Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2023

Berikut Bacaan Doa Setelah Salat Witir di Bulan Ramadan 2023

Salat witir bisa dikerjakan di bulan apa pun tapi harus pada malam hari. Namun biasanya, di saat bulan Ramadan umat Muslim juga mengerjakan salat wit

Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Human Resources Online via Tribun Jogja
ilustrasi salat - Salat witir adalah salah satu dari amalan salat sunah yang dikerjakan pada malam hari. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Salat Witir adalah salah satu amalan sunah yang dikerjakan pada malam hari. 

Bisa dikerjakan sendiri maupun berjamaah.

Mulai dari satu rakaat hingga 11 rakaat. 

Namun biasanya yang umum dikerjakan adalah hingga tiga rakaat.

Salat witir bisa dikerjakan di bulan apa pun tapi harus pada malam hari. 

Namun biasanya, di saat bulan Ramadan umat Muslim juga mengerjakan salat witir berjamaah setelah salat tarawih. 

Berikut doa sesudah melaksanakan salat witir

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ اِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًاقَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ. اَللّٰهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخُشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللهُ يَااَللهُ يَااَللهُ يَااَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allahumma innaa nas’aluka iimaanan daaimaan, wan’asaluka qalban khaasyi’an.

Wanas’aluka ‘ilman naafi’an, wanas’aluka yaqiinan shaadiqon, wanas’aluka ‘amalan shaalihan, wanas’aluka diinan qayyiman, Wanas’aluka khairan katsiran, wanas’alukal ‘afwa wal’aafiyata, wanas’aluka tamaamal ‘aafiyati, wanas’alukasyukra ‘alal ‘aafiyati, anas’alukal ghinaa’a ‘aninnaasi.

Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu’anaa watadhorru’anaa ata’abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin.

Washallallaahu ‘alaa khairi khalqihi muhammadin wa’alaa aalihi washahbihi ajma’iina, walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiina.

Terjemahan

Wahai Allah.

Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap.

Kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu.

Kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat.

Kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar.

Kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh.

Kami memohon kepada-Mu agama yang lurus.

Kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak.

Kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat.

Kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna.

Kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia.

Wahai Allah, Tuhan kami.

Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu’an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami.

Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, Wahai Allah Wahai Allah Wahai Allah Wahai Dzat yang Paling Penyayang diantara para penyayang.

Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baiknya makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved