Manado Sulawesi Utara

Penetapan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Ikan Kaleng di Dinsos Manado Tunggu Perhitungan BPKP 

Dugaan kasus korupsi bantuan sosial ikan kaleng di Kota Manado masih belum ada tersangka. Padahal kasus tersebut sudah baik ke tahap penyidikan.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Nielton Durado
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado, Esther Sibuea. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Meski sudah naik ke tahap penyidikan, namun kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) ikan kaleng untuk warga yang terdampak pandemi Covid-19 di Kota Manado, Sulawesi Utara, masih belum ada tersangka. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado, Esther Sibuea, menegaskan jika pihaknya masih terus mengusut dugaan korupsi di Dinas Sosial Manado itu.

Kepada sejumlah media, Esther Sibuea mengatakan jika pihaknya masih menunggu perhitungan kerugian negara dari BPKP terkait kasus ini. 

"Kasusnya masih jalan. Kami masih menunggu perhitungan kerugian negara dari BPKP terkait kasus ini," ungkapnya. 

Esther pun meminta agar semuanya bersabar. 

Ia menegaskan jika sudah menginstruksikan kepada Penyidik Pidsus Kejari Manado untuk jalan lurus terkait kasus ini.

"Kalau sudah ada perhitungan dari BPKP, maka kita akan proses untuk penetapan tersangka," tegas dia. 

Sebelumnya diketahui, Kejari Manado akhirnya memeriksa Kepala Dinas Sosial (Dinsos)Manado yakni Sammy Kawoaan.

Sammy diperiksa oleh Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Manado.  

Dari informasi yang diperoleh, Kadis Sosial Manado datang ke Kejari Manado pada pukul 10.00 Wita dan selesai diperiksa pada 19.30 Wita. 

Baca juga: Launching TribunToraja.com Ditandai dengan Diskusi Desa Wisata, Kopi dan Diaspora Toraja

Baca juga: Harga Tiket Naik Rp 100 Ribu, Kapal Tujuan Malut Tetap Diminati Warga Manado Sulawesi Utara

Sammy Kawoaan diperiksa Kejari Manado terkait dugaan korupsi bansos ikan kaleng pada tahun 2020.

Saat keluar dari Kantor Kejari Manado, Sammy Kawoaan mengatakan jika dirinya datang untuk menyerahkan dokumen terkait bansos yang diminta. 

"Cuma seputaran dokumen saja," kata dia singkat. 

Ia mengaku datang ke Kejari Manado sejak tadi sore.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved