Sekeluarga Tewas Diracun

3 Fakta Baru soal Anak Tega Meracuni Keluarganya di Magelang, Terinspirasi Kasus Munir dan Mirna

Simak 3 fakta terbaru soal seorang anak bungsu yang tega Meracuni Keluarganya di Magelang, Terinspirasi Kasus Munir dan Mirna

Editor: Tirza Ponto
Kolase Tribun Manado/ Istimewa
3 Fakta Baru soal Anak Tega Meracuni Keluarganya di Magelang, Terinspirasi Kasus Munir dan Mirna 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dhio seorang anak bungsu tega meracuni minuman teh serta kopi dari ayah, ibu dan kakaknya hingga meninggal.

Dhio pun harus mempertanggung jawabkan perbuatan kejinya itu.

Pihak kepolisian terus menyelidiki kasus ini dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi menggelar olah TKP di rumah yang jadi lokasi tewasnya tiga korban di Jalan Sudiro, Gang Durian, Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah.

Potret santainya Dhio Daffa setelah bunuh keluarganya sendiri.
Potret santainya Dhio Daffa setelah bunuh keluarganya sendiri di Magelang. (YouTube KOMPASTV)

Baca juga: Gaya Santai Dhio Saat Olah TKP Tuai Sorotan, Tak Menyesal Racuni Keluarganya di Magelang?

Selain itu polisi pun meminta keterangan dari sang tersangka, Dhio.

Kini setidaknya ada 3 fakta terbaru yang terungkap.

Berikut ini Tribun Manado rangkum 3 fakta terbaru kasus pembunuhan sekeluarga di Magelang berikut ini.

1. Terinspirasi Kasus Munir Hingga Kasus Mirna

Pelaku pembunuhan bernama Dhio alias DDS (22) tega menghabisi ayah, ibu, dan kakak perempuannya sendiri mengaku terinspirasi dari kasus Munir hingga kasus Mirna yang pernah terjadi di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, dua kasus pembunuhan tersebut berhubungan dengan penggunaan zat kimia arsenik dan sianida.

Potret Dhi menggunakan baju tahanan (kiri) Dhio dan sang kakak yang menjadi korban pembunuhan adiknya sendiri (kanan).
Potret Dhi menggunakan baju tahanan (kiri) Dhio dan sang kakak yang menjadi korban pembunuhan adiknya sendiri (kanan). (Istimewa)

Baca juga: Anak Bungsu Dirawat Sang Ibu Saat Nyaris Mati, Ketika Sehat Dhio Tega Racuni Keluarganya di Magelang

Menurut Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, polisi menanyakan kepada tersangka bagaimana dan darimana dia mempelajari hingga tega meracuni keluarganya sendiri.

"Tersangka ternyata kemudian menjelaskan belajar dari kasus-kasus yang pernah terjadi. Di mana kasus yang pernah terjadi itu kasus yang menggunakan zat kimia, antara lain kasus Munir yang waktu itu meninggal karena zat kimia arsenik," ujarnya di Aula Mapolresta Magelang dilansir dari TribunJogja, Jumat (2/12/2022) kemarin.

"Yang kedua, kasus yang terjadi di Jogja beberapa waktu lalu yang mana ada sate yang diolesi zat kimia berupa sianida ,dan juga kasus Mirna yang mengunakan sianida dicampurkan ke dalam kopi,"ujarnya.

AKBP Mochammad Sajarod Zakun menambahkan, selain itu dari pemeriksaan itu ditemukan fakta bahwa DDS sudah sejak lama menyiapkan rencana untuk menghabisi nyawa keluarganya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved