Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perampokan di Cilacap

3 Fakta Perampokan di Cilacap: Tembaki 2 Orang Termasuk Pemilik Toko, Bawa Kabur Uang Rp100 Juta

Simak 3 fakta perampokan disertai penembakan di Cilacap, Jawa Tengah pada Senin (27/3/2023) siang berikut ini.

Penulis: Tirza Ponto | Editor: Tirza Ponto
Istimewa/Instagram @andreli_48
Fakta perampokan disertai penembakan di Pondok Wungu RT 05 RW 05, Desa Kaliwungu, Kecamatan Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah pada Senin (27/3/2023) siang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi Perampokan di Cilacap pada Senin (27/3/2023) siang.

Lokasi tepatnya terjadi di Pondok Wungu RT 05 RW 05, Desa Kaliwungu, Kecamatan Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah.

Para pelaku diketahui berjumlah tiga orang dengan membawa senjata api.

Aksi sadis perampokan disertai penembakan tersebut pun direkam warga dan videonya viral di media sosial.

Kronologi perampokan disertai penembakan yang terjadi di Kedungreja Cilacap, Jawa Tengah Senin (27/3/2023).
Kronologi perampokan disertai penembakan yang terjadi di Kedungreja Cilacap, Jawa Tengah Senin (27/3/2023). (Instagram)

Simak tiga fakta terkait aksi sadis Perampokan di Cilacap yang dilansir dari berbagai sumber berikut ini:

1. Ditembak dari Jarak Dekat

Dikutip dari TribunJakarta.com, dari video yang beredar, terekam penggalan aksi perampokan sadis tersebut dari luar toko.

Terlihat detik-detik aksi para perampok keluar dari dalam toko sambil menyeret salah satu korban lalu membantingnya ke jalan.

Sementara seorang berbaju hitam mencoba menolong.

Nahas, perampok yang memegang senjata menembakkan pistolnya ke arah korban yang sudah terjatuh maupun ke pria yang berusaha hendak menolong.

Jarak penembakan sadis itu terbilang cukup dekat, sekira tidak sampai lima meter.

Nasirun dan Gunawan yang kena tembak mengerang keras.

Ketiga perampok lantas kabur menggunakan dua sepeda motor.

Sambil lalu memacu kuda besinya, masih terdengar sekali letusan tembakan.

Warga lain yang suaranya terdengar dalam video, berdiri cukup jauh dari lokasi perampokan sekaligus penembakan itu.

Warga tidak bisa berbuat apa-apa mengingat para perampok memiliki senjata api.

Salah satu warga terlihat hanya bisa berteriak "maling" sambil melempar batu ke arah perampok yang sudah melaju kabur.

Sementara, suara tangis juga terdengar dari salah satu perekam video yang beredar di media sosial.

2. Para Korban Terluka di Bagian Kaki

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban, Nasirun dan Gunawan saat ini sedang mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit di Sidareja.

Keduanya mendapat luka pada bagian kaki setelah ditembak oleh para pelaku.

Nasirun diketahui merupakan pemilik toko.

Baca juga: Kronologi Perampokan Berpistol di Cilacap, Beraksi di Siang Hari, Pelaku Bawa Kabur Uang Rp100 Juta

3. Bawa Lari Uang Rp 100 Juta di Siang Bolong

Dikutip dari TribunBanyumas.com, Perampokan di Cilacap tersebut terjadi pada siang hari sekira pukul 14.30 WIB.

Ketiga pelaku berhasil membawa kabur uang tunai kurang lebih Rp 100 juta, handphone dan juga cctv dari toko milik Nasirun.

Kesaksian Saksi Mata

Terduga pelaku perampokan sebuah toko di Cilacap sempat kembali ke TKP
Terduga pelaku perampokan sebuah toko di Cilacap sempat kembali ke TKP (Instagram @andreli_48)

Misalnya, Sariman, warga yang merupakan saksi mata melihat aksi perampokan yang melibatkan tiga pelaku dengan dua sepeda motor.

"Saya baru pulang dari sawah, mau cuci kaki, yang punya toko teriak minta tolong.

Beberapa warga lari mau minta tolong tapi takut.

Satu orang (pelaku) pegang pistol (berjaga) di luar," kata Sariman ketika ditemi TribunBanyumas.com, Selasa.

Tiga perampok berbagi peran, dua orang di dalam toko, satu orang mengawasi situasi sekitar, karenanya berjaga di luar toko.

"Semuanya takut mau nolong.

Saat itu, perampok pergi, ada batu saya mencoba melempar batu, tapi saya juta takut kena rumah," ujarnya.

Terpisah, Kapolresta Cilacap, Kombes Fannky Ani Sugiharto membenarkan kejadian ini.

"Terkait beredarnya video, benar bahwa telah terjadi pencurian dengan kekerasan di salah satu tempat di Desa Kaliwungu, Kedungreja," ungkap Fannky Ani Sugiharto dikutip dari TribunJateng.com, Senin (27/3/2023) malam.

Fannky menuturkan bahwa Satreskrim Polresta Cilacap saat ini sedang menganalisa dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

Seusai menerima informasi, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

"Olah TKP sudah dilaksanakan," ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolresta juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar kasus tersebut lebih cepat terungkap.

(TribunJateng.com) (TribunJakarta.com) (TribunBanyumas.com/Pingky Setiyo Anggraeni)

Baca juga: Komitmen Ganjar Pranowo Tanggulangi Terorisme Diapresiasi BNPT RI

Baca Berita Tribun Manado Lainnya : Google News

Baca Berita Terbaru di sini

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved