Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Pukul 15.30 WIB, Ibu dan Anak Tewas, Korban Hendak Belok lalu Ditabrak Truk

kecelakaan maut di Jalinbar,  34-35 Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Editor: Glendi Manengal
Kolase foto Tribun Lampung/Istimewa
Kondisi kendaraan sepeda motor dan truk usai alami kecelakaan hingga tewaskan ibu dan anak 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalinbar,  34-35 Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan sepeda motor dan truk.

Akibat kecelakaan tersebut dua orang meninggal dunia.

Baca juga: Gempa Bumi Terkini Minggu 12 Februari 2023, Pusat Guncangan di Laut, Info BMKG Magnitudonya

Baca juga: Chord Kamu Anggap Apa - Ghea Indrawari, Teganya Kamu Memilih Dia

Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.

Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.

Namun walaupun kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.

Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.

Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.

Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.

Ibu dan anaknya tewas kecelakaan di Pekon Tambahrejo Pringsewu, tepatnya di Jalinbar KM 34-35 Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (11/2/2023) sore sekira pukul 15.30 WIB.

Kasat Lantas Polres Pringsewu, Polda Lampung, AKP Khoirul Bahri, mengatakan kedua korban merupakan warga Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.

"Korban bernama Emi Susanti (41), ASN di Pemkab Pringsewu dan anaknya pelajar berusia 12 tahun,” ujar Khoirul.

Khoirul mengatakan kecelakaan bermula saat korban sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BE 6076 IU dari arah Pringsewu.

“Saat itu kedua korban hendak pulang menuju arah rumah yang berada di pekon Tambahrejo,” ujarnya.

Khoirul menjelaskan, lantaran karena rumah korban yang berada di sebelah jalan maka korban pun hendak berbelok ke arah kanan.

“Di saat korban hendak berbelok ke arah seberang, korban mengendarai sepeda motornya dari garis tengah marka jalan” kata Khoirul.

Lanjut Khoirul, namun nahas dari arah berlawanan datang kendaraan dump truk bernopol BE 8299 AJ dan langsung menghantam kedua korban.

Dia mengatakan, peristiwa itu terjadi lantaran jarak yang sudah terlalu dekat dengan korban yang posisinya berada di tengah jalan dan hendak menyeberang.

“Sehingga lakalantas tersebut jadi tidak dapat terelakan,” jelas Kasat Lantas Polres Pringsewu tersebut.

Akibat peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor yakni Emi Susanti mengalami luka berat pada bagian kepala serta bagian paha kanan.

“Nyawanya tidak tertolong meski sempat menjalani perawatan di RS Mitra Husada Pringsewu,” terang Khoirul.

Sementara sang anak tewas di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian wajah dan pundak.

Kemudian untuk pengemudi dump truk yakni, Tukidi (60) dan penumpang Rahmad (37) tidak mengalami luka-luka.

“Dan keduanya saat ini sudah dibawa ke Mapolres Pingsewu dan sedang menjalani pemeriksaan oleh unit Gakkum,” jelasnya.

Khoirul melanjutkan, kini pihaknya telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari para saksi serta mengamankan barang bukti seperti kendaraan dump truk dan sepeda motor korban.

Khoirul menjelaskan, kini pihak kepolisian masih mendalami atas peristiwa lakalantas yang terjadi pada Sabtu sore tersebut.

Tips Hindari Kecelakaan di Jalan

Meski telah berhati-hati, pengemudi mobil harus memahami, bila kecelakaan yang terjadi bisa datang dari kendaraan bermotor lain.

Untuk itu, kita sebagai pengemudi kendaraan wajib mengetahui tanda-tanda dari mobil di sekitar pengguna jalan lain.

Lantas, seperti apa tanda-tanda dari kendaraan lain yang menjadi indikasi kecelakaan?

Dirangkum dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tanda-tanda sekitar mobil dari pengguna jalan lain yang harus diperhatikan demi keamanan bersama agar terhindar dari kecelakaan:

1. Manuver sembarangan

Masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak mau mematuhi aturan lalu lintas sehingga melakukan manuver sembarangan yang berbahaya.

Seperti, pindah lajur tanpa mengindahkan mobil lain di sekitarnya.

Begitu melihat ada yang seperti itu, jangan ragu untuk segera menjaga jarak aman dan tidak terprovokasi oleh tindakan mereka.

2. Melawan arah jalan

Tidak hanya sepeda motor, pemakai mobil pun ada yang nekat melawan arah demi kepentingannya sendiri.

Meskipun salah, namun tetap lebih baik jika Anda tidak terpancing emosinya.

Serta menjaga jarak aman dengan cara menghindar kalau terlihat ada yang melakukan perilaku salah tersebut.

3. Sein kanan padahal belok kiri

Gurauan ini banyak terdengar untuk mengomentari pengguna jalan yang tidak peduli cara memberikan sinyal belok dengan aman.

Alhasil, bukannya menyalakan lampu sein yang sesuai arah, malah abai dan menyalakan lampu sein yang salah, bahkan tidak memberikan isyarat apapun.

Jaga jarak aman kalau Anda menemukan tipe pengemudi seperti ini.

4. Bermain ponsel

Dengan alasan sibuk atau mau tetap eksis di media sosial, beberapa pengemudi tetap bermain ponsel ketika mengemudi mobil.

Padahal perilaku tersebut dapat mendistraksi fokus dan kewapadaan sehingga melakukan tindakan ceroboh, seperti pindah lajur tanpa sadar atau lupa mengerem.

Segera hindari dan beri jarak aman waktu bertemu pengemudi seperti ini.

5. Lampu rem mati

Masih banyak pengemudi yang tidak peduli lampu rem mobilnya berfungsi atau tidak.

Padahal, lampu rem yang mati membuat pengemudi lain tidak tahu kapan mobil atau sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan.

Hindari mengikuti dari belakang kendaraan yang lampu remnya mati, seperti dengan pindah lajur atau menyalip kalau aman.

6. Membunyikan klakson seenaknya

Mungkin Anda pernah terganggu oleh pengemudi lain yang menyalakan klaskon tanpa alasan yang jelas, seperti traffic light belum hijau tapi sudah berisik menekan klakson.

Meskipun kesal, tetap kendalikan emosi dan tidak perlu terpengaruh oleh sikap mereka.

Berikan jalan jika memungkinkan dan biarkan mereka melaju sehingga tercipta jarak aman.

Telah tayang di Tribun Lampung

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved