Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Pukul 07.45 WIB, 2 Orang Tewas, Tabrakan Adu Banteng Mobil Pikap dengan Truk

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Trans Kalimantan, Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

dok. TMC Polda Metro
Ilustrasi kecelakaan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Trans Kalimantan, Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat pada kemarin hari Kamis pagi.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan truk dengan mobil pikap.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan dua orang tewas.

Baca juga: Gempa Guncang Banten Pagi Ini Jumat 20 Januari 2023, Baru Saja Guncang di Laut, Berikut Info BMKG

Baca juga: Gempa Terkini Pagi Ini Jumat 20 Januari 2023, Baru Saja Guncang di Laut, Info BMKG Magnitudonya

Ipda Wayan lakukan olah TKP laka lantas di Jalan Trans Kalimantan, Kamis 19 Januri 2023.
Ipda Wayan lakukan olah TKP laka lantas di Jalan Trans Kalimantan, Kamis 19 Januri 2023. (Humas Polres Kubu Raya / Aipda Ade)

Dua nyawa melayang dan satu luka berat akibat kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Trans Kalimantan tepatnya di kilometer 27 Desa Korek Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, Kamis 19/1/23 jam 07.45 WIB pagi.

Kecelakaan maut antara Dump Truck dan Mobil Pick Up mengakibatkan meninggalnya Herudin (Sopir Dump Truck KB 8132 PF), dan M. Rofik (Kernet Mobil Pick Up KB 8581 HE), sedangkan Matsuri (Sopir Pick Up KB 8581 HE) dalam keadaan kritis di Rumah Sakit Soedarso Pontianak.

"Informasi yang kami peroleh dari saksi-saksi di lokasi kejadian, kedua kendaraan tersebut dari arah yang berlawanan, Dump Truk dari arah kabupaten Sanggau menuju Kubu Raya dan Pick Up dari Kabupaten Kubu Raya menuju Sanggau, karena jarak yang begitu dekat terjadilah kecelakaan maut tersebut," terang Wayan.

Proses evakuasi korban sendiri berjalan dramatis pada kecelakaan maut itu, dibutuhkan waktu 4 jam untuk mengangkat Truk bernomor Polisi KB 8132 yang berada di dalam parit bahu jalan Trans Kalimantan.

Petugas pun kesulitan mengevakuasi korban dari dalam truk yang ringsek parah pada bagian depan akibat membentur dasar parit tersebut.

Membutuhkan waktu hingga 4 jam lamanya untuk mengevakuasi supir Dump Truk yang masuk ke dalam parit itu.

Bahkan, dalam proses evakuasi petugas harus mendatangkan Ekskavator untuk menarik keluar Dump Truck dari dalam parit, baru kemudian mengevakuasi supir.

"Jenazah kedua korban dan kernet yang mengalami luka berat langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Soedarso dan terhadap kedua korban meninggal keluaganya sudah kita hubungi," kata Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aipda Ade.

"Saat ini kejadian pastinya masih diselidiki oleh Sat Lantas Polres Kubu Raya, agar kejadian ini menjadi terang dan fakta terungkap jelas, dan tim dari Laka Lantas Polres Kubu Raya sudah melakukan pengecekan TKP dan melakukan pengecekan korban di rumah sakit Soedarso, tuturnya

"Kami dari Polres Kubu Raya mengimbau bagi seluruh supir kendaraan baik, roda dua, roda empat, roda enam dan tronton agar lebih waspada saat mengemudikan kendaraannya di jalan raya, mari kita saling berteloransi dalam penggunaan jalan serta tidak ugal-ugalan yang mengakibatkan kerugian diri sendiri dan kerugaian terhadap orang lain hal ini untuk mengurangi angka kecelakaan di Kabupaten Kubu Raya, tegasnya.

Kecelakaan lainnya

Warga memadati lokasi kecelakaan tunggal di Jalan Poros Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (18/1/2023) malam.
Warga memadati lokasi kecelakaan tunggal di Jalan Poros Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (18/1/2023) malam. (TribunJeneponto.com/Agung Putra Pratama)

Korban dugaan kecelakaan tunggal di Jalan Poros Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) dikenal tak pernah ugal-ugalan.

Hal itu berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Polres Jeneponto, Iptu Paulus kepada Tribun-timur.com.

"Salah satu warga menyatakan bahwa korban tidak pernah ugal-ugalan atau melajukan kendaraannya terlalu laju," kata Iptu Paulus di Ruang kerjanya di Mapolres Jeneponto, Jl Pelita, Kecamatan Binamu, Kamis (19/1/2023) siang.

Korban kecelakaan tersebut bernama Sakiri (43) merupakan warga Dusun Ra'ra, Desa Balang Baru, Kecamatan Tarowang.

Ia meninggal di tempat dekat Pasar Tarowang pada Rabu (18/1/2023) pukul 23.00 Wita

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kata Iptu Paulus, nampak bekas goresan pada aspal sepanjang 30 meter.

"Di lokasi sebelum titik kejadian ada sedikit lubang jalan, kemudian goresan awal di aspal ada sepanjang 10 meter, goresan kedua ada sekitar 20 an meter (dari arah Makassar)," tambahnya.

Meski begitu, Kanit Gakkum itu masih menduga bahwa peristiwa tersebut adalah kecelakaan tunggal.

Sebab, Polisi tidak menemukan serpihan kendaraan lain berdasarkan hasil olah TKP.

"Tidak ada bekas pengereman kendaraan lain, pecahan kaca itu sinkron dengan kaca lampu weser (sein) yang pecah di sebelah kiri milik motor Sakiri," pungkasnya.

(TribunPontianak.co.id/Tribun-Timur.com)

Baca Berita Tribun Manado di sini

Berita Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Tayang di TribunPontianak.co.id dan Tribun-Timur.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved