MotoGP 2023

Sprint Race di MotoGP 2023, Kerja Baru Bagi Pembalap, Dapat Kenaikan Gaji?

Adanya Sprint Race berarti para pembalap akan menggeber motornya menjadi dua kali dalam satu seri.

Editor: Ventrico Nonutu
via autosport.com
Sprint Race di MotoGP 2023, Kerja Baru Bagi Pembalap. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kompetisi MotoGP 2023 akan dimulai pada Maret mendatang.

Pada kejuaraan dunia MotoGP 2023 kini dihadirkan Sprint Race.

Kehadiran Sprint Race itu pun memunculkan gonjang-ganjing.

Baca juga: Presiden Jokowi Semobil dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Diadang Warga di Airmadidi

Masalah utamanya yaitu kompensasi bagi pembalap MotoGP 2023.

Pasalnya dengan adanya Sprint Race, akan memunculkan kerja baru bagi setiap pembalap MotoGP 2023.

Adanya Sprint Race berarti para pembalap akan menggeber motornya menjadi dua kali dalam satu seri.

Berarti dengan MotoGP 2023 yang memiliki 21 seri, para pembalap akan melakukan 42 balapan termasuk Sprint Race.

Secara regulasi, Sprint Race akan berlangsung sehari sebelum balapan kejuaraan dunia.

Jumlah putarannya pun setengah dari kejuaaraan dunia MotoGP.

Misalnya, ketika balapan di Sirkuit Mandalika para pembalap memiliki 24 lap, maka untuk Sprint Race menjadi 12 saja.

Pun dengan perolehan poin, hanya posisi 1-9. Poin tertinggi ialah 12, dan terkecil adalah 1.

Namun Motosan membuat sebuah komparasi mengenai ketidakjelasan besaran gaji bagi pembalap di MotoGP 2023.

Gaji tertinggi pembalap MotoGP 2023 masih dipegang oleh Marc Marquez yakni 12,5 juta euro (Rp 204 miliar) per musim.

Sebagai perbandingan saja, pembalap F1 dengan jumlah bayaran tertinggi saat ini dipegang oleh Max Verstappen.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved