Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Viral Medsos

Akhirnya Terungkap Motif Mantri S Suntik Mati Kades, Ternyata Sosok Bidan NN yang Jadi Pemicu

Berikut ini motfi dan fakta Mantri suntik mati Kades yang berhasil dirangkum TRIBUNMANADO.CO.ID.

Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
kolase Tribunmanado/ HO
kolase foto yang berkaitan dengan Mantri S Suntik Mati Kades, Ternyata Sosok Bidan NN yang Jadi Pemicu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Heboh seorang Mantri suntik mati Kades.

Kasus ini pun menjadi viral di media sosial.

Mantri suntik mati Kades itu ternyata berinisial S.

Mantri S melakukan penyuntikan mati terhadap kades ternyata ada motifnya.

Berikut ini motfi dan fakta Mantri suntik mati Kades yang berhasil dirangkum TRIBUNMANADO.CO.ID.

Punggung Kades ditusuk suntik Mantri S

Seorang Kepala Desa bernama Salamunasir tewas setelah disuntik mati oleh seorang mantri berinisal S, pada Minggu (12/3/2023) lalu.

Mantri S menusukkan jarum suntik berisi cairan Sidiadryl Dyphenhydramine di punggung korban.

Kini terungkap cairan yang disuntikan ke tubuh Kades bernama Salamunasir.

Pengacara Mantri S, Raden Elang Mulyana mengatakan cairan dalam jarum suntik yang digunakan Mantri S untuk menusuk Salamunasir, adalah obat injeksi bermerek Sidiadryl Dyphenhydramine.

Dilansir dari sehatq.com, Sidiadryl injeksi adalah obat untuk meredakan gejala alergi, demam, dan pilek, mengatasi kesulitan tidur (insomnia), serta mencegah dan menangani mual, muntah, hingga pusing akibat mabuk perjalanan.

Obat ini termasuk obat keras yang harus menggunakan resep dokter dan injeksi mengandung zat aktif diphenhydramine hydrochloride.

Injeksi diphenhydramine digunakan untuk mengobati reaksi alergi, terutama pada orang yang tidak dapat mengonsumsi obat ini melalui mulut.

Zat aktif ini juga dapat digunakan untuk mengobati gejala penyakit parkinson.

Motif Mantri S suntik mati Kades

Akhirnya terungkap motif Mantri S suntik mati Kades.

Ternyata sosok bidan Novi Nufus alias NN pemicu mantri S beri suntikan Sidiadryl Dyphenhydramine ke Kades Salamunasir hingga tewas di Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten.

Dikabarkan, seorang Kepala Desa bernama Salamunasir tewas setelah disuntik mati oleh seorang mantri berinisal S, pada Minggu (12/3/2023) lalu.

Dalam salah satu kesempatan, Mantri S mengaku tak memiliki niat untuk membunuh korban.

Dia hanya ingin memberikan efek jera karena korban kerap dekat dengan istrinya, NN.

Diketahui Mantri S merasa terbakar api cemburu, setelah melihat foto istrinya yang berinisial NN, bersama Salamunasir sedang makan.

Raden Elang Mulyana mengatakan, pelaku beberapa kali menggingatkan sang istri kaitan masalah cemburu.

"Pelaku juga datang ke rumah korban untuk mengklarifikasi terkait dugaan perselingkuhan," kata Raden Elang.

Polisi minta bantuan cek kandungan obat injeksi Sidiandryl Dyphenhydramine

Polresta Serang Kota meminta bantuan ahli, untuk memeriksa kandungan obat injeksi Sidiandryl Dyphenhydramine.

"Kami sudah bersurat ke ahli agar mengecek kandungan itu (Sidiadryl Dyphenhydramine) nanti mereka yang menjelaskan,"kata Waka Polresta Serang Kota, AKBP Hujra Soumena, Senin (13/3/2023).

Menurut Hujra, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian Salamunasir, karena masih menunggu hasil autopsi tim forensik.

"Korban memang sudah diautopsi, tapi untuk hasilnya butuh waktu," ungkapnya.

Nasib Mantri S

Nasib Mantri S pun kini berakhir di jeruji besi.

Kini Mantri S sudah ditetapkan sebagai tersangka, setelah menjalani pemeriksaan selama satu hari.

Mantri S diamankan di RSUD Banten, saat mengantarkan Salamunasir menjalani perawatan medis.

Hujra menjelaskan, setelah korban mengalami sesak nafas usai disuntik, pelaku turut membawa korban ke RSUD Banten.

"Saat di rumah sakit kebetulan yang diduga pelaku masih berada di RS, pada saat itu juga diamankan," pungkasnya.

Kepala desa di Serang, Banten dibunuh pakai jarum suntik oleh seorang mantri
Kepala desa di Serang, Banten dibunuh pakai jarum suntik oleh seorang mantri (TribunBanten.com/Engkos Kosasih)

Sosok Bidan NN

Lantas, siapa sebenarnya NN dan bagaimana hubungan sebenarnya dengan Kades Salamunasir?

Ternyata istri Mantri S yakni ini Novi Nufus adalah seorang bidan di Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.

Sebulan sekali, warga Kampung Pasar, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang itu kerap mengadakan Posyandu di kampung-kampung yang ada di Desa tersebut.

Menurut Sekdes Curuggoong, Maskun, bidan NN dengan Salamunasir dekat karena berkaitan dengan profesi, semata.

"Kenal seperti biasa aja (Secara profesi).

Tersangka ada pikiran lain sehingga ada kesalahpahaman," kata Maskun.

Di sisi lain, isu perselingkuhan antara Salamunasir dengan bidan NN muncul.

Namun terkait hal ini, Maskun mangaku tidak mengetahui.

"Terkait masalah itu kita enggak mengetahui, cuma dekat juga secara profesi doang kan," tuturnya.

Mantri S cemburu lihat istrinya dekat dengan Salamunasir, diduga jadi penyebab dirinya menyuntikan Sidiadryl ke tubuh Kades di Serang tersebut.
Mantri S cemburu lihat istrinya dekat dengan Salamunasir, diduga jadi penyebab dirinya menyuntikan Sidiadryl ke tubuh Kades di Serang tersebut. (Kolase Tribun Style/TribunBanten)

Tak Ada Niat Membunuh

Sebelum menyuntikan Sidiandryl Dyphenhydramine, Mantri S ternyata sempat cekcok dengan korban.

"Pelaku cekcok dengan korban hingga emosi.

Berdasarkan pengakuan pelaku, alasan menyuntikan itu karena ingin memberikan efek jera biar lemas saja, tidak ada niat untuk membunuh," ungkap Raden Elang dikutip TribunStyle.com dari TribunBanten.com, Senin (13/3/2023).

Bahkan setelah korban mengalami, lemas dan sesak nafas, pelaku juga membantu membawa korban ke Puskesmas Padarincang, hingga ke RSUD Banten.

"Obat itu kan cuma obat alergi dan bisa menimbulkan lemas doang, tapi korban sesak nafas.

Sehingga pelaku juga kaget dan langsung membawa korban ke Puskesmas," pungkasnya.

Status Mantri S kini sudah menjadi tersangka, usai menusuk punggung Kades Salamunasir dengan jarum suntik berisi cairan obat injeksi.

Kronologi Pembunuhan

Salamunasir dibunuh oleh mantri S pada Minggu (12/3/2023) di kediaman pribadinya di Kampung Sukamanah, Kabupaten Serang pukul 12.30 WIB.

Salamunansir dibunuh oleh S dengan menggunakan jarum suntik berisi cairan atau obat.

Sebelum insiden pembunuhan terjadi, S mendatangi kediaman Salamunansir tapi yang bersangkutan sedang tidak ada di rumahnya.

Sedangkan yang ada di kediaman Salamunansir adalah istrinya.

Lantas S pun menyuruh istri Salamunansir untuk menelepon sang suami.

Tak berselang lama, Salamunansir datang ke rumah dan cekcok pun terjadi dengan S sekira pukul 12.30 WIB.

Seusai cekcok terjadi, S pun menusuk Salamunansir menggunakan jarum suntik yang dibawanya.

Sesaat setelah itu, rekan Salamunansir, Muhaemin langsung membawa korban ke Puskesmas Padarincang.

Kemudian, korban pun lalu dirujuk ke RSUD Banten.

Hanya saja, Salamunansir diduga tewas saat perjalanan menunju RSUD Banten.

Tak berselang lama, S pun ditangkap oleh polisi tak berselang lama setelah Salamunansir meregang nyawa.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kapolsek Padarincang AKP Karmana.

Di sisi lain Kasi Humas Poresta Serang Kota, AKP Iwan Sumantri mengungkapkan pihaknya masih mendalami motif yang dilakukan pelaku sehingga membunuh Salamunansir.

“Masih penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti. Motifnya belum ketahuan, nanti ya,” katanya.

“Pelaku sudah diamankan, perkaranya ditangani Polres Serang,” ujarnya.

Pelaku Berprofesi Mantri, Buka Praktek dan Banyak Warga Berobat

Menurut Ketua RT Bahraen, S merupakan mantri di RSUD Banten dan membuka praktek pengobatan pula di Kampung Sukaraja.

“Dia buka praktek di rumahnya, dia warga kampung Sukaraja, kalau tugasnya mah di RSUD Banten,” tuturnya.

Ketika S membuka praktek di kampungnya, Bahraen mengungkapkan banyak warga yang berobat ke tempatnya.

“Banyak masyarakat yang berobat kesana,” katanya.

Seorang mantri suntik kepala desa hingga tewas, kini terkuak cairan yang disuntikkan
Seorang mantri berinisial S suntik kepala desa hingga tewas. (TribunBanten.com / Freepik)

 

Artikel ini diolah dari TRIBUNMANADO.CO.ID dari artikel yang telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Motif Mantri Suntik Sidiadryl ke Kades di Serang hingga Tewas, Ngaku Cuma Ingin Bikin Korban Lemas

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com

Baca Berita Lainnya di: Google News

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved