Brigadir J Tewas

Jaksa yang Garang dalam Kasus Brigadir J Diganti Kejagung? Otto Hasibuan: 'Publik Berpikir Negatif'

Ketua Umum Peradi Otto Hasibuan angkat bicara soal Jaksa dalam sidang terdakwa Putri Candrawathi yang ternyata kini tiba-tiba ditarik Kejaksaan Agung.

Editor: Tirza Ponto
Kolase Foto Tribun Manado/ Youtube Kompas TV/ KOMPAS.com / IRFAN KAMIL
Jaksa yang Garang dalam Kasus Brigadir J Diganti Kejagung? Otto Hasibuan: 'Publik Berpikir Negatif' 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan Brigadir Yosua alias Brigadir J yang menyeret nama Ferdy Sambo dan istrinya Putri Chandrawathi terus memasuki babak baru.

Sidang kasus pembunuhan Brigadir J pun terus bergulir.

Pekan ini pun sidang terhadap terdakwa Putri Candrawathi digelar.

Baca juga: Rosti Simanjuntak Curahkan Kesedihan di Hari Ulang Tahun Brigadir J, Peluk Pusara Sambil Menangis

Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Putri Candrawathi terpapar virus Covid-19. Dengan demikian, istri Ferdy Sambo itu bakal mengikuti sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2022) secara online dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba cabang Kejaksaan Agung.
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Putri Candrawathi terpapar virus Covid-19. Dengan demikian, istri Ferdy Sambo itu bakal mengikuti sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2022) secara online dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba cabang Kejaksaan Agung. (KOMPAS.com / IRFAN KAMIL)

Sejumlah saksi dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memberikan keterangannya.

Tetapi salah satu yang menjadi perhatian publik kini yaitu soal Jaksa dalam sidang terdakwa Putri Candrawathi yang ternyata kini tiba-tiba ditarik Kejaksaan Agung (Kejagung).

Terkait hal tersebut, Ketua Umum Peradi Otto Hasibuan angkat bicara.

Pergantian Jaksa ini, membuat Otto Hasibuan menilai Kejaksaan Agung membuka peluang publik berpikir negatif terkait sidang kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Putri Candrawathi.

Karena hingga kini pihak Kejaksaan Agung tidak mengungkap alasan kenapa Jaksa Erna Normawati dan timnya tiba-tiba ditarik alias diganti.

Hal itu disampaikan Otto Hasibuan dalam Satu Meja The Forum yang mengangkat tema ‘Kasus Sambo, Siapa Bisa Main Mata?” di Kompas.TV, pada Rabu (23/11/2022) malam.

“Ya saya memang dengar di luaran ada mengatakan bahwa ada satu tim Jaksa katanya, tiba-tiba tidak lagi menjadi Jaksa di dalam kasusnya PC (Putri Candrawathi) ya kan gitu ya. Terus terang saja saya nggak tahu background-nya kenapa. Apakah dia sakit, apakah dipindah ke luar kota ya,” ucap Otto Hasibuan.

“Tapi kalau memang itu, keluarnya itu tidak dijelaskan pada masyarakat, mungkin ini juga menjadi pemikiran yang negatif juga dari masyarakat, kenapa ya? Karena katanya nih ya, kebetulan si jaksa ini kan agak agresif di dalam membongkar kasus ini. Jadi kalau tiba-tiba dia keluar, sehingga orang berpikir ada apa, nah hal-hal begini bisa membuat kecurigaan orang bertambah," ujar Otto menambahkan.

Bagi Otto Hasibuan, jika memang belum ada penjelasan kenapa tim jaksa dalam sidang Putri Candrawathi diganti bisa ditanyakan ke Kejaksaan Agung.

Mengingat kasus pembunuhan berencana dimana istri Ferdy Sambo juga menjadi terdakwa menjadi sorotan dari publik.

“Kalau pergantiannya itu memang karena orangnya sakit atau pindah tugas itu mungkin biasa,” ucap Otto Hasibuan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved