Breaking News
Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

SUlawesi Utara

Harga Ikan di Manado Sulawesi Utara Naik Dua Kali Lipat, Dampak Cuaca Buruk

Harga ikan relatif mahal beberapa hari terakhir. Seperti di Pasar Tradisional 66 Bahu, Malalayang, Manado. 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Alpen Martinus
tribun manado/fernando lumowa
Penjual ikan laut di Pasar Bahu Manado melayani pembeli, Selasa (10/01/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cuaca buruk yang terjadi beberapa hari ini di Sulawesi Utara membuat nelayan parkir perahu.

Mereka belum berani melaut, hal tersebut diduga menjadi penyebab naiknya harga ikan laut.

Tak tanggung-tanggun, kenaikan harga ikan mencapai dua kali lipat.

Baca juga: Harga Ikan di Pasar Bersehati Manado Sulawesi Utara Melambung, Nelayan Tak Melaut Angin Kencang

Harga ikan relatif mahal beberapa hari terakhir. Seperti di Pasar Tradisional 66 Bahu, Malalayang, Manado. 

"Ikan mahal sayang. Musim hujan dan ba angin," kata Une, pedangan ikan laut di Pasar Bahu, Selasa (10/01/2023). 

Katanya, cuaca ekstrim yang sarat hujan dan angin membuat nelayan kesulitan melaut. 

"Nelayan tako turun ka lao. Ikan jadi sadiki noh," katanya lagi. 

Baca juga: UPDATE Kasus Dugaan Korupsi Bansos Ikan Kaleng Dinsos Manado Sulawesi Utara, Kejari Tunggu Data Ini

Pantauan Tribun, harga ikan naik dua kali lipat. Memang harga ikan tetap namun volumenya berkurang. 

Ikan Tude misalnya, harga satu tempat tetap dijual Rp 20 ribu. Penjual mengurangi jumlah ikan. 

Biasanya satu tempat ada tujuh hingga delapan ekor, kini empat ekor saja. 

Sedangkan ikan Cakalang yang biasanya dijual Rp 20 ribu per ekor, kini Rp 30 ribu seekor. 

Baca juga: Tonny Warga Kota Bitung Sulawesi Utara Beri Keterangan Terkait Kebakaran Mes Perusahan Ikan Etmiko

Begitu juga ikan Malalugis yang biasa satu tampa lima hingga enam ekor, kini tinggal tiga ekor.

Tidak hanya ikan mentah, ikan fufu (asap) juga naik harganya. 

Cakalang fufu utuh yang biasa dijual Rp 15-20 ribu kini naik harganya. 

"30 ribu satu ekor. Mahal ikan sekarang," jelasnya.

Meski mahal, warga tetap membeli ikan laut. "Ya karena butuh tetap kita beli. Bosan daging melulu," kata Yadi, warga Bahu.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved