Bitung Sulawesi Utara

Anie Warga Kota Bitung Sebut Program Gemapatas Mantap, Gratiskan Pengurusan PTSL

Pemasangan Tanda Batas secara simbolis, dilakukan Wali kota Bitung Maurits dengan cara mematok sebilah besih bulat menggunakan martil.

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Anie Warga Kota Bitung Sebut Program Gemapatas Mantap, Gratiskan Pengurusan PTSL 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Anie Dumais warga Kelurahan Apela 2 Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) adalah satu di antara warga yang beruntung.

Ibu rumah tangga ini, berkesempatan mendampingi Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM, ketika melakukan pemasangan patok tanda batas secara simbolis, pada pelaksanaan kegiatan pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas).

Pemasangan Tanda Batas secara simbolis, dilakukan Wali kota Bitung Maurits dengan cara mematok sebilah besih bulat menggunakan martil.

Anie adalah pemilik lahan, yang telah mengikuti pendaftaran tanah sistimatis lengkap (PTSL) tahun 2023 oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bitung.

“Program dari Pemerintah Kota Bitung dan BPN ini sangat mantap sekali. Kami masyarakat makin gampang dan mudah melakukan pengurusan sertifikat tanah,” kata Anie Dumais ketika diwawancara Tribunmanado.co.id, Selasa (17/1/2023).

Ia tak menampik, proses atau mekanisme dalam pengurusan tanah saat ini jauh berbeda dengan yang dulu kala.

Dulu, kata Anie mereka kesulitan karena harusa bolak – balik ke kantor pertanahan.

"Kurang tahu dan kurang mengerti karena warga masih awam apalagi berbicara tentang tanda batas," ujar dia.

Atas program Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) di Kota Bitung ini ia berterima kasih kepada Wali Kota Bitung Maurits Mantiri dan Wakil Walikota HEngky Honandar.

"Semoga kota Bitung makin maju dan pemimpinannya lebih the best," ujar dia.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bitung, Budi Tarigan dalam keterangannya terkait dengan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) dilangsungkan di lokasi Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL).

Dimana tahun 2023 pihaknya ingin semua pemilik lahan pastikan seluruh bidang tanah tersertifikasi dan terdaftar.

“Pasang dan jaga tanda batas tanah mu, selamatkan aset mu,” kata Budi Tarigan.

Lanjutnya, untuk menjamin kepestian hukum hak atas tanah masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kementrian ATR/BPN  di tahun 2023 masih melanjutkan program PTSL.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Tribun Shopping

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved