Berita Nasional

Deretan Perselingkuhan di Lingkup TNI-Polri: Istri TNI-Bhabin, Istri Kapolres Baubau dan Kasatlantas

Menjadi sorotan publik setelah terungkapkan dua kasus perselingkuhan yang terjadi di Purworejo, Jawa Tengah dan yang ada di Baubau, Sulawesi Tenggara.

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
Kolase Tribun Manado/Istimewa/HO
Deretan Perselingkuhan di Lingkup TNI-Polri: Istri TNI-Bhabin, Istri Kapolres Baubau dan Kasatlantas 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini sederet kasus perselingkuhan yang terjadi dilingkup TNI-Polri.

Saat ini tengah ramai kasus perselingkuhan di lingkup anggota TNI dan Polri. 
 
Bahkan hal ini menjadi sorotan publik setelah terungkapkan dua kasus perselingkuhan yang terjadi di Purworejo, Jawa Tengah dan yang ada di Baubau, Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Rekor Spesial Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2022, Bakal Setara Dua Legenda Jerman

Di Puworejo, perselingkuhan tersebut melibatkan sosok Bhabinkabtibmas Aipda AL dengan seorang istri anggota TNI Serda AA asal Tegal, Jawa Tengah.

Sementara di Baubau, terdapat kasus perselingkuhan yang dilakukan oleh istri Kapolres Baubau, AKBP Erwin Pratomo yakni Tari Erwin Pratomo dengan Kasatlantas Polres Baubau, Iptu Jajat Sudrajat.

Berikut rangkuman kasus perselingkuhan dilingkup TNI-Polri:

Kasus Perselingkuhan Bhabinkabtibmas Aipda AL dengan Istri Anggota TNI, Serda AA

Dilansir Tribun Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi dibuat marah karena ulah anggotanya yakni Bhabinkabtibmas Aipda AL yang berselingkuh dengan istri anggota TNI Serda AA.

Kemarahan Irjen Pol Luthfi itu pun diungkapkannya saat memimpin apel pagi di Lapangan Mapolda Jateng, Senin (7/11/2022).

Bahkan Luthfi tak segan-segan mengupacarakan pemberhentian anggota yang melakukan pelanggaran berat dan menurunkan wibawa Polri di mata masyarakat.

“Ada selingkuh dengan TNI yang viral sekarang. Sekarang juga kami tunggu PTDH, upacarakan di sini. Nggak usah pakai banding-banding apalah itu, kami sudah capek baca kayak gitu."

"Masih banyak anggota yang baik dan bagus, yang perlu menjadi atensi, yang perlu dilakukan penghargaan. Nggak usah ragu-ragu. Dan ini untuk menjadi pelajaran kepada seluruh anggota Polri,” kata Luthfi, Selasa (8/11/2022).

Lebih lanjut, Luthfi meminta agar setiap pengemban fungsi lebih ketat dalam melakukan pembinaan secara perorangan agar tidak terulang lagi kasus serupa.

Selain itu, menurut Luthfi, masih banyak anggota lain yang baik dan perlu diperhatikan, serta menanti untuk diberikan penghargaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved