Nasib Pilu Vintje, Nyasar dan Ingin Pulang Manado Tapi Ditangkap dan Dicurigai Sebagai Penculik Anak
Nasih pilu dialami seorang pria bernama Vintje Sulaiman yang dituduh sebagai penculik anak di Desa Tumbu Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah.
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Tirza Ponto
TRIBUNMANADO.CO.ID - Nasih pilu dialami seorang pria bernama Vintje Sulaiman.
Mobil demi mobil Vintje Sulaiman tumpangi dari Kota Samarinda, Kalimantan Timur untuk pulang ke daerah asalnya yaitu Manado, Sulawesi Utara.
Hal tersebut ia lakukan karena keterbatasan biaya.
Tapi ketika sampai di Desa Tumbu Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, sekira pukul 20.00 Wita, Vintje diadang oleh dua warga.

Vintje Sulaiman dicurigai sebagai penculik anak hingga diamankan oleh Polsek Topoyo, Mamuju Tengah pada Jumat (10/2/2023) malam.
Vintje diamankan dengan satu orang lainnya.
Satu orang lainnya diduga orang dalam gangguan Jiwa (ODGJ).
Saat ditemui di Mapolsek Topoyo, Desa Kabubu, Vintje membantah dirinya merupakan pelaku penculikan anak.
"Saya ini orang kesasar pak, bukan penculik, " Ungkap Vintje kepada Tribun-Sulbar.com, Sabtu (11/2/2023).
Ia menjelaskan, asal mula sehingga dirinya kemudian diamanakan di Mapolsek Topoyo.
"Saya dari Samarinda pak mau pulang ke kampung saya di Manado, saya berangkat dari Balikpapan menuju Parepare, " Terang Vintje.
Namun karena keterbatasan dana, dalam perjalanan dari Parepare dia menumpang truk.
Baca juga: Pilu Siti Romlah TKW di Malaysia, Kerap Disiram Air Panas Oleh Majikan, Kondisinya Kini Menyedihkan
"Jadi setiap ada mobil yang kasih tumpangan, maka saya akan ikut lagi, " ujarnya.
Sesampainya di Topoyo, ia turun dan sempat bertanya arah menuju Pasangkayu.
"Saya sempat tanya warga, arah ke Pasangkayu, namun saya salah arah dan menuju ke pinggiran pantai, " ucap Vintje.
Sesampainya di Desa Tumbu, karena buntu, ia kembali menanyakan arah ke Pasangakayu kepada warga setempat
"Setelah ditunjukkan, saya pun balik arah, namun sekira 20 meter tiba-tiba beberapa warga menghalau saya, " beber Vintje.
Vintje pun kemudian diamankan warga di rumah kepala desa setempat sebelum dibawa ke Mapolsek Topoyo.
Vintje juga menambahkan bahwa orang yang diduga ODGJ yang diamankan bersama dirinya tidak ia kenal.
"Saya sendiri pak, kalau itu yang satu (ODGJ) saya tidak tahu, "tukasnya.
Ia pun berharap, dirinya segera kembali ke Manado.
" Semoga saya cepat bisa pulang ke kampung halaman Pak di Manado," harapnya.
Hingga saat ini, keduanya masih berada di Mapolsek Topoyo dengan alasan keamanan.
Klarifikasi Kapolsek Topoyo

Kapolsek Topoyo Ipda Edy Susilo membenarkan adanya dua orang diamankan, namun ia membantah, kedua orang tersebut merupakan pelaku penculikan anak.
"Perlu kami luruskan bahwa benar ada dua orang yang kami amankan, namun setelah dilakukan pengembangan dan interogasi, satu orang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dan satunya lagi orang kesasar, " Kata Ipda Edy saat dikonfirmasi di Mapolsek Topoyo, Jl. Poros Tumbu Desa Kabubu, Sabtu (11/2/2023).
Lanjut ia, sesuai hasil interogasi, diketahui orang tersebut bernama Vintje asal Balikpapan hendak ke kampung halaman di Manando, Sulawesi Utara.
"Dari Balikpapan, Vintje ini menggunakan kapal laut ke pelabuhan Parepare, Sulawesi Selatan, dan hendak menuju Manado, " Terang Edy.
Dengan keterbatasan dana, dalam perjalanannya ia menumpang mobil truk atau pikap yang ditemuinya.
"Sesampainya di wilayah Topoyo, ia langsung turun dan tidak tahu jalan, akhirnya kesasar hingga ke Desa Tumbu, " tambahnya.
Kata ia, sesampainya di Desa Tumbu, karena terlihat mencurigakan, ia kemudian diamankan oleh warga setempat.
"Karena mencurigakan sehingga warga berinisiatif mengamankannya ke rumah kepala desa setempat dan menghubungi kepolisian, " Imbuh Edy.
"Jadi sekira pukul 23.00 Wita, kami amankan di Mapolsek Topoyo, " Tuturnya.
"Setelah dilakukan interogasi, pengecekan data, memang bahwa orang tersebut berada di Desa Tumbu karena kesasar,"sambungnya.
Lanjut ia, sementara untuk yang diduga ODGJ belum bisa dimintai keterangan.
"Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Mamuju Tengah terkait keduanya, pihak Dinsos saat ini juga tengah melakukan kelengkapan administrasi untuk selanjutnya dipulangkan ke Manado untuk Vintje " Terangnya.
Sedangkan untuk yang diduga ODGJ, kemungkinan Dinsos juga tengah berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit Jiwa (RSJ).
Atas maraknya isu penculikan anak ini, Edy mengimbau warga jangan panik dan jangan main hakim sendiri.
"Kedepankan asas praduga tak bersalah. Apabila ada yang dicurigai segera melapor ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti, " pungkasnya. (*)
(Tribunsulbar.com/Samsul Bachri)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunsulbar.com
Baca Berita Lainnya di: Google News
Prakiraan Cuaca Kotamobagu Jumat 29 Agustus 2025: Cek Daftar Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Sulawesi Utara Jumat 29 Agustus 2025, Cek Daftar Wilayah yang Diguyur Hujan |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Manado Jumat 29 Agustus 2025, Cek Daftar Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan |
![]() |
---|
Jawaban KSOP Manado Soal Polda Sulut Tetapkan 7 Tersangka Kebakaran Kapal Barcelona 5 |
![]() |
---|
Info PLN: Kota Tomohon Ada 5 Titik Terdampak Mati Lampu Jumat 29 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.