Korea Utara

Dua Remaja SMA Korea Utara Dihukum Mati Gara-gara Drama Korea Selatan, Dieksekusi di Depan Saksi

Pemerintah Korea Utara mengeksekusi dua remaja yang masih duduk di bangku SMA gara-gara memiliki salinan serial drama Korea Selatan.

Editor: Frandi Piring
istimewa
Korea Utara Prosesi Eksekusi Mati. Terbaru, Dua Remaja SMA Korea Utara Dihukum Mati Gara-gara Drama Korea Selatan. Dieksekusi di Depan Saksi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua dari tiga remaja sekolah menengah atas (SMA) dieksekusi mati Pemerintahan Korea Utara (Korut).

Dua remaja SMA itu dihukum mati gara-gara salinan file serial drama dari Korea Selatan.

Dikabarkan, pemerintah Korea Utara mengeksekusi tiga remaja yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ketiga remaja itu diperkirakan berusia 16 dan 17 tahun.

Dua dari tiga remaja itu dihukum mati usai kedapatan menonton dan mendistribusikan salinan drama Korea (drakor).

Sementara satunya, dieksekusi karena membunuh ibu tirinya.

Proses eksekusi mati itu dilakukan oleh regu tembak di lapangan terbang di kota Hyesan yang berbatasan dengan China pada Oktober 2022 lalu.

Meski begitu, berita kematian tersebut baru muncul di media sekitar seminggu yang lalu.

Melansir First Post, kedua remaja tersebut ketahuan menjajakan film selundupan yang disimpan di dalam pen drive kecil ke pasar lokal.

Para saksi mengatakan bahwa pemerintah Korea Utara menugaskan mata-mata di tengah publik untuk melaporkan kasus penjualan dan menangkapkan para pelaku.

Selama ini, Korea Utara melalukan kontrol yang ketat terhadap barang-barang yang diselundupkan ke negara mereka, termasuk drive USB atau kartu SD yang menyimpan salinan film asing.

Biasanya barang tersebut dibawa melewati perbatasan dari China dan dibarter kepada orang Korea Utara.

Baca juga: Korea Utara Klaim Berhasil Atasi COVID-19, WHO Ragu: Situasinya Makin Memburuk

Alasan Korea Utara eksekusi remaja SMA

Pihak berwenang menangkap kedua remaja tersebut dengan tuduhan memberikan pertunjukan kepada teman-teman mereka dan menyebarkan konten yang dilarang oleh rezim Kim Jong-un.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved