Piala Dunia 2022
Niat Pensiun Messi Setelah Piala Dunia 2022, Lionel Scaloni: Dia Sangat Bahagia di Lapangan
Niat pensiun Messi setelah Piala Dunia 2022 dibantah pelatihnya di Timnas Argentina
TRIBUNMANADO.CO.ID - Lionel Messi telah mengumumkan bahwa dirinya akan segera pensiun dari dunia sepak bola beberapa waktu lalu.
Striker Timnas Argentina tersebut mengungkapkan bahwa Piala Dunia 2022 Qatar akan jadi yang terakhir bagi dirinya.
Namun hal tersebut sepertinya menuai perbantahan dari pelatih Timnas Argentina, yakni Lionel Scaloni.
Scaloni meyakini bahwa Lionel Messi tak akan meninggalkan La Albiceleste selepas dari Piala Dunia 2022.
Melansir dari Kompas.com, bahwa pesepakbola berusia 35 tahun tersebut juga menilai kans Argentina meraih gelar juara pada turnamen Piala Dunia tersebut akan sulit karena banyaknya tim-tim lain yang mumpuni.
Baca juga: Messi, Di Maria, Dybala dan 23 Pemain Lainnya Resmi Bakal Pertaruhakan Argentina di Piala Dunia 2022
Baca juga: Kisah Cinta Messi dan Istri, Berawal dari Teman, Hingga Kini Setia Menemani Sampai Piala Dunia 2022

"Ini akan menjadi Piala Dunia terakhir bagi saya. Keputusan sudah diambil," tegas Messi seperti dikuti dari Mundo Deportivo.
"Niat saya ketika pensiun adalah mau dikenang sebagai orang baik, bukan sebagai pemain bagus," tegas mega bintang berusia 35 tahun tersebut.
Megabintang PSG tersebut juga menegaskan bahwa dia bersemangat dan juga cemas menjelang Piala Dunia 2022 di Qatar.
"Menjelang turnamen Piala Dunia 2022, ada sedikit kegelisahan dan kecemasan yang terjadi pada saya," katanya.
"Saya tidak berpikir bahwa Argentina adalah favorit utama, karena ada beberapa tim di atas kami. Namun, kami akan bertarung melawan siapa pun," tegas Messi.
Lionel Messi juga menjelaskan mengenai gelar juara pertamanya bersama Argentina, yakni kemenangan di ajang Copa America 2021.
"Ketika kami memenangkan Copa America saya tidak bisa memercayainya, saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Namun, kemenangan seperti 'Itu dia, apa yang saya butuhkan sudah berhasil didapatkan'," ucapnya.
Menurut Messi, kemenangan atas Brasil di Stadio Maracana tersebut mengubur luka akibat kekalahan-kekalahan di Copa America 2015 dan Centenario serta final Piala Dunia 2014.