Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Pukul 03.30 Wita, Seorang Mahasiswa Tewas, Bawa Motor Mabuk hingga Jatuh ke Selokan
kecelakaan tunggal di Jalan Adisucipto, tepatnya depan POM AU, Kelurahan Penfui, Kota Kupang, Sabtu 11 Februari 2023
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Adisucipto, Kelurahan Penfui, Kota Kupang.
Peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang libatkan kendaraan sepeda motor.
Akibat kecelakaan tersebut seorang pengendara motor meninggal dunia.
Baca juga: Gempa Bumi Terkini Pagi Ini Minggu 12 Februari 2023, Baru Saja Guncangan di Laut, Info BMKG
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 15.30 WIB, Ibu dan Anak Tewas, Korban Hendak Belok lalu Ditabrak Truk
Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.
Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.
Namun walaupun kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.
Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.
Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.
Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.
Seorang pemuda bernam Heribertus Ama Wulan Tukan (22) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Adisucipto, tepatnya depan POM AU, Kelurahan Penfui, Kota Kupang, Sabtu 11 Februari 2023 sekitar pukul 03.30 Wita.
Informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, menyebutkan mahasiswa Undana asal Adonara tersebut mengalami lakalantas tunggal setelah mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Mio bernomor polisi DH 5739 HC dalam kondisi mabuk usai mengkonsumsi minuman keras.
Kejadiannya bermula ketika korban mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi dari arah bundaran Penghijauan menuju ke arah Baumata.
Setibanya di lokasi kejadian, korban yang berada dalam pengaruh minuman keras tersebut langsung keluar ke kanan lalu terjatuh ke dalam selokan air yang ada di tepi ruas jalan.
Pasca kejadian tersebut, sekitar pukul 04.30 Wita, korban ditemukan oleh anggota TNI-AU yang hendak pergi sembahyang Sholat subuh sehingga langsung memberikan pertolongan kepada korban dengan membawanya ke RSU Prof. dr. WZ Johannes Kupang.
Kepada POS-KUPANG.COM, Kepala Unit Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSU Prof. dr. WZ Johannes Kupang, Mei Dael menjelaskan bahwa laporan dari ruangan IGD tercatat korban sampai di rumah sakit 05.00 Wita dan sempat mendapatkan perawatan medis selama beberapa jam.
Namun kondisi korban sangat kritis karena mengalami benturan keras pada bagian belakang kepala dan pendarahan di telinga, serta luka pada bagian dagu dan tangan membuat nyawanya tidak tertolong.
Kemudian jenazah korban dibawa ke unit IPJ sekitar pukul 09.00 Wita, dan pihak keluarga, saudara, dan kerabat datang mengurus jenazah dan semua administrasi korban termasuk dokumen akta kematiannya.
Setelah itu, pada pukul 12.20 Wita, pihak keluarga, saudara serta kerabat membawa jenazah korban ke rumah duka keluarganya yang terletak di Kelurahan Penfui, Kota Kupang.
Menurut rencana keluarganya, jenazah korban akan dibawa menuju kampung halamannya pada besok dengan menggunakan kapal laut.
Terpisah, Kasat Lantas Polresta Kupang Kota, Kompol Imanuel Zakarias membenarkan adanya kejadian lakalantas tunggal di ruas jalan Adisucipto, depan Komplek TNI-AU, Kelurahan Penfui, Kota Kupang.
Korbannya bernama Heribertus Ama Wulan Tukan (22) dan barang bukti sepeda motor milik korban sudah dibawa ke Kantor Satlantas Polresta Kupang Kota untuk diamankan.
Pihaknya menambahkan saat kejadian tersebut, berdasarkan keterangan dari rumah sakit bahwa korban dalam kondisi mabuk alkohol dan mengalami benturan keras pada bagian kepala akibat tidak menggunakan helem.
"Korban mengalami benturan keras di bagian kepala dan kondisi saat mengendarai sepeda motornya tidak memakai helm, serta luka pada bagian dagu serta tangannya," ujarnya.
Pihaknya meminta kepada masyarakat pengendara kendaraan bermotor agar tidak mengkonsumsi minuman keras serta wajib menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor di jalan raya.
"Jangan konsumsi minuman keras dan wajib menggunakan helm demi menjaga keselamatan saat mengemudi di jalan," pungkasnya. (zee)
Tips Hindari Kecelakaan di Jalan
Meski telah berhati-hati, pengemudi mobil harus memahami, bila kecelakaan yang terjadi bisa datang dari kendaraan bermotor lain.
Untuk itu, kita sebagai pengemudi kendaraan wajib mengetahui tanda-tanda dari mobil di sekitar pengguna jalan lain.
Lantas, seperti apa tanda-tanda dari kendaraan lain yang menjadi indikasi kecelakaan?
Dirangkum dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tanda-tanda sekitar mobil dari pengguna jalan lain yang harus diperhatikan demi keamanan bersama agar terhindar dari kecelakaan:
1. Manuver sembarangan
Masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak mau mematuhi aturan lalu lintas sehingga melakukan manuver sembarangan yang berbahaya.
Seperti, pindah lajur tanpa mengindahkan mobil lain di sekitarnya.
Begitu melihat ada yang seperti itu, jangan ragu untuk segera menjaga jarak aman dan tidak terprovokasi oleh tindakan mereka.
2. Melawan arah jalan
Tidak hanya sepeda motor, pemakai mobil pun ada yang nekat melawan arah demi kepentingannya sendiri.
Meskipun salah, namun tetap lebih baik jika Anda tidak terpancing emosinya.
Serta menjaga jarak aman dengan cara menghindar kalau terlihat ada yang melakukan perilaku salah tersebut.
3. Sein kanan padahal belok kiri
Gurauan ini banyak terdengar untuk mengomentari pengguna jalan yang tidak peduli cara memberikan sinyal belok dengan aman.
Alhasil, bukannya menyalakan lampu sein yang sesuai arah, malah abai dan menyalakan lampu sein yang salah, bahkan tidak memberikan isyarat apapun.
Jaga jarak aman kalau Anda menemukan tipe pengemudi seperti ini.
4. Bermain ponsel
Dengan alasan sibuk atau mau tetap eksis di media sosial, beberapa pengemudi tetap bermain ponsel ketika mengemudi mobil.
Padahal perilaku tersebut dapat mendistraksi fokus dan kewapadaan sehingga melakukan tindakan ceroboh, seperti pindah lajur tanpa sadar atau lupa mengerem.
Segera hindari dan beri jarak aman waktu bertemu pengemudi seperti ini.
5. Lampu rem mati
Masih banyak pengemudi yang tidak peduli lampu rem mobilnya berfungsi atau tidak.
Padahal, lampu rem yang mati membuat pengemudi lain tidak tahu kapan mobil atau sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan.
Hindari mengikuti dari belakang kendaraan yang lampu remnya mati, seperti dengan pindah lajur atau menyalip kalau aman.
6. Membunyikan klakson seenaknya
Mungkin Anda pernah terganggu oleh pengemudi lain yang menyalakan klaskon tanpa alasan yang jelas, seperti traffic light belum hijau tapi sudah berisik menekan klakson.
Meskipun kesal, tetap kendalikan emosi dan tidak perlu terpengaruh oleh sikap mereka.
Berikan jalan jika memungkinkan dan biarkan mereka melaju sehingga tercipta jarak aman.
Baca berita Tribun Manado lainnya di Google News
Telah tayang di Pos-Kupang.com
Kecelakaan Maut, Seorang Sopir Tewas, Truk Pengangkut Elpiji Tabrak Truk Tronton |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Polisi Tewas Korban Tabrak Lari, Korban Tinggalkan Istri dan 4 Anak |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Mahasiswi Tewas Tertabrak Truk, Maba Pulang Ospek Hampir Sampai Rumah |
![]() |
---|
Kronologi Polisi Tewas Ditabrak Truk yang Melaju dengan Kecepatan Tinggi |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut, Seorang Pemuda Tewas, Motor Rem Blong |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.