RHK Rabu 7 Desember 2022

RENUNGAN HARIAN KRISTEN MALAM Yesaya 7:14 - Imanuel Sebagai Tanda Kasih Setia Allah

Sekarang ini kita sebagai orang percaya sedang menjalani minggu adven kedua dan sudah berada di pertengahan minggu. Dalam ayat bacaan hari ini,

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
pixabay.com
Bacaan Alkitab 

Yesaya 7:14
Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.
-----------------------------------

TRIBUNMANADO.CO.ID - Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Sekarang ini kita sebagai orang percaya sedang menjalani minggu adven kedua dan sudah berada di pertengahan minggu. Dalam ayat bacaan hari ini, secara jelas diketengahkan kepada kita suatu tanda yang menunjuk pada identitas ke-Allah-an Sang Imanuel yang artinya Allah beserta kita.

Sebenarnya bila dihubungkan dengan keadaan Yehuda, secara khusus Ahas sebagai raja Yehuda maka sangat jelas kebodohan yang dilakukan Ahas sebab Sang Imanuel itu justeru yang akan menjadi jaminan bahwa Allah benar-benar akan menyertai Yehuda menghadapi musuh-musuhnya.

Kisah Nabi Yesaya, Penasehat Raja Hizkia yang Miliki Pengaruh Keagamaan hingga Panggilan Kenabian
Kisah Nabi Yesaya, Penasehat Raja Hizkia yang Miliki Pengaruh Keagamaan hingga Panggilan Kenabian (Ist)

Seperti yang digambarkan pada awal kisah ini bahwa Rezin raja Aram dan Pekah raja Israel Utara itu hanya diumpamakan sebagai puntung kayu api berasap yang sebentar lagi akan padam (ayat 4). Artinya kepanasan amarah mereka akan diredam dengan kuasa dan kedahsyatan murka Allah. Dan Imanuel itu menjadi jaminan kehadiran Allah dalam kehidupan bangsa Yehuda.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus

Seorang perempuan muda atau menurut Matius 1:23 disebut anak dara, akan melengkapi dan menyempurnakan tanda kehadiran Sang Imanuel. Artinya Sang Imanuel akan lahir dari seorang perempuan yang belum pernah menikah atau belum bersuami yang semuanya melambangkan kekudusan dan kesucian Sang Imanuel itu. Dengan kata lain Ia akan dilahirkan bukan karena hasrat biologis manusia laki-laki dan perempuan, melainkan lahir karena kasih Allah yang besar atas kehidupan umat-Nya.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Efesus 6:18 TB, Membudayakan Percakapan yang Jujur dengan Tuhan

Oleh karena itu sebagai keluarga Kristen kita patut bersyukur karena sementara kita merayakan minggu-minggu adven, yang biasanya ditandai dengan pelaksanaan ibadah menyambut natal.

Kita diberi kesempatan pula untuk merenungkan betapa Allah sangat mengasihi umat-Nya. Karena itu merespons besarnya kasih Allah sebenarnya bukan semata-mata dengan perayaan menyambut natal, melainkan lebih besar dari itu kita harus mengakui dengan pasti bahwa keselamatan yang Allah rancangkan adalah rancangan damai sejahtera yang kekal untuk kita dan keturunan kita. Begitulah caranya kita menyatakan syukur kepada Allah. Amin!

DOA: Ya Tuhan Allah, bimbinglah kami agar dapat mengaktakan semua rancangan kasih setia-Mu dalam kehidupan kami. Amin!

Sumber: Tribun Manado
  • Berita Terkait :#RHK Rabu 7 Desember 2022
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved