TKW
Pantas Banyak TKW di Arab Saudi tak Pulang ke Indonesia, Ternyara Ada Faktor Lain
Arab Saudi menjadi satu di antara negara tujuan para Tenaga Kerja Wanita atau TKW untuk mengadu nasib.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tak semua TKW di Arab Saudi mendapatkan perlakuan buruk dari majikan.
bahkan banyak yang menjadi kesayangan majikan, hingga mereka betah.
Bukan hanya setahun atau dua tahun saja, banyak yang tinggal di Arab Saudi hingga belasan tahun.
Baca juga: Kisah Putri TKW di Hongkong, Telepon Keluarga Diam-diam Lantaran Dilarang Majikan Main Handphone

TKW di Arab Saudi. Tiga alasan TKW di Arab Saudi betah dan tak pernah pulang ke Indonesia. (YouTube Alman Mulyana)
Mereka betah lantaran majikan mereka sangat baik.
Selain itu, ada kebutuhan mendesak sehingga mereka harus terus bekerja.
Kebanyakan uang yang mereka dapat, dikirim ke Indonesia untuk keperluan keluarga.
Mereka pun banyak yang belum mengetahui kapan akan kembali ke Indonesia.
Baca juga: Kisah Nifta Ciayo TKW Indonesia, Rela Jaga Majikan di Rumah Sakit, Betah Lantaran Butuh Banyak Uang
Arab Saudi menjadi satu di antara negara tujuan para Tenaga Kerja Wanita atau TKW untuk mengadu nasib.
Para pekerja di sana sudah bertahun lamanya dan tidak pulang ke kampung halaman di Indoenia.
Kebanyak TKW bertujuan untuk memperbaiki kehidupan ekonomi mereka.
Terutama untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Baca juga: Kisah Isa TKW di Taiwan, Pakai Bahasa Isyarat Dengan Majikan Lantaran tak Tahu Bahasa Taiwan
Namun apa yang menjadi alasan para TKW sangat betah kerja di Arab Saudi sampai lupa kampung halaman.
Bekerja di Arab Saudi memang banyak membuat TKW bertahan karena butuh, atau mungkin juga betah.
Bahkan dalam momen tertentu seperti lebaran TKW tak bisa berkumpul bersama keluarga.
Namun lagi-lagi ada faktor membuat mereka tak pulang kampung.
Tentunya mereka punya alasan sendiri mengapa tak pulang dan tetap betah kerja di sana.
Seperti TKW yang berasal dari NTB ini, ia bekerja di Jeddah Arab Saudi sudah 17 tahun lamanya.
Dilansir dari YouTube Alman Mulyana, beberapa alasan TKW di Arab Saudi khusunya di Jeddah tak pernah pulang ke Indonesia.
"Bahkan ada yang 17 tahun gak pulang-pulang, karena banyak faktor ya," kata Alman Mulyana menjelaskan.
Ketika ditanya apa alasan yang membuat dirinya bertahan selama itu, TKW ini mengatakan karena beberapa faktor.
Selama 17 tahun bekerja di sana, ia juga tidak pernah pulang kampung karena kebutuhan anak-anaknya.
Pertama adalah untuk memenuhi kebutuhan anak-anak sehingga harus selalu bekerja setiap hari meski menahan rindu tak bertemu dengan anak dan keluarga di Indonesia.
"Gak pernah pulang. Karena pekerjaan, butuh. Karena anak-anak sekolah," katanya.
Alasan lainnya adalah gaji yang mereka dapatkan lumayan besar.
Gaji yang mencapai 3000 Real atau senilai Rp12 juta juga menjadi faktor TKW ini tak pernah pulang kampung.
Gaji yang diterimanya per bulan bila dirupiahkan mencapai Rp 10 juta.
Itu di luar baksis atau pemberian dari majikan seperti THR.
Bekerja di Arab Saudi maupun negara lainnya tentunya ada resiko seperti jauh dari keluarga, faktor budaya dan sebagainya.
"Jadi yang mau kerja di sini pertimbangkan matang-matang ya," imbuh Alman.
Lalu yang ketiga bebasnya kehidupan di Kota Jeddah, Arab Saudi.
Kehidupan bebas di Jeddah yang berbeda dengan Makkah Madinah membuatnya betah, tak hanya butuh.
"Kehidupan di Jeddah gak seperti kehidupan di Makkah Madinah, bebas," kata Alman.
Jadi menjadi hal yang wajar ketika para TKW lupa akan pulang kampung, menemui anak beserta keluarganya di rumah.
(Bangkapos.com/Widodo)
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ist_20180812_083739.jpg)