriharjo, Imogiri, Bantul.

Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana

Kronologi kecelakaannya bermula saat Kapten Suwardi (56) warga Padukuhan Grojogan, Kalurahan Tamanan, Kapanewon Banguntapan, Bantul melaju menggunakan motor GL Pro AB 5619 NK dari arah Barat ke timur sekitar pukul 09.00 WIB.

Danramil Rongkop, Gunungkidul, ini memacu kendaraanya kecepatan sedang.

Saat di simpang tiga Dogongan, Supiyati menyeberang menggunakan astrea AB 4263 MK dari utara ke selatan.

"Jarak yang sudah terlalu dekat maka terjadilah Kecelakaan Lalu Lintas tersebut," kata Jeffry dalam keterangan diterima wartawan Rabu.

Akibat kejadian ini Suwardi mengalami memar kaki kiri dan patah bahu kiri dan dirawat di RSUD Panembahan Senopati Bantul.

Sementara Supiyati meninggal dunia.

Kedua kendaraan dibawa ke Mapolres Bantul untuk barang bukti.

Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan.

Kejadian kedua terjadi kecelakaan tunggal di timur jembatan Barongan Padukuhan Dukuh, Kalurahan Imogiri, Kapanewon Imogiri.

Jeffry mengatakan, kecelakaan bermula saat Warto (68) dan Muji Rahayu warga Purwosari, Baleharjo, Wonosari, Gunungkidul, berboncengan dari timur menuju ke Barat menggunakan sepeda motor vario AB 2270 GF sekitar pukul 10.45 WIB.

"Pengendara vario semakin menepi ke kiri dan kemudian menabrak tugu jembatan sehingga terjadilah peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut," kata Jeffry.

Dikatakannya Warto meninggal dunia di lokasi.

Sementara Muji Rahayu mengalami luka dan dibawa ke RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk perawatan.

Jeffry mengimbau kepada pengguna jalan untuk mematuhi peraturan lalu lintas, dan jika lelah lebih baik beristirahat. 

Baca juga: Video Kecelakaan Bus Umroh di Arab Saudi, Kendaraan Terbakar, 20 Orang Tewas

Cara Menghindari Kecelakaan

Saat ini jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.

“Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat.

Kesadaran ini membuat pengeemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.(*)

Baca juga: Kecelakaan Maut, Motor Pasutri Tercebur karena Tak Lihat Ada Selokan, Istri Terseret dan Tewas

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com

Baca Berita Lainnya : Google News

Baca Berita Tribun Manado di sini

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved