RHK Jumat 11 November 2022
BACAAN ALKITAB - Keluaran 20:13-15 Membunuh, Berzinah dan Mencuri
Jangan Membunuh, jangan berzinah dan jangan mencuri. Itulah Hukum Tuhan yang ke 6, 7 dan 8. Allah menghendaki umat-Nya
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Keluaran 20:13-15
TRIBUNMANADO.CO.ID - Jangan Membunuh, jangan berzinah dan jangan mencuri. Itulah Hukum Tuhan yang ke 6, 7 dan 8. Allah menghendaki umat-Nya agar tidak melakukan ketiga hal itu. Kalau tidak tentu akan menanggung risikonya. Allah menjadikan ketiga hal ini sebagai hukum-Nya agar kita hidup tertib, rukun dan damai bersama sesama yang ada di sekitar kita.
Jangan membunuh! Jelaslah siapapun yang membunuh, akan dihukum setimpal. Bahkan hingga hukuman mati mengancamnya. Seperti kasus "Polisi Tembak Polisi" atau kasus Freddy Sambo cs yang lagi ramai saat ini.
Tidak ada satupun manusia yang bebas membunuh sesamanya, karena itu perbuatan keji. Apalagi di Sulut sempat terjadi beberapa kasus penikaman yang mengakibatkan terbunuhnya sejumlah orang. Pelakunya pastilah dihukum, baik sesuai hukum pemerintah maupun menurut hukum Allah.
Namun, Tuhan Yesus mengingatkan bahwa pembunuhan bukan hanya dilakukan secara fisik. Tapi juga non fisik. Dalam 1 Yohanes 3:15, terulis firman Tuhan: _"Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya."_
Itulah pembunuhan karakter atau _"character assassination."_ Membunuh karir, membunuh semangat, membunuh masa depan seseorang dengan kebencian yang membara. Menyebarkan fitnah keji, menghakimi dan menindas sesama atau dalam bentuk yang lain. Perilaku pembunuh seperti ini, dibenci Allah harus dijauhkan setiap orang percaya. Pasti dihukum Tuhan.
Berzinah juga dilarang. Tidak dibolehkan seseorang berhubungan suami isteri secara tidak wajar, baik bukan dengan pasangan hidupnya, yakni suami atau isteri, maupun dengan makhluk hidup lain, selain manusia (binatang dll). Suami hendaklah hanya berhubungan dengan isterinya, demikian isteri hanya berhubungan dengan suaminya dalam hal hubungan suami isteri.
Hal zinah, Tuhan Yesus berfirman dalam Matius 5:28: _"Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya."_ Jadi, meski hanya melihat kemudian mengingini berbuat zinah atau timbul nafsu zinah, itu sudah berzinah. Jadi zinah bukan hanya soal kekudusan tubuh, tapi juga soal kemurnian dan kebersihan hati dari pikiran zinah.
Selain itu, dalam pengajaran PL (Perjanjian Lama), menduakan Tuhan dengan menyembah berhala juga sudah berzinah. Jadi dimensi tentang hukum jangan berzinah itu sifatnya lebih luas lagi.
Hal mencuri juga sangat ditentang Allah. Allah tidak suka dengan pencuri. Jadi, membunuh, berzinah dan mencuri dalam bentuk apapun dibenci oleh Tuhan Mereka pasti dihukum sesuai pelanggaran dan dosanya. Karena itu dilarang melakukan perbuatan jahat itu. Itu Hukum Tuhan.
Demikian firman Tuhan hari ini.
_*"Jangan membunuh.*_
_*Jangan berzinah.*_
_*Jangan mencuri."* (ay 13 -15)_
Mencuri dalam jumlah kecil, menengah dan besar semuanya dibenci Allah. Cara apapun juga, tidak dikehendaki-Nya. Termasuk dengan korupsi. Koruptor adalah jahat di mata Tuhan, baik yang terang-terangan, maupun yang tersembunyi. Baik yang tertangkap maupun tidak.
Jangan melegalkan pencurian dengan membuat aturan pelindung, supaya tidak tertangkap oleh hukum (positif) dunia. Ingatlah, lolos dari aparat hukum, tidak akan lolos di hadapan Allah. Maka jangan dulu senang dengan keenakan berkorupsi karena dilindungi oleh aturan, maupun penguasa. Termasuk di lembaga gereja.
Beberapa negara memerlakukan bahwa koruptor, dihukum mati. Antara lain China dan Korea Utara. Juga di beberapa tempat, jika mencuri akan dipotong jari. Bayangkan saja kalau sampai berulang-ulang kita mencuri, berapa banyaknya jari kita yang dipotong. Bahkan bisa-bisa leher kita yang akhirnya dipenggal.
Kita bersyukur sebagai orang beriman, bahwa jika kita telah berdosa, membunuh, berzinah ataupun mencuri, tersedia pengampunan. Asal kita bertobat dan tidak mau mengulangi dosa itu. Tangan kita tidak dipotong, tapi kita diselamatkan jika kita berjanji tidak mengulanginya dan meninggalkan dosa membunuh, berzinah dan mencuri.
Bertobatlah jika sudah terlanjur dan jauhilah jika itu belum (tidak) terjadi dalam hidup kita. Lakukanlah Hukum Tuhan dan jauhilah yang jahat. Tuhan Yesus senantiasa beserta kita dan memberkati kita bersama keluarga dalam segala hal. Amin
*Doa:* Tuhan Yesus, jauhkan kami dari segala yang jahat dan mampukanlah kami melakukan hukum-hukum-Mu serta berkatilah kami selalu. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kisah-kain-dan-habel-iri-hati-persembahan-tak-diterima-tuhan-sampai-rela-membunuh-adiknya.jpg)