Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Banjir di Manado

Rumah Rusak Diterjang Banjir, Warga Kelurahan Molas Harap Bantuan Pemkot Manado

Warga di Kelurahan Molas, Lingkungan Lima, Kecamatan Bunaken, Manado hanya bisa pasrah.

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
nielton durado/tribun manado
Warga Kelurahan Molas yang rumahnya rusak diterjang banjir Manado Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Fikran warga di Kelurahan Molas, Lingkungan Lima, Kecamatan Bunaken, Manado hanya bisa pasrah.

Rumahnya yang sudah dibangun puluhan tahun langsung rusak diterjang banjir pada akhir pekan lalu.

Fikran mengatakan jika saat banjir datang dia dan kedua anaknya hanya busa lari ke tempat pengungsian.

"Saya dan anak hanya mengungsi. Karena banjir datang begitu cepat," ujarnya saat ditemui Tribunmanado.co.id, Senin 30 Januari 2023 di rumahnya.

Setelah air surut, Fikran mengatakan jika dia dan anaknya mendapati dinding rumah mereka sudah jebol.

"Rumah sudah jebol. Bagian depan hancur," ujarnya.

Ia berharap kedepannya ada bantuan dari pemerintah kota Manado.

"Semoga ada bantuan. Karena kami hanya sisa baju dibadan saat ini," tegas dia. 

Bencana Sulut

Sebelumnya, bencana banjir dan air pasang di Sangihe terjadi Rabu (25/1/2023).

Dirangkum tribunmanado.co.id dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sangihe, tercatat wilayah yang terdampak yakni Kampung Dagho, Kecamatan Tamako serta Kampung Kaluwatu dan Laine, Kecamatan Mangsel.

Sebanyak 172 rumah tergenang banjir di Kampung Laine, 7 rumah rusak berat, 4 rusak sedang, serta 2 rumah rusak ringan.

Selain itu, jembatan penghubung ke tempat wisata Laine juga rusak berat.

Di Kampung Kaluwatu ada 43 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir.

Dari 43 KK tersebut, ada 2 rumah rusak sedang, 3 rusak ringan, sementara 38 rumah lainnya tergenang banjir.

Sementara itu, Kota Manado dikepung bencana banjir dan longsor, Jumat (27/1/2023) usai diguyur hujan deras sejak dini hari hingga menjelang sore.

Data sementara dirangkum tribunmanado.co.id dari BPBD Manado dan Korem, banjir terjadi di puluhan titik di 9 Kecamatan.

Kota Manado saat ini punya 11 Kecamatan.

Sementara terdata banjir menggenangi 33 Kelurahan dari total 87 Kelurahan yang ada di Kota Manado.

Daerah genangan berada di tepian Daerah Aliran Sungai.

Di antaranya Sungai Bailang, Sungai Tondano, Sungai Tikala, Sungai Sario, dan Sungai Mahawu.

Khusus bencana tanah longsor menyebabkan korban jiwa, dan material.

4 Orang meninggal dunia akibat longsor di Kairagi Weru Kecamatan Paal 2. 3 orang lansia dan seorang anak-anak.

Mereka yang jadi korban bencana tanah longsor yakni Forzenli Arbaan (8 Tahun), Stansye Thomas Sekeon (52), Jemmy Moniaga (55), dan Sayang Soda (67).

Selain itu, total yang terdata ada 70 Rumah tertimpa bencana longsor menyebabkan kerusakan.

Tercatat longsor terjadi di 7 Kecamatan di Kota Manado, yakni Paal 2, Tuminting, Singkil, Tikala, Wenang, Malalayang, dan Wanea. Lokasi longsor tersebar di 24 titik. 

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Baca juga: Profil Annie Wersching, Pengisi Suara Tess, Game The Last of Us Meninggal Dunia Akibat Kanker

Baca juga: Apa Itu Seven Deadly Sins atau Tujuh Dosa Mematikan Menurut Ajaran Kristen

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved