Talaud Sulawesi Utara

Kepala Desa Pulutan Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi

Tim Penyidik Cabjari Talaud di Beo menetapkan Mantan Kepala Desa Pulutan Utara sebagai tersangka kasus korupsi dana desa. Kerugian lebih Rp 600 juta.

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/HO
Tim Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud di Beo, Sulawesi Utara, menetapkan JB (52), Mantan Kepala Desa Pulutan Utara Tahun 2008-2019 sebagai tersangka kasus korupsi dana desa tahun 2018-2019, Rabu (30/11/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TALAUD - Tim Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud di Beo, Sulawesi Utara, menetapkan JB (52), Mantan Kepala Desa Pulutan Utara Tahun 2008-2019 sebagai tersangka kasus korupsi dana desa tahun 2018-2019, Rabu (30/11/2022).

Penetapan berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: B-866/P.1.17.8/Fd.1/11/2022 tanggal 30 November 2022.

Kasus tersebut mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 653.810.363,64.

JB ditetapkan sebagai tersangka setelah memenuhi dua alat bukti yang cukup dan diduga keras melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambahkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat 1 KUHPidana. 

JB ditetapkan sebagai tersangka hari ini pada pukul 11.15 Wita. 

Ini adalah kali kedua JB tersandung perkara korupsi dana desa.

Sebelumnya, JB terjerat kasus yang sama di tahun 2015-2016.

Kasus tersebut telah mendapatkan vonis hakim di tahun 2020. 

"Dalam kasus ini tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain. Kita lihat saja sambil menunggu proses ini berjalan. Dan dalam proses penyidikan, Tim Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Kepualaun Talaud di Beo membutuhkan dukungan masyarakat untuk membantu proses penyidikan," ujar Kepala Cabjari Talaud di Beo, Rahmad Abdul.

Perbatasan Miangas Sulawesi Utara Resmi Buka Peluang Bisnis dengan Filipina, Ini yang Dikecualikan

Baca juga: Lirik Lagu Birthday - Red Velvet , Trending di YouTube Musik

Baca juga: Potret Uut Permatasari Pasca Melahirkan Anak Kedua, Dipuji Makin Cantik Mirip ABG

Berita gembira untuk warga Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Saat ini, border crossing area atau daerah perbatasan di Pulau Miangas telah membuka akses pemesanan barang bebas pajak dari negara tetangga, Filipina.

Hal tersebut telah disahkan dengan telah dilaksanakan nya rapart koordinasi dengan tim BCA pada Senin (28/11/2022).

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Miangas, Nelly Loeppa, mengatakan bahwa saat ini masyarakat Talaud sudah bisa berbelanja di Filipina.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved