Banjir di Sitaro

Satu Warga Kampung Sawang Sitaro Sulawesi Utara Meninggal Terseret Arus Banjir, Ini Kronologinya

Hujan berintensitas sedang hingga lebat terjadi di wilayah Siau Kabupaten Sitaro sejak Minggu (18/12/2022) pagi.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
IST
Jenazah Chon Lasander, korban meninggal dunia akibat terseret arus banjir di Kampung Sawang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hujan berintensitas sedang hingga lebat terjadi di wilayah Siau Kabupaten Sitaro sejak Minggu (18/12/2022) pagi.

Akibat curah hujan yang tinggi tersebut, dua Kampung di Kecamatan Siau Timur Selatan (Sitimsel), masing-masing Kampung Bandil dan Kampung Sawang dilanda banjir bandang.

Bahkan salah satu warga Kampung Sawang tepatnya di Lindongan III, Chond Lasander (53) meninggal dunia akibat terseret arus banjir di salah satu kali kering dekat kediaman korban.

Menurut penuturan Jelmin Tolip (58), istri dari korban, sekira pukul 14.00 Wita saat terjadi hujan lebat, korban sedang tidur di kediaman keluarga Lasander Tolip.

Ketika air mulai menggenangi bagian dapur rumah, Jelmin lantas membangunkan korban untuk memberitahukan kondisi yang sedang terjadi saat itu.

"Waktu dia (korban) bangun, dia langsung ke belakang rumah untuk melihat kondisi hewan ternak," beber Jelmin kepada petugas Polsek Siau Timur.

Sekira 30 menit kemudian, Jelmin mengaku terkejut ketika mendapat kabar dari Kepala Lindongan, Christmas Sasolo yang menyebut bahwa korban telah ditemukan meninggal dunia.

"Sekitar setengah jam tiba-tiba ada yang bilang kalau suami saya ditemukan terbawa arus dan meninggal," kuncinya.

Terpisah, Kepala Lindongan III Kampung Sawang, Christmas Sasolo menyebut kondisi korban saat ditemukan meninggal dunia tanpa mengenakan pakaian serta terdapat memar di bagian kepala dan kaki.

"Korban sempat kami bawa ke Rumah Sakit Sawang tapi sudah tidak tertolong," beber Christmas.

Sementara itu, informasi yang diperoleh tribunmanado.co.id menyebut, jenazah korban akan dimakamkan pada Senin 19 Desember 2022, pukul 15.00 Wita.

Kapolsek Sitim, AKP Tomi Oroh saat dikonfirmasi membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam bencana banjir di Kampung Sawang.

"Informasi dari beberapa saksi mata, korban ditemukan terjepir oleh material banjir di antara jembatan kali kering," ungkap Tomi melalui media perpesan Whatsapp. (HER)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini 

Baca juga: BNI Wilayah 11 Suluttenggomalut Hadiri Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI di Maluku Utara

Baca juga: Dua Kampung di Kecamatan Sitimsel Sitaro Dilanda Banjir Bandang, Akses Jalan Tertutup Material

 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved