Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Doa Islam

Doa Supaya Cepat Sembuh, Bacaan Latin dan Terjemahan Indonesia

Kumpulan doa supaya supaya cepat sembuh. Amalkan doa doa ini, berikut bacaan lengkap latin dan terjemahan Indonesia.

Kolase Tribun Manado/HO
Bacaan doa minta kesembuhan. Doa supaya cepat sembuh dari penyakit. Kumpulan doa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini kumpulan doa supaya diberi kesembuhan dari segala macam penyakit. 

Inilah 6 doa untuk kesembuhan dari berbagai penyakit. 

Amalkan doa doa ini setiap hari. 

(kumpulan doa lengkap: klik link)

Doa Menjenguk Orang Sakit Meminta Kesembuhan

Berikut adalah doa menjenguk orang sakit dikutip dari buku elektronik Kumpulan Doa Sehari-hari, Kemenag Jatim.

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Arab latin: Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba'sa. Isyfi. Antas syāfi. Lā syāfiya illā anta syifā'an lā yughādiru saqaman.

Artinya: "Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakit. Sembuhkanlah, Engkaulah penyembuh. Tak ada penawar selain dari penawar-Mu, penawar yang menghabiskan sakit dan penyakit."

Doa ini dibaca tiga kali, kemudian menyapukannya kepada badan orang sakit dengan tangan kanan, atau ketika kita menyapu badan orang sakit.

Perempuan berdoa. Doa minta kesembuhan.

Perempuan berdoa. Doa minta kesembuhan. (pexels.com)

Doa Supaya Sembuh dari Penyakit

Hal ini dilakukan Nabi Muhammad SAW ketika salah seorang keluarganya sakit. (HR. Al-Bukhârî dan Muslim).

امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

Arab latin: Imsahil ba’sa rabban naasi. Bi yadikas syifaa’u. Laa kaasyifa lahuu illaa anta

Artinya: "Hilangkanlah penyakit wahai Tuhan segala manusia. Di tangan-Mu kesembuhan. Tak ada yang menghilangkan penyakit, selain dari pada-Mu sendiri."

Ilustrasi berdoa. Inilah waktu mustajab untuk berdoa.

Dikutip dari nu.or.id, berikut beberapa doa yang dilafalkan Nabi Muhammad S.A.W untuk mendoakan orang sakit.

1. Menurut Abu Dawud dan At-Tirmidzi, Nabi Muhammad S.A.W, membaca doa sebanyak 7 kali di hadapan orang sakit. Doa ini, diharapkan dapat mengangkat penyakit yang diderita orang tersebut.

أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

Arab latin: As’alullāhal azhīma rabbal ‘arsyil ‘azhīmi an yassfiyaka.

Artinya, “Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 114).

2. Selain itu ada doa pendek dengan menyebut nama orang yang sakit. Menurut riwayat Imam Muslim, Nabi Muhammad S.A.W, menyebutkan nama Sa‘ad bin Abi Waqqash yang saait itu sedang sakit. Doa ini bisa diganti dengan nama orang yang sakit.

اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا

Arab latin: Allāhummasyfi Sa‘dan. Allāhummasyfi Sa‘dan. Allāhummasyfi Sa‘dan.

Artinya, “Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 114).

3. Ada doa pendek yang dibaca Rasulullah S.A.W ketika menjenguk seorang badui yang menderita demam. Bacaan ini dari riwayat Imam Bukhari dari Ibnu Abbas RA.

لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

Arab latin: Lā ba’sa thahūrun insyā’allāhu.

Artinya, “(Semoga) tidak apa-apa (sakit), semoga suci dengan kehendak Allah,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 115).

4. Selain untuk kesembuhan, doa ini untuk perlindungan dan pengampunan dosa bagi orang yang sakit. Doa ini dibaca Nabi Muhammad S.A.W ketika mengunjungi salah satu sahabatnya. Diriwayatkan Ibnu Sunni.

شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

Arab latin: Syafākallāhu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘āfāka fī dīnika wa jismika ilā muddati ajalika.

Artinya, “Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 115).

Berikut ini beberapa adab saat menjenguk orang yang Sakit:

1. Niat Ikhlas

2. Memilih waktu dan tempat yang tepat

3. Mendoakan orang yang sakit

4. Memberikan hadiah

5. Menasehati agar jadikan sakit sebagai peringatan

6. Menghibur dengan kata-kata yang baik.(Telah tayang di: TribunJogja.com )

Baca Berita Lainnya di: Google News

Berita Terbaru Tribun Manado: Klik Link

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved