Renungan Harian

Renungan Harian Kristen, Mazmur 28:7, Menghadapi Setiap Badai Hidup

Renungan Harian Kristen hari ini mengenai menghadapi setiap badai hidup yang terdapat dalam Mazmur 28:7.

Editor: Tirza Ponto
catatanseorangofs.wordpress.com
Renungan Harian Kristen, Mazmur 28:7, Menghadapi Setiap Badai Hidup 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen hari ini mengenai menghadapi setiap badai hidup yang terdapat dalam Mazmur 28:7,

"Tuhan adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya."

Tribunners,

Kehidupan orang percaya tidaklah lepas dari berbagai masalah, pergumulan, peperangan, dan kesakitan, yang biasa kita sebut dengan badai hidup. Hal yang sama juga dialami oleh sang pemazmur.

Perhatikan dalam versi Alkitab Firman Allah Yang Hidup (FAYH), Mazmur 28:7 ini ditulis: "Dialah kekuatanku dan perisaiku dalam menghadapi setiap bahaya. Aku mempercayakan diri kepada-Nya dan Ia telah menolong aku.

Sukacita meluap dalam hatiku sehingga aku bernyanyi-nyanyi memuji Dia" Di sini kita bisa melihat bagaimana sikap Daud ketika menghadapi setiap bahaya atau badai hidup yang dialaminya, bahwa ia sangat mempercayai Tuhan sebagai sumber kekuatan dan perlindungannya. Dan hal itu sudah terbukti bahkan berulang-ulang dialami Daud, sehingga ia bersukacita dan memuji Tuhan.

Saudara yang terkasih, seringkali saat menghadapi bahaya atau badai, kecenderungan kita mudah menjadi kuatir dan takut, sehingga menjadi kurang percaya kepada Tuhan. Ini berarti iman kita sebagai anak Tuhan mulai menjadi lemah. Terkadang kita terlalu fokus melihat badai yang datang silih berganti dibandingkan fokus melihat kuasa Tuhan yang besar. Kita menjadi sangat gentar oleh beratnya persoalan sampai-sampai kita lupa bahwa Tuhan adalah perisai dan kekuatan kita.

Disadari atau tidak, Tuhan suka berbicara di tengah badai dan gelombang hidup yang sedang Saudara alami, seperti dalam Ayub 38:1 "Maka dari dalam badai Tuhan menjawab Ayub…" Dia juga adalah Tuhan yang ada di tengah badai karena Dia sang penguasa badai itu, seperti dalam Mazmur 50:3 "Allah kita datang dan tidak akan berdiam diri, di hadapan-Nya api menjilat, sekeliling-Nya bertiup badai yang dahsyat." Dan ketika kita mempercayaiNya secara penuh, Ia sanggup meneduhkan setiap badai hidup kita, Mazmur 107:29 "dibuat-Nyalah badai itu diam, sehingga gelombang-gelombangnya tenang."

Oleh sebab itu, bersukacitalah menghadapi setiap badai hidupmu, karena setiap kita mempunyai Tuhan Yesus yang terbesar dari segala-galanya. Percayalah bahwa IA ada di sana, di dalam badai, di tengah peperangan dan di setiap pergumulan hidupmu.

Haleluya. Tuhan Yesus beserta kita.

Baca Berita Lainnya di: Google News

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved