Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Empat Orang Tewas Usai Mobil Masuk Parit, Para Korban Ternyata Baru Pulang Melayat

Kecelakaan maut di Jalan Tol Semarang-Solo, Desa Selondoko, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.

Editor: Glendi Manengal
TribunSolo.com/Dok Polres Boyolali
Kondisi kendaraan yang mengalami kecelakaan di Jalan Tol Semarang-Solo KM 474+500 A, Selasa (31/1/2023). Adapun kecelakaan di wilayah Desa Selondoko, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali karena ban pecah itu menyebebkan tiga orang tewas, sejumlah orang luka-luka. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Tol Semarang-Solo, Desa Selondoko, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.

Insiden tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan mobil.

Peristiwa itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia.

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 16.00 WIB, 3 Orang Tewas Usai Kijang SGX Terguling, Ternyata Pake Ban Ini

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 2 Februari 2023. Aries Bersikaplah Lebih Ramah, Leo Posesif

Kecelakaan merupakan hal buruk yang selalu ingin dihindari setiap orang.

Mau itu dalam berkendara, bekerja ataupun aktifitas lainnya.

Namun walaupun kita sudah berhati-hati kecelakaan bisa tetap terjadi.

Karena kecelakaan memang tidak bisa diprediksi atau tak ada yang tahu kapan dan dimana kejadiannya.

Tapi kecelakaan juga banyak disebabkan oleh kelalaian pengendaranya atau hal lain.

Terkait hal tersebut seperti insiden kecelakaan berikut ini.

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Semarang-Solo, KM 474+500 A di Desa Selondoko, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.

Korban ternyata asal Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten.

Camat Jogonalan, Sutopo membenarkan kejadian tersebut menimpa warganya pada Selasa (31/1/2023) itu.

"Rombongan satu keluarga tersebut akan pulang sehabis melayat di Semarang," ujar Sutopo kepada TribunSolo.com, Rabu (1/2/2023).

Rombongan 1 mobil tersebut membawa sebanyak 9 penumpang beserta 1 pengemudi.

"Satu mobil tersebut berisi 8 orang dewasa serta 2 anak-anak," kata Sutopo.

Saat kejadian dari keterangan keluarga yang disampaikan Camat Jogonalan, kendaraan tersebut dikendarai oleh S (54).

"Dari keterangan keluarga saat melayat tadi mobil di kendarai oleh S (54), dia alhamdulillah selamat dari kejadian," ucap nya.

Dari kejadian tersebut terdapat 3 korban meninggal dunia di lokasi, dan 1 meninggal saat mendapat pertolongan di rumah sakit.

Korban yang meninggal dunia di lokasi adalah AS (44) warga Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, R (49) warga Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, serta M (33), warga desa Tambakan, Kecamatan Jogonalan, Klaten.

"Salah satu korban (M) yang berusia 8 bulan sebelumnya mendapat perawatan kurang lebih selama 2 jam di Rumah Sakit Hidayah Boyolali, namun tidak tertolong," ujarnya.

Ke empat jenazah tersebut pada hari Rabu (1/2/2023) sudah dilakukan pemakaman siang tadi.

"Ke empat korban tadi sudah dimakamkan di dua lokasi pemakaman, di Desa Prawatan dan Desa Tambakan. Pemakaman tadi bersamaan sekira pukul 11.00 WIB," ucap nya.

Pihak Kecamatan bersama Kasi trantib juga staff melayat korban kecelakaan tersebut.

Sutopo juga menemui keluarga yang selamat dalam kejadian tersebut.

"Tadi sempat juga menemui keluarga yang selamat, baik suami, istri yang ikut dalam rombongan. Mereka alhamdulillah mengikhlaskan dan diberi ketabahan," pungkasnya.

Tips Hindari Kecelakaan di Jalan

Meski telah berhati-hati, pengemudi mobil harus memahami, bila kecelakaan yang terjadi bisa datang dari kendaraan bermotor lain.

Untuk itu, kita sebagai pengemudi kendaraan wajib mengetahui tanda-tanda dari mobil di sekitar pengguna jalan lain.

Lantas, seperti apa tanda-tanda dari kendaraan lain yang menjadi indikasi kecelakaan?

Dirangkum dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tanda-tanda sekitar mobil dari pengguna jalan lain yang harus diperhatikan demi keamanan bersama agar terhindar dari kecelakaan:

1. Manuver sembarangan

Masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak mau mematuhi aturan lalu lintas sehingga melakukan manuver sembarangan yang berbahaya.

Seperti, pindah lajur tanpa mengindahkan mobil lain di sekitarnya.

Begitu melihat ada yang seperti itu, jangan ragu untuk segera menjaga jarak aman dan tidak terprovokasi oleh tindakan mereka.

2. Melawan arah jalan

Tidak hanya sepeda motor, pemakai mobil pun ada yang nekat melawan arah demi kepentingannya sendiri.

Meskipun salah, namun tetap lebih baik jika Anda tidak terpancing emosinya.

Serta menjaga jarak aman dengan cara menghindar kalau terlihat ada yang melakukan perilaku salah tersebut.

3. Sein kanan padahal belok kiri

Gurauan ini banyak terdengar untuk mengomentari pengguna jalan yang tidak peduli cara memberikan sinyal belok dengan aman.

Alhasil, bukannya menyalakan lampu sein yang sesuai arah, malah abai dan menyalakan lampu sein yang salah, bahkan tidak memberikan isyarat apapun.

Jaga jarak aman kalau Anda menemukan tipe pengemudi seperti ini.

4. Bermain ponsel

Dengan alasan sibuk atau mau tetap eksis di media sosial, beberapa pengemudi tetap bermain ponsel ketika mengemudi mobil.

Padahal perilaku tersebut dapat mendistraksi fokus dan kewapadaan sehingga melakukan tindakan ceroboh, seperti pindah lajur tanpa sadar atau lupa mengerem.

Segera hindari dan beri jarak aman waktu bertemu pengemudi seperti ini.

5. Lampu rem mati

Masih banyak pengemudi yang tidak peduli lampu rem mobilnya berfungsi atau tidak.

Padahal, lampu rem yang mati membuat pengemudi lain tidak tahu kapan mobil atau sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan.

Hindari mengikuti dari belakang kendaraan yang lampu remnya mati, seperti dengan pindah lajur atau menyalip kalau aman.

6. Membunyikan klakson seenaknya

Mungkin Anda pernah terganggu oleh pengemudi lain yang menyalakan klaskon tanpa alasan yang jelas, seperti traffic light belum hijau tapi sudah berisik menekan klakson.

Meskipun kesal, tetap kendalikan emosi dan tidak perlu terpengaruh oleh sikap mereka.

Berikan jalan jika memungkinkan dan biarkan mereka melaju sehingga tercipta jarak aman.

Baca berita Tribun Manado lainnya di Google News

Telah tayang di TribunSolo.com

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved